Menu

09 Okt 2019, 16:48 WIB

Penjelasan PVMBG Soal Kondisi Pergerakan Tanah di Karang Tengah Cibadak

PVMBG dan BPBD melakukan penelitian di lokasi pergerakan tanah Kampung Benda RT 05/06 Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (9/10/2019). | Sumber Foto:CRP 3

SUKABUMIUPDATE.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melakukan penelitian di lokasi pergerakan tanah Kampung Benda RT 05/06 Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (9/10/2019). Hal itu dilakukan untuk mencari tahu penyebab pergerakan tanah yang terjadi di wilayah tersebut.

"Hasil kajian belum bisa disampaikan, kami masih melakukan akuisisi data secara Geofisika dengan menggunakan cara geolistrik," ujar Bidang Mitigasi Pegerakan Tahan, Bagian Penyelidikan Bumi PVMBG, Yunara Dasa Triana kepada sukabumiupdate.com di lokasi.

BACA JUGA: 42 Rumah di Karang Tengah Sukabumi Terancam Pergerakan Tanah

Masih kata Yunara, dalam penelitian yang sedang berlangsung, pengambilan data secara dengan metode radar penembus darat atau istilah lainnya Ground Penetrating Radar (GPR) baru bisa dilakukan setelah hasil geolistrik ini selesai.

"Namun untuk hasil pengamatan kondisi bawah permukaan tanah, saat ini belum bisa disampaikan. Tetapi secara visual, itu adalah pergerakan tanah dan tipenya lambat. Kita belum bisa menjelaskan, apa yang mengontrol, apa dari sisi batuannya, atau ada faktor internal dari dalam tanah itu sendiri yang bisa berpengaruh," ucapnya.

BACA JUGA: PVMBG Cari Pemicu Pergerakan Tanah di Karang Tengah Cibadak

Yunara meminta pemerintah melakukan upaya awal dengan menutup atau mereklamasi retakan-retakan tersebut. Karena dengan kondisi cuaca menjelang musim hujan ini, jika tidak ada upaya menahan air masuk dalam retakan itu, nantinya air akan memicu perkembangan pergerakan tanah lagi.

"Menjelang musim hujan, retakan itu harus segera ditutup, agar tanah tidak terkena tekanan air," tandasnya.

Reporter : CRP 3
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Satgas Covid-19 Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, merilis data terbaru jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Cluster atau orang dengan riwayat perjalanan.  "Tercatat sebanyak...

SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat Indonesia khususnya di Jakarta dan sekitarnya akan memasuki minggu keempat social distancing. Pemerintah terus mengimbau agar membatasi aktivitas di luar ruangan guna meminimalkan risiko penyebaran virus...

SUKABUMIUPDATE.com - Kebijakan social distancing serta physical distancing yang diterapkan di berbagai negara telah membuat orang-orang lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan. Dilansir dari suara.com, meski ada yang mulai...

SUKABUMIUPDATE.com - Bencana tanah longsor menerjang Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Minggu (5/4/2020) malam. Akibat kejadian ini sebuah rumah di Kampung Sundawenang RT 25/11, Desa Sundangwenang, rusak setelah tertimpa...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya