Menu

10 Agu 2018, 19:30 WIB

Gerakan Cebu Cebu Sukabumi Galang Dana Untuk Korban Lombok

Kegiatan penggalangan dana yang diselenggarakan Komunitas Gerakan Cebu Cebu (GCC) Sukabumi. | Sumber Foto:Saepul Ramdani

SUKABUMIUPDATE.com - Komunitas Gerakan Cebu Cebu (GCC) melakukan penggalangan dana untuk korban Gempa Lombok. Penggalangan dana diselenggarakan di depan Ramayana Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (10/8/2018).

Kegiatan penggalangan dana dilakukan secara sederhana. Diiringi dengan musik akustik, para donatur menyampaikan donasinya ke kardus yang disediakan panitia.

BACA JUGA: IEA Sukabumi Raya Galang Dana untuk Korban Bencana Lombok

Pelopos Komunitas GCC, Su'eb Dwibangsa mengatakan, penggalangan dana di Cibadak tersebut adalah untuk kali ke tiga. Sebelumnya, kegiatan serupa digelar di Selamat Toserba, dan depan Pendopo Kota Sukabumi.

"Alhamudillah banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam setiap kegiatan penggalangan dana yang kami selenggarakan," ujar Su'eb ditemui sukabumiupdate.com di lokasi penggalangan dana.

Hingga saat ini, lanjut Mang Su'eb, jumlah donasi yang terkumpul sudah mencapai Rp 3 juta. Komunitas GCC juga menerima sumbangan berupa baju-baju bekas.

Selain penggalangan dana secara langsung, pihaknya juga menerima donasi melalui tranfer bank. Yakni ke rekening Bank BCA 3770367831 atas nama Deni Sutiawan.

BACA JUGA: Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa Lombok Bertambah Jadi 321 Orang

"Keuangan yang masuk ke GCC itu jelas hitungannya, karena kami ada bendahara dan auditor.  Rencananya, jika memungkinkan kami akan berangkat langsung ke Lombok untuk menyalurkan bantuan langsung ke korban disana," jelasnya.

GCC adalah salah satu gerakan sosial yang kini sudah eksis di media sosial Sukabumi. Hingga saat ini, group facebooknya pun sudah memiliki lebih dari 2,6 ribu anggota.

Reporter : SAEPUL RAMDANI
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com -  Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan satu orang Pembina Pramuka sekaligus guru di SMPN 1 Turi Sleman dengan inisial IYA sebagai tersangka kasus susur sungai. Status tersangka itu ditetapkan...

SUKABUMIUPDATE.com - Tak sedikit travelers yang merasa khawatir dengan kesehatan mereka saat traveling karena ancaman virus corona baru atau Covid-19. Belum lama ini, sepasang penumpang pesawat di Australia diketahui rela...

SUKABUMIUPDATE.com – Kasus tewasnya Raisad Laksana P, siswa MAN 1 Cibadak yang dibacok oleh pelajar sekolah lainnya mengejutkan publik Sukabumi. Korban diserang dan dibacok pelajar lainnya usai menonton pertandingan...

SUKABUMIUPDATE.com - Umumnya, orang harus tidur selama 8 jam. Tetapi, tidur lebih lama lagi karena begadang malam ternyata tidak baik untuk kesehatan, terutama anak-anak dalam masa pertumbuhan. Sebuah studi baru...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya