Menu

06 Jul 2020, 13:28 WIB

Feby Gadis Pelukis Angkat Bicara Soal Jakarta dan Keluarganya di Jampang Tengah Sukabumi

Feby, saat membantu warung kopi milik keluarganya di Jampang Tengah Sukabumi | Sumber Foto:dok. SUKABUMIUPDATE

SUKABUMIUPDATE.com – Feby Ayu Arianti akhirnya angkat bicara soal hubungan dengan ibu dan keluarganya di Jampang Tengah Kabupaten Sukabumi yang sempat sulit berkomunikasi selama ia berapa di Jakarta. Dua bulan lalu, Feby memutuskan ke Jakarta (keluarga ayah kandungnya) untuk melanjutkan mimpi kembali bersekolah.

Kepada sukabumiupdate.com, melalui pesan singkat Senin (6/7/2020) Feby yang jago melukis sketsa dan berbahasa Inggris ini mengaku sudah mendaftarkan diri disalah satu sekolah swasta di Jakarta utara. “Saya sudah mendaftar di SMA 1 Barunawati milik yayasan sekar laut pelni. Saat ini sedang menunggu kabar dari pihak sekolah,” jelas gadis belia berusia 17 tahun ini mengawali pembicaraan.

Ia merasa keberatan dengan pemberitaan sukabumiupdate.com, soal curhat ibu kandungnya di Jampang Tengah.Yani ibu kandung Feby di Bojongjengkol Jampang Tengah Sukabumi mengaku kesulitan berkomunikasi dengan Feby, setelah anakya tersebut berangkat ke Jakarta beberapa bulan lalu. 

“Berita itu tidak benar. Saya tidak melupakan jasa orang tua, khususnya ibu, nenek dan ayah tiri saya di Bojongjengkol Jampang Tengah Kabupaten Sukabumi. Saya hanya ingin mewujudkan mimpi kembali sekolah dan saya memilih di Jakarta,” tegas Feby.

BACA JUGA: Feby ke Jakarta, Curhat Ibu Pelukis Cantik Asal Jampang Tengah Sukabumi

Di Jakarta Feby kembali tinggal di rumah nenek dari ayah kandungnya. “Saya hanya ingin fokus sekolah, karena itu amanat dari para donatur yang sudah membantu termasuk dari pak Presiden Joko Widodo untuk melanjutkan sekolah. Saya khawatir uang tabungan dana pendidikan saya terpakai untuk kebutuhan diluar biaya pendidikan,” sambungnya.

“Jujur saja, uang dana pendidikan bantuan Presiden melalui BRI sudah terpakai sedikit untuk kebutuhan keluarga, saya ingin dana bantuan benar-benar mencukupi kebutuhan melanjutkan pendidikan,” beber Feby.

BACA JUGA: Tampil di Acara TV, Kata KPAI Soal Si Cantik Asal Sukabumi Jago Gambar yang Putus Sekolah

Selain dari presiden melalui BRI, menurut Feby juga mendapatkan bantuan bea siswa dan biaya pendaftaran masuk sekolah dari PT Biofarma. Selain itu juga ada bantuan dari donatur lainnya, seperti uang tunai dari donatur saat ia diundang sebagai tamu di acara televisi swasta, setelah kisahnya sebagai pelukis cantik fasih berbahasa inggris yang terancam putus sekolah viral.

“Bantuan tersebut rencananya akan saya gunakan untuk seluruh kebutuhan selama saya melanjutkan pendidikan (SMA) di Jakarta. Mulai dari peralatan sekolah, ongkos ke sekolah dan biaya kehidupan sehari-hari saya selama di Jakarta,” ungkap Feby.

BACA JUGA: Putus Sekolah, Remaja Cantik Asal Jampang Tengah Sukabumi Ini Jualan Gambar Sketsa

Kondisi ini yang membuat Feby sedikit terbebani setiap kali ibunya di Jampang Tengah menghubungi lewat sambungan telepon. “Saya bukan melupakan apalagi tidak peduli, tapi ingin fokus sekolah dulu. Saya melanjutkan sekolah juga demi keluarga saya, demi ibu, nenek dan ayah di Jampang Tengah dan demi keluarga ayah kandung saya di Jakarta,” pungkasnya.

 

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Soal dugaan klaster Covid-19 , juru Bicara Patra Jasa Rina Martha membenarkan adanya penghentian sementara pembangunan Graha Pertamina.  Mengutip Tempo.co, penghentian dilakukan karena ada prosedur protokol kesehatan yang...

SUKABUMIUPDATE.com - Kapal Rusia MV Rhosus memulai pelayarannya membawa 2.750 ton amonium nitrat dari pelabuhan di Batumi, Georgia dengan tujuan akhir Mozambik di satu hari tahun 2013. Mengutip Tempo.co, kapten...

SUKABUMIUPDATE.com - Penyanyi Widi Mulia tak nampak saat Dwi Sasono diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2020). Menurut pengacara aktor 40 tahun ini, personel B3 tersebut sibuk dengan...

SUKABUMIUPDATE.com - Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dipastikan bakal mendapat uang insentif sebesar Rp 1 juta sebagai pengganti biaya bensin atau ongkos ketika melakukan pemeriksaan. Ketua Tim Peneliti dari Fakultas...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya