Menu

24 Nov 2018, 12:59 WIB

Sempat Dijual Rp 10 ribu per Papan, Harga Petai di Pasar Palabuhanratu Kini Cuma Rp 2 ribu

Salah seorang pedagang saat melayani pembeli di Pasar Palabuhanratu. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Pasokan petai di Pasar Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi melimpah akhir-akhir ini. Hal tersebut membuat petai dijual dengan harga murah, cuma Rp 2.000 per papan.

"Banyak pedagang yang jual cuma Rp 2 ribu per papan, ada juga yang jual Rp 2.500," ujar Ugan Sugandi (42 tahun), seorang penjual petai di Pasar Palabuhanratu, Sabtu (24/11/2018).

Beberapa pekan sebelumnya, petai dijual dengan harga sedikit lebih mahal yakni Rp 5.000 - Rp 10.000. Ugan menyebut, penurunan harga disebabkan melimpahnya pasokan.

Pasokan petai didapat dari berapa wilayah di sekitar Palabuhanratu. Dalam satu hari, Ugan bisa menjual 200 papan.

BACA JUGA: Sempat Rp 10 Ribu per Papan, Berapa Harga Petai di Palabuhanratu Sekarang?

"Soalnya banyak orang yang suka," tuturnya.

"Untuk saat ini mah masih Sabtu dan Minggu stok petai pasti melimpah di pasaran. Sasaran pembelinya wisatawan, selain warga Palabuhanratu juga" jelasnya.

Sementara itu, Ahmad Suhaemi (38 tahun), penjual lainnya menambahkan mendekati akhir tahun kali ini permintaan petai melonjak. Ia memperkirakan berharap pasokannya tetap stabil.

"Mudah mudahan harganya tetap stabil, tidak mahal meskipun permintaan melonjak. Kalau nanti harganya mahal lagi, bisa-bisa tidak laku," pungkasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Geliat usaha penjualan hewan kurban belum begitu dirasakan para peternak di Kabupaten Sukabumi. Peternak mengaku, pada tahun sebelumnya ketika tiga minggu menjelang Idul Adha penjualan cukup pesat. Namun...

SUKABUMIUPDATE.com - PT Pertamina (Persero) menanggapi pemberitaan mengenai kendaraan Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin yang diisi Bahan Bakar Minyak (BBM) menggunakan jeriken saat kunjungannya ke Kota Sukabumi, Rabu...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan akan mencari bibit-bibit guru berkualitas yang memiliki jiwa kepemimpinan dan mentoring lewat program Guru Penggerak. Dilansir dari tempo.co, mereka yang...

SUKABUMIUPDATE.com - Selama memasuki level kewaspadaan zona hijau, Pemerintah Kota Sukabumi telah membuat kebijakan pelaksanaan swab test massal bagi masyarakat umum. Kebijakan swab test massal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya