Menu

23 Jan 2020, 12:30 WIB

KEK Cikidang Sukabumi Tinggal Diresmikan Presiden, Bappeda Persiapkan Lahan 888 Ha

Tangkapan layar peta Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:ISTIMEWA

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sukabumi Maman Abdurrahman mengatakan, lahan untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kecamatan Cikidang akan bertambah menjadi 888 hektare dari lahan yang sudah disiapkan sebelumnya sekitar 330 hektare.  

BACA JUGA: MoU KEK, Wabup Sukabumi Harap Mimpi Cikidang Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Segera Terwujud

"Persiapan sekitar 888 hektare lahan untuk KEK di Cikidang ini sudah berjalan. Bahkan sudah melakukan rapat terakhir dengan Kementerian Parawisata, Kementerian Kemaritiman dan Investasi," kata Maman belum lama ini kepada sukabumiupdate.com, Kamis (23/1/2020).

Menurut Maman, saat ini tinggal menunggur rekomendasi dari Menteri Koordinator Ekonomi, Keuangan dan Industri (Ekuin) dan nanti langsung di sampaikan ke Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) untuk segera diresmikan.

"Targetnya tergantung Pak Presiden kapan akan meresmikan KEK di Cikidang," terangnya.

BACA JUGA: Jawa Barat Segera Bebaskan Lahan untuk Bandara Cikembar

Dengan dibukanya KEK Cikidang, sambung Maman akan datang berbagai macam investor ke Kabupaten Sukabumi. Bahkan informasi terakhir yang ia terima, angkanya mencapai di atas Rp 300 Triliun.

"Di luar itu sudah ada yang ingin segera investasi, apalagi inisiatornya sudah membuat jejaring ke negara-negara lain, baik di Negara Asia maupun Eropa termasuk Arab Saudi," tandasnya.

Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com -  Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan satu orang Pembina Pramuka sekaligus guru di SMPN 1 Turi Sleman dengan inisial IYA sebagai tersangka kasus susur sungai. Status tersangka itu ditetapkan...

SUKABUMIUPDATE.com - Tak sedikit travelers yang merasa khawatir dengan kesehatan mereka saat traveling karena ancaman virus corona baru atau Covid-19. Belum lama ini, sepasang penumpang pesawat di Australia diketahui rela...

SUKABUMIUPDATE.com – Kasus tewasnya Raisad Laksana P, siswa MAN 1 Cibadak yang dibacok oleh pelajar sekolah lainnya mengejutkan publik Sukabumi. Korban diserang dan dibacok pelajar lainnya usai menonton pertandingan...

SUKABUMIUPDATE.com - Umumnya, orang harus tidur selama 8 jam. Tetapi, tidur lebih lama lagi karena begadang malam ternyata tidak baik untuk kesehatan, terutama anak-anak dalam masa pertumbuhan. Sebuah studi baru...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya