Menu

20 Jan 2020, 13:15 WIB

Nenek 84 Tahun Asal Caringin Sukabumi Luluskan 5.000 Siswa, Ada yang jadi Pejabat

Neneh Hasanah (84 tahun), nenek yang masih aktif mengajar di YPI Assahriyah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) Misbahul Aulad, Kampung Ciseupan Hilir RT 03/06 Desa Seuseupan Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Oksa BC

SUKABUMIUPDATE.com - Neneh Hasanah (84 tahun), nenek tua yang hingga hari ini masih aktif mengajar di Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Assahriyah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) Misbahul Aulad, Kampung Ciseupan Hilir RT 03/06 Desa Seuseupan, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi tersebut, telah meluluskan sekitar 5.000 siswa.

"Kalau dari pertama berdiri hingga sekarang, mungkin ada sekitar 5.000 siswa orang yang lulus dari sini," ucap Neneh kepada sukabumiupdate.com, Minggu (19/1/2020).

BACA JUGA: Dirawat Orang Tua Asuh, Kisah Nenek 84 Tahun Asal Caringin Sukabumi yang Tetap Mengajar

Neneh mengatakan, dari ribuan muridnya yang telah lulus tersebut, salah satunya ada yang menjadi pejabat di Manado, Sulawesi Utara. Tapi tak jarang pula, banyak siswanya yang sudah meninggal dunia.

"Lupa jabatannya kepala apa, tapi salah satu pejabat di Manado. Ada juga yang sekarang di Bandung, Jakarta, Pontianak dan Parung Bogor. Alhamdulillah kalau ketemu suka ngasih uang," jelas Neneh.

BACA JUGA: Presiden 7 Kali Ganti, Nenek 84 Tahun Asal Caringin Sukabumi Tetap Mengajar

Saat ini, Neneh tinggal bersama anaknya yang bernama Dadang (50 tahun) dalam rumah bilik bambu berukuran 6x3 meter. Secara kesehatan, Neneh mengaku tidak ada gangguan secara pikiran, hanya saja pendengaran sedikit bermasalah karena pernah tertabrak motor pada tahun 2014.

"Kalau bantuan dari pemerintah sih belum pernah ada. Tapi alhamdulillah rezeki selalu ada. Sekarang yang mengajar itu ada anak dua orang dan satu menantu," pungkas Neneh.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Agus Dwi Santoso, mengingatkan kembali tiga mekanisme penularan Covid-19. Satu di antaranya adalah penularan lewat udara atau airborne yang disebutnya dapat terjadi...

SUKABUMIUPDATE.com - Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto, mengatakan tak akan seluruh masyarakat Indonesia mendapat vaksin Covid-19. Rencananya, pemerintah akan memberi vaksin kepada 173...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan rapat koordinasi persiapan pengundian nomor urut, kampanye dan pembatasan dana kampanye bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Tahun 2020,...

SUKABUMIUPDATE.com - Teh barley populer di kawasan Asia Timur. Teh ini memiliki cita rasa panggangan dan sedikit pahit, yang kadang dipakai dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Teh barley dikenal memiliki...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya