Menu

Kamis, 06 Desember 2018, 09:45 WIB

Pertama di Indonesia, BUMDes Kabupaten Sukabumi Garap Program BUMN

Foto bersama Menteri BUMN Rini Soemarno, serta Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo bersama Wabup Sukabumi Adjo Sardjono dan sejumlah peserta sosialisasi Pertashop, dan BUMN-shop di Sukabumi. | Sumber Foto:Saepul Ramdani

SUKABUMIUPDATE.com - Kunjungan Mentri BUMN dan Kemendes PDTT Ke Kabupaten Sukabumi, bawa program untuk memajukan masyarakat desa, melalui pembentukan Pertashop (produk Pertamina) dan BUMN Shop di setiap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang baru pertama kali ada se Indonesia yaitu di Kabupaten Sukabumi.

”Intruksi dari pak presiden, kita bersama mentri BUMN sudah dipanggil tiga kali oleh beliau (presiden,red) untuk memajukan daerah Kabupaten Sukabumi,” ujar Mentri Desa dan PDTT, Eko Putro Sandjojo dalam sambutanya, saat sosialisasi kerjasama dan pembentukan pertashop dan BUMN Shop, di Hotel Augusta Cikukulu, Rabu (5/12/2018).

Program  Kemendes PDTT tidak hanya kerjasama antara BUMN dan Bumdes, namun juga, Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades), Embung Desa dan Raga Desa (sarana olahraga desa) yang sudah berjalan sejak 2017.

”Pembentukan PT Mitra Bumdesa di kabupaten sukabumi dengan beberapa BUMN salah satunya, PTPN Nusantara. Kita tidak akan pindah dulu ke kabupaten lain, sebelum program ini (Pertashop dan BUMNshop) berjalan, dan menjadi percontohan untuk daerah lain,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono menyambut baik program unggulan yang di prioritaskan untuk Kabupaten Sukabumi. Ia berharap, kedepannya Kabupaten Sukabumi menjadi contoh bagi Kabupaten Lain.

BACA JUGA: Kemendes Minta BUMDes Jangan Jadi Predator Usaha di Desa

”Tentunya kami sangat berterima kasih ke pemerintah pusat yang sering berkunjung ke Kabupaten Sukabumi. Serta, hasil kunjungannya itu telah direalisasikan,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com.

Masih kata ia, hasil kunjungan yang telah direalisasikan dan bantuan-bantuan dari pemerintah pusat, diantaranya, Tol Bocimi, doubletrek kereta api dan bandara di Cikembar. Serta, program ini (Kerjasam BUMN dan Bumdes) yang baru pertama kali, di sukabumi,” tukasnya.

Reporter : SAEPUL RAMDANI
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERKAIT

SUKABUMIUPDATE.com - Jembatan Harempoy di Jalan RA Kosasih, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi terendam banjir. Air yang menggenang dengan ketinggian sebatas lutut orang dewasa membuat laju kendaraan terhambat. Akibat peristiwa ini,...

SUKABUMIUPDATE.com -  Musibah tanah longsor terjadi di Kampung Cimanggis RT 23 RW 5, Desa Mangunjaya, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi. Longsor terjadi setelah wilayah sekitar diguyur hujan deras. Petugas Unit Reaksi...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, mengklaim tingkat penyelewengan dana desa (DD) menurun. Potensi penyelewengan dana desa dapat diminimalisir karena banyak pihak yang...

SUKABUMIUPDATE.com - Ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Jampangtengah dan Purabaya, Kabupaten Sukabumi rusak berat. Kerusakan jalan diperkirakan sudah terjadi hampir dua tahun. "Kerusakan paling parah terjadi di kawasan perkebunan...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya