Sejumlah Harga Komoditas Naik, Ini Tanggapan Kadis DPKUKM Kabupaten Sukabumi

Selasa 17 April 2018, 12:52 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Harga bawang putih dan cabai merah besar di pasar semi modern Palabuhanratu merangkak naik. Bawang putih yang awalnya Rp 20 ribu per kilogram menjadi Rp 23 ribu. Kenaikannya Rp 3000.

Sedangkan cabai merah besar mengalami kenaikan harga yang begitu drastis yaitu Rp 48 ribu per kilogram. Padahal awalnya harga cabai merah besar Rp 32 ribu per kilogram.

Kenaikan harga bawang putih dan cabai merah besar terjadi satu minggu ini. Pedagang tidak tahu penyebabnya, namun pada saat menjelang ramadan kenaikan harga kerap kali terjadi.

BACA JUGA:  Sarden Bercacing, DPKUKM Kabupaten Sukabumi: Kita Hanya Bisa Pantau Saja

"Kalau kendala kurang tahu soalnya kan kita cuman order. Biasanya kalau menjelang bulan puasa bahan-bahan itu pada naik," ujar pedagang sayuran Ratih Purnasih (39 tahun) kepada sukabumiupdate.com, Selasa (17/4/2018).

Ratih berharap pemerintah melakukan antisipasi kenaikan harga sayuran di pasar serta tetap menjaga persedian dan pasokan barang. Sebab yang dikhawatirkan terjadinya kelangkaan barang.

"Masih mending sih kalau cuma mahal tapi barangnya ada. Ketimbang harga mahal sudah gitu barangnya susah," tukasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kabupaten Sukabumi, Asep Jafar mengungkapkan, penyebab kenaikan harga komoditas tersebut dikarenakan faktor cuaca.

“Saat ini konsdisi cuaca buruk, dan kebetulan musim paceklik sehingga pasokan cabe berkurang,” jelasnya.

BACA JUGA:  Soal Retribusi Parkir, DPKUKM Kabupaten Sukabumi: Sudah Sesuai Prosedur

Selain itu, sambung Asep, kenaikan harga juga diakibatkan komoditas barang itu merupakan stok bulan lalu dengan harga pembelian masih tinggi.

“Harga komoditas yang dijual sekarang,  itu sisa pembelian kemaren yang harganya masih tinggi. Namun dalam satu atau tiga hari kedepan harga akan ada penurunan,” pungkasnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkini
Kecantikan22 Februari 2025, 22:34 WIB

5 Cara Ampuh Memperbaiki Kulit Berminyak yang Dehidrasi, Bisa di Coba di Rumah

Kulit berminyak yang mengalami dehidrasi mungkin disebabkan oleh kurangnya asupan air atau penggunaan produk perawatan kulit yang tidak tepat.
Ilustrasi cara memperbaiki kulit berminyak yang dehidrasi (Sumber: Freepik/@stockking)
Sukabumi22 Februari 2025, 22:32 WIB

Setelah Autopsi, Samson Sang Preman Simpenan Sukabumi Dimakamkan di TPU Pasir Pogor

Kematian Samson masih menyisakan tanda tanya besar bagi keluarga.
Jenazah Suherlan alias Samson (33 tahun) saat akan dimakamkan di TPU Pasir Pogor, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (22/2/2025). | Foto: SU/Ilyas Supendi
Kecantikan22 Februari 2025, 22:25 WIB

Kulit Berminyak dan Dehidrasi: Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dengan perawatan yang tepat, kulit berminyak yang dehidrasi dapat dikembalikan keseimbangannya. Ingat, hidrasi adalah kunci untuk kulit yang sehat dan bercahaya.
Ilustrasi kulit berminyak dan dehidrasi (Sumber:  Freepik/@KamranAydinov)
Nasional22 Februari 2025, 21:54 WIB

Diduga Dipecat Jadi Guru Pasca Kritik Polisi, Mendikdasmen Diminta Segera Bela Citra Sukatani

Guru merupakan warga negara yang dijamin hak-haknya.
Personel band punk Sukatani. | Foto: X/barengwarga
Life22 Februari 2025, 21:30 WIB

10 Cara Efektif Menghilangkan Noda Pewarna Rambut yang Menempel di Kulit

Mewarnai rambut tidak diragukan lagi merupakan salah satu cara termudah untuk mengubah penampilan. Namun, terkadang, betapapun kerasnya upaya untuk mencegahnya, warna rambut ini dapat meninggalkan bekas pada kulit.
Ilustrasi seorang wanita menggunakan pewarna rambut (Sumber: Freepik/@user18526052)
Sukabumi22 Februari 2025, 21:13 WIB

Tulang Tengkorak Terpotong, 4 Luka pada Wajah Warga Sukabumi yang Tewas di Tangan Adiknya

Tim dokter tidak melakukan tindakan autopsi terhadap jenazah Hendra.
Ketua tim dokter forensik RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi dr Nurul Aida Fathya saat dimintai keterangan oleh wartawan soal kematian Hendra (55 tahun) pada Sabtu (22/2/2025). | Foto: SU/Asep Awaludin
Sehat22 Februari 2025, 21:00 WIB

Panduan Lengkap Mengatasi Sakit Punggung: Penyebab, Cara Mengobati, dan Pencegahannya

Dengan memahami penyebab, pengobatan, dan langkah pencegahan, Anda dapat mengelola sakit punggung secara efektif dan mencegahnya mengganggu aktivitas harian.
Ilustrasi seseorang mengalami sakit punggung (Sumber: Freepik/@stefamerpik)
Sehat22 Februari 2025, 20:30 WIB

Panduan Aman Puasa Intermiten untuk Ibu Menyusui: 8 Tips dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Puasa intermiten dapat memberikan manfaat bagi ibu menyusui jika dilakukan dengan benar dan hati-hati. Namun, keamanan dan efektivitasnya bergantung pada kebutuhan tubuh masing-masing ibu dan respons bayi.
Ilustrasi panduan aman puasa intermiten untuk ibu menyusui (Sumber: Freepik/@freepik)
Life22 Februari 2025, 20:00 WIB

Amankah Mencoba Puasa Intermiten Saat Menyusui? Simak Ulasan Berikut

Sebelum mencoba puasa intermiten ini, penting untuk berkonsultasi dengan dokter agar proses menyusui tetap optimal dan kesehatan bayi tetap terjaga.
Amankah mencoba puasa intermiten saat menyusui? (Sumber: Freepik/@freepic.diller)
Musik22 Februari 2025, 20:00 WIB

Sapa Penggemar Pertama Kali, Harga Tiket NCT Wish Asia Tour Log di Jakarta

boygroup NCT Wish akan menyapa penggemar Indonesia untuk pertama kali sejak debut melalui Asia Tour yang bakal digelar pada 31 Mei 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.
Sapa Penggemar Pertama Kali, Harga Tiket NCT Wish Asia Tour Log di Jakarta (Sumber : Instagram/@nctwish_official)