//
Menu

12 Jan 2019, 06:10 WIB

Pedagang Takut Rugi, Ayep Jamin Pasar Eks Terminal Sudirman Kota Sukabumi Bakal Ramai

Para pedagang yang dulunya berdagang di Pasar Pelita, kini sudah mulai memindahkan barang-barang dagangannya ke tempat penampungan pasar sementara di eks-terminal Sudirman, Kota Sukabumi. | Sumber Foto:Muhammad Gumilang

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskop UKM-PP) Kota Sukabumi, Ayep Supriatna menjamin, pasar eks-terminal Sudirman Sukabumi akan ramai, asalkan para pedagang semua kompak ikhlas direlokasi.

Menurut Ayep, Pemkot Sukabumi tidak ingin melakukan tindakan represif sebagai upaya pemindahan atau relokasi para pedagang yang masih berdagang di sekitaran pembangunan pasar pelita Sukabumi.

“Kita pakai cara persuasif saja,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (11/1/2019).

Menurutnya, proses kesepakatan akhirnya bisa tercapai dengan baik dan lancar antara pedagang, pengembang dan juga dibantu oleh pihak Pemkot Sukabumi.

“Setelah melalui beberapa pertimbangan dan diskusi akhirnya kita mencapai kesepakatan,” terangnya.

Ayep menambahkan, untuk saat ini, tugas bagi pihak pengembang adalah memberikan fasilitas apa saja yang dibutuhkan para pedagang di sini. Sedangkan tugas Pemkot Sukabumi adalah membantu meramaikan atau memberikan sosialisasi kepada warga kota Sukabumi bahwa para pedagang yang dulu berdagang di sekitaran pembangunan pasar pelita sudah berpindah.

“Pemkot punya cara seperti akan mengadakan car free day, spanduk-spanduk dan juga upaya sosialisasi lainnya agar masyarakat tahu bahwa ada pasar di sini,” ucapnya.

Ia menerangkan, hingga hari Jumat (12/1/2019), ada sekitar 390 pedagang yang sudah mendaftar untuk setuju direlokasi. Ayep menambahkan, para pedagang yang ingin pindah akan difasilitasi oleh Pemkot baik berupa transportasi dan juga apa saja yang dibutuhkan nanti di lokasi baru ini.

“Saya bilang ke para pedagang, saya jamin bisa ramai dan laku, asal pedagang mau pindah ke sini semua. Sudah ada sekira 506 lapak yang kami sediakan di sini,” kata Ayep.

BACA JUGA: Baru Sebagian Pedagang Pasar Pelita Kota Sukabumi Pindah ke Eks Sudirman

“Meskipun hari ini baru sekitar 30 pedagang, mudah-mudahan bertambah. Semua ini proses. Hari ini para pedagang bisa mulai memindahkan barang-barangnya dan juga berbenah, semoga secepatnya secara keselurugan bisa mulai berfungsi pasar ini,” harapnya.

Ia mengatakan, Pemkot Sukabumi sangat mendukung dengan adanya upaya relokasi ini, tentunya ia berharap semua kegiatan relokasi ini bisa berjalan dengan lancar dan kondusif.

“Terimakasih untuk seluruh pihak yang membantu TNI, Polri, Satpol-PP dan lainnya, tugas kita sekarang adalah ikut meramaikan adanya pasar baru ini, pasar yang sederhana, komplit dan juga murah,” pungkasnya.

Reporter : MUHAMMAD GUMILANG
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Satgas penanganan Covid-19 Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi, Rabu malam tadi (2/12/2020) sekira pukul 22.00 WIB, ikut membantu proses pemakamanan dengan protokol kesehatan di TPU (tempat pemakaman umum)...

SUKABUMIUPDATE.com - Debenhams, department store asal London, Inggris menutup permanen gerainya setelah Arcadia Group mengajukan perlindungan kebangkrutan pada Senin lalu. Arcadia Group sendiri tercatat memiliki lebih dari 2.500 gerai...

SUKABUMIUPDATE.com - Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan di area mushola SPBU Lodaya, Jalan Raya Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (2/12/2020) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Saat...

SUKABUMIUPDATE.com - Parlemen Jepang telah mengeluarkan Undang-undang untuk memberikan vaksin Covid-19 seluruh warga negara dengan biaya yang ditanggung pemerintah pusat. Dilansir dari Tempo.co, Undang-undang tersebut dikeluarkan setelah majelis tinggi parlemen...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya