Menu

Senin, 24 September 2018, 20:31 WIB

Bus Damri Sukabumi-Bandara Soetta Tak Bisa Naik Turunkan Penumpang Sembarangan

Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Abdul Rahman. | Sumber Foto:Herlan Heryadie

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, Abdul Rahman menyebut, bus Damri jurusan Sukabumi-Bandara Soekarno Hatta hanya akan melayani penumpang dengan sistem point to point. Artinya, bus mengangkut penumpang pada satu tujuan saja, tidak menaikkan atau menurunkan penumpang di sembarang tempat.

"Jadi tidak menaikkan dan menurunkan penumpang di jalan. Karena definisi moda transportasi tersebut memang panduannya seperti itu," kata Abdul Rahman saat diwawancarai di kantornya, Senin (24/9/2018).

BACA JUGA: Damri Beroperasi, Wali Kota Sukabumi Harapkan Transportasi Publik Lebih Digemari

Abdul Rahman menyebut, tak menutup kemungkinan bus Damri bisa diarahkan ke Terminal KH Ahmad Sanusi. Namun, ia masih menunggu kajian lebih lanjut. Selain itu, akan dilihat terlebih dahulu sejauh mana pihak Perum Damri mengoptimalkan rute yang ada sebelum diarahkan ke terminal.

"Mereka ada aset disini, ada lahan disini. Biar mereka optimalkan dulu. Nanti ketika sudah survive, sudah establish, baru akan kita pindahkan pelayanannya semua ke terminal. Rutenya tetap normal," lanjutnya.

BACA JUGA: Kini, Sukabumi-Bandara Soetta Bisa Langsung Naik Damri

Ditanya soal kendala, seperti kemacetan parah di jalur Sukabumi-Bogor, Abdul Rahman berharap masyarakat bisa menyesuaikan diri dengan jadwal pemberangkatan bus Damri. Melalui pemberangkatan malam hingga dini hari dari Sukabumi, arus kemacetan bisa lebih dihindari.

"Nah, masyarakat mudah-mudahan bisa menyesuaikan. Makannya pemberangkatan malam dan pagi, untuk mensiasati kemacetan itu. Estimasi perjalanan normal bisa sampai empat jam. Nanti pokoknya transportasi di kota akan lebih kita tata lagi," pungkasnya.

Reporter : HERLAN HERYADIE
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERKAIT

SUKABUMIUPDATE.com - Lahir sebagai penyandang difabel tak menyurutkan semangat Yaya Firmansyah (24 tahun) untuk terus berkarya. Meski punya keterbatasan fisik, Yaya punya prestasi di tingkat Asia. Warga Kampung Banjarsari RT...

SUKABUMIUPDATE.com - Pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi dan Andri Hamami mulai bekerja pasca dilantik Gubernur Jawa Barat, Kamis (20/9/2018) lalu di Bandung. Pengamat kebijakan...

SUKABUMIUPDATE.com - Jujun Junaedi (41 tahun), seorang warga Kampung Cibubuay RT 03 RW 01, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, adalah sosok yang kreatif. Jujun mampu membuat...

SUKABUMIUPDATE.com - Jajaran DPRD Kabupaten Sukabumi mendatangi kantor PT KAI Daop I Jakarta, Senin (24/9/2018). Kedatangan para wakil rakyat itu untuk mempertanyakan kenaikan tarif KA Pangrango relasi Sukabumi-Bogor, sekaligus...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya