Menu

Jumat, 19 Juli 2019, 08:07 WIB

Usia 44 Tahun Masih Jomblo, Kisah Oda Tukang Semir Sepatu di Kota Sukabumi

Oda (44 tahun), warga Kampung Karang Tengah RT 002/009 Kelurahan Karang Tengah Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, yang sudah lebih dari 30 tahun menjadi penyemir sepatu. | Sumber Foto:Oksa BC

SUKABUMIUPDATE.com - Kisah pilu datang dari sudut Kota Sukabumi, dimana seorang tukang semir sepatu bernama Oda yang sudah berusia 44 tahun, mengaku belum pernah menikah. Alasannya klasik namun cukup memperihatinkan, yaitu soal keuangan.

"Sekarang mah kan nikah itu harus dengan biaya yang tidak sedikit. Belum lagi persoalan setelah menikahnya, seperti tempat tinggal dan lainnya," ucap Oda kepada sukabumiupdate.com, Kamis (18/7/2019).

BACA JUGA: Perjuangan Oda, 30 Tahun Layani Semir Sepatu di Kota Sukabumi

Oda menjelaskan, secara manusiawi pasti semua manusia ingin menikah. Namun sayang, karena dirinya tidak pernah mengenyam dunia pendidikan, sehingga sangat sulit baginya untuk mencari pekerjaan lain yang lebih menjanjikan secara keuangan. "Ya gimana lagi, karena mau berjualan pun perlu modal, jadi saya nyemir sepatu," sambung Oda.

Oda saat ini tinggal bersama salah seorang saudaranya di Karang Tengah, Gunungpuyuh, Kota Sukabumi. Ia memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan menjajakan jasa semir sepatu di Kota Sukabumi, khususnya di sekitar Jalan Pelabuhan II dan Lapang Danalaga. "Biasa berangkat jam 07.00 dari rumah, dan pulang sekitar jam 10.00 malam," pungkasnya.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Tim gabungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Polri meringkus komplotan pemburu satwa liar dilindungi di Riau. Dari tangan pelaku, disita empat janin harimau sumatera  dan 1 kulit...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi Ganora Zarina mengungkapkan, kasus penyalahgunaan narkotika di Kota Sukabumi masih mendominasi dibanding kasus lainnya. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya barang bukti dari...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menyebut, terdakwa pembunuhan dan inses Yuyu, pantas untuk dijerat dengan ancaman hukuman seumur hidup bahkan hingga hukuman mati. Hal itu...

SUKABUMIUPDATE.com - Dewan juri Bung Hatta Award memutuskan tidak akan memberikan penghargaan kepada tokoh antikorupsi untuk tahun 2019. Salah satu dewan juri, Bivitri Susanti menyebut 2019 adalah tahun duka...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya