Menu

10 Apr 2019, 16:55 WIB

Empat Nelayan Kabupaten Sukabumi Peroleh Rp 21 Juta untuk Rutilahu

Penyerahan bantuan perbaikan Rutilahu diserahkan kepada empat nelayan oleh Menko Maritim dalam Kunker di TPI Palangpang Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Kedatangan Menteri Koordinator Kemaritiman (Menko Maritim), Luhut Binsar Panjaitan ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Palampang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, menjadi berkah bagi warga.

BACA JUGA: Bupati Sukabumi Serahkan Bantuan Perahu Pada Nelayan Korban Laka Laut

Selain memberikan satu unit perahu untuk nelayan korban kecelakaan laut, Luhut juga memberikan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) senilai Rp 21.568.750 per orang, kepada empat orang nelayan dari empat desa, yaitu Desa Loji, Desa Cidadap, Desa Sanggrawayang dan Desa Citarik.

"Titip yah rumahnya diperbaiki," ucap Menko Maritim Luhut kepada mereka yang menerima bantuan perbaikan rutilahu.

Berbicara soal program satu juta nelayan berdaulat, Luhut menjelaskan, program tersebut bertujuan untuk memudahkan para nelayan baik dalam penangkapan ikan, maupun penjualan dengan teknologi Fishnet.

"Jadi, dukungan teknologi 4.0, nanti para nelayan akan diberikan Bimtek selama dua minggu," ujarnya.

BACA JUGA: Tiga Menteri Kunjungi Sukabumi, Luhut: Janganlah Ada Buruk Sangka

Dengan teknologi Fishnet, kata Luhut, nelayan bisa langsung menangkap ikan ke target sasarannya di laut, dimana ikan ada disitu, begitupun dengan penjualannya.

"Tentu ini untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan nanti akan di bentuk Kelompok Usaha Rakyat (KUR)," pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Banyak informasi beredar menyatakan bahwa virus penyebab COVID-19 sengaja dibuat atau produk rekayasa laboratorium. Dilansir dari tempo.co, hasil studi yang hasilnya telah dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine...

SUKABUMIUPDATE.com - Disinfektan menjadi salah satu bahan kimia yang penting buat masyarakat saat wabah virus corona sebab kandungan alkohol dan klorinnya dipercaya bisa membunuh mikroorganisme yang menempel pada barang-barang...

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi mulai kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kilogram atau biasa dijuluki "Si Melon". Informasi yang dihimpun, kelangkaan terjadi sejak empat hari...

SUKABUMIUPDATE.com - Hari pertama pelaksanaan isolasi lokal di Kabupaten Cianjur, Senin (30/3/2020), Pemkab Cianjur baru menutup akses masuk dari luar kota melalui Jalur Puncak. Rombongan pemudik asal Jakarta pun dihentikan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya