Menu

Selasa, 13 Agustus 2019, 08:01 WIB

Pedagang Bendera di Palabuhanratu Mengeluh Sepi Pembeli

Pedagang bendera Jalan Jenderal Ahmad Yani, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Ramai perayaan HUT RI ke-74, sejumlah pedagang musiman di Palabuhanratu yang bulan ini menjual aneka pernak-pernik bendera dan umbul-umbul merah putih dan mengeluh sepi pembeli.

Seperti dialami Asep (41 tahun) penjual pernak pernik bendera yang berjualan di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Sejak awal Agustus lalu Asep sudah berjualan, namun sampai saat ini masih sepi pembeli.

BACA JUGA: Gratis! 1740 Bendera Merah Putih Dibagikan Pemuda Pancasila Ciracap Sukabumi

"Meski sudah mendekati 17 Agustus, bendera maupun yang lainnya masih belum laku terjual. Tapi masih ada waktu menjelang hari-H. Ya mudah-mudahan saja laku banyak,” ujar Asep saat ditemui di lapaknya, Senin (12/8/2019).

Asep mengaku hampir setiap tahun menjelang puncak peringatan HUT RI selalu berjualan pernak pernik bendera. Tahun ini Asep mengaku hasil penjualannya di luar perkiraan.

"Kalau dua tahun sebelumnya pendapatan bisa mencapai Rp 1 jutaan per hari. Kali ini mah minim. Paling besar cuma Rp 250 ribuan per hari," tandasnya.

BACA JUGA: Gara-gara Bendera Dalam Kelapa, Kapolres Sukabumi Kebingungan

Di lokasi berbeda, Khaerurrohman (40 tahun) penjual lainya mengalami hal yang sama. Rohman mengaku di tahun sebelumnya omset penjualan pernak-pernik bisa mencapai jutaan. Ia menilai minimnya omset lantaran pedagang bendera yang semakin menjamur di sepanjang ruang Jalan Palabuhanratu - Cisolok.

 "Tidak sedikit para penjual lain pun mengeluhkan hal yang sama. Mungkin pembeli masih memiliki bendera yang dibeli tahun lalu, jadi pembeli agak berkurang juga," ujarnya.

 "Kalau harga masih seperti tahun lalu, bervariatif, tergantung ukuran dan jenis benderanya. Mulai dari Rp 5.000 satu buah ukuran kecil, Rp 10.000, sampai yang ratusan ribu," pungkasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kebakaran rumah kembali terjadi di Kabupaten Sukabumi. Si jago merah kali ini mengamuk di Kampung Manglad RT 09/04, Desa Kalapanunggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Selasa (13/8/2019). Kebakaran...

SUKABUMIUPDATE.com - Pernah dengar buah Matoa? Mungkin sebagian besar merasa asing dengan jenis buah ini. Padahal, tanaman dengan nama latin Pometia pinnata itu termasuk salah satu tanaman asli Indonesia. BACA...

SUKABUMIUPDATE.com - Manajemen Grand Inna Samudra Beach Hotel (GISBH) Palabuhanratu, Darmawel Chaniago menyayangkan mencuatnya kabar status UGG Ciletuh - Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi yang teracam dicabut. Apalagi ia menilai, status...

SUKABUMIUPDATE.com - Jaenal alias Deden. Seorang pria yang sempat mengidap gangguan kini dinyatakan sembuh. Pria yang pernah dituduh hendak membunuh ulama di Baros, Kota Sukabumi itu, dijemput keluarga.  "Sudah pulih...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya