Menu

Kamis, 25 April 2019, 14:09 WIB

Jelang Ramadan Harga Bumbu Dapur di PSM Palabuhanratu Merangkak Naik

Pedagang di PSM Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (25/4/2019). | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Menjelang bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari, harga sejumlah bumbu dapur di Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu Sukabumi merangkak naik. Bahkan hampir setiap pekan mengalami kenaikan, Kamis (25/4/2019).

BACA JUGA: Jelang Ramadan Harga Ayam Potong di PSM Cibadak Merangkak Naik

Seperti harga bawang putih, dalam dua pekan terakhir mengalami kenaikan harga, dari Rp 35 ribu per kilogram menjadi Rp 40 ribu per kilogram. Di minggu keempat bulan April 2019, harga bawang putih naik signifikan menjadi Rp 48 ribu per kilogram.

Harga cabai merah besar pun mengalami kenaikan harga, sebelumnya masih diangka Rp 30 ribu, sekarang menjadi Rp 40 ribu, cabai rawit merah juga alami kenaikan dari Rp 35 ribu menjadi Rp 40 ribu per kilogramnya. Termasuk harga telur pun mengalami kenaikan Rp 1000 yang sebelumnya Rp 24 ribu sekarang menjadi Rp 25 ribu per kilogramnya.

Sedangkan untuk harga bumbu dapur lainya tidak mengalami kenaikan harga, seperti harga cabai rawit hijau, masih dengan harga Rp 20 ribu per kilogram, cabai merah keriting juga masih diharga normal yaitu Rp 20 ribu perkilogram, bawang merah masih tetap di kisaran Rp 40 ribu per kilogramnya. 

BACA JUGA: Sehari Usai Pencoblosan, Harga Cabai Merah dan Bawang Putih di PSM Palabuhanratu Naik

Petugas pencatat harga Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) PSM Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Maulana menjelaskan, kenaikan harga tersebut terjadi karena beberapa faktor.

"Kenaikan akibat pasokan yang kurang dari petani, juga sekarang kan sudah mendekati puasa jadi harga-harga bumbu memang suka mengalami kenaikan," ujarnya kepada sukabumiupdate.com.

Menurut Maulana, kenaikan harga bisa terjadi kapan pun, karena tingginya permintaan konsumen menjelang bulan Ramadan dan kurangnya pasokan atau hasil produksi dari petani.

"Sewaktu-waktu harga bisa naik bisa juga turun, makanya kita setiap satu minggu sekali melakukan pengecekan harga, saat ini untuk harga sembako lainnya masih aman," pungkasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

Oleh: Ketua GMNI Cabang Sukabumi, Abdullah Mashudi   Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Sukabumi, menyampaikan bahwa persoalan lingkungan menjadi issu yang ramai diperbincangkan publik. Bahwa persoalan lingkungan menjadi konsentrasi pemerintah...

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden Joko Widodo sudah membentuk Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel KPK). Tim itu terdiri dari sembilan orang yang akan bertugas menyaring dan memilih calon...

SUKABUMIUPDATE.com - Rumah Menteri PUPR atau Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di Komplek Pengairan, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, terancam digusur untuk proyek Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu...

SUKABUMIUPDATE.com - Polisi menangkap dua wanita yang diduga merekam, menyebarkan, dan berada dalam video ancaman memenggal Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Salah satunya berinisial IY. Kasus ini telah memunculkan...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya