Menu

16 Jul 2019, 15:52 WIB

Ini Persiapan UPTD Puskesmas Waluran Jelang Akreditasi Oleh Kemenkes RI

UPTD Puskesmas Waluran Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, lakukan koordinasi lintas sektoral di Wisata Alam Kebun Pinus (Bonpis) Desa Mekarmukti Kecamatan Waluran. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Menjelang Akreditasi pada Agustus 2019 mendatang, Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Waluran, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, melakukan koordinasi dan komunikasi lintas sektoral, di Wisata Alam Kebun Pinus (Bonpis), Selasa (16/7/2019).

BACA JUGA: Peran Dinas Kesehatan Dalam Mewujudkan Sukabumi Lebih Baik

Kepala Puskesmas Waluran, Suhenda mengatakan koordinasi dan komunikasi ini bersama enam kepala desa di Kecamatan Waluran, Kapolsek Ciracap, Danramil 2214/Surade, MUI dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya.

"Hari ini kami menampung aspirasi dari lintas sektoral, serta berkomunikasi persiapan menjelang akreditas. Gambaran pelaksanaannya mungkin minggu pertama atau ke tiga di bulan Agustus, oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan di dampingi Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi," ujarnya kepada sukabumiupdate.com.

Dengan adanya dukungan penuh dari semua lintas sektoral, kata Suhenda akan memudahkan dalam penilaian akreditasi. Dan tentunya akan menjadi motivasi dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, kinerja, SDM pegawai di Puskesmas juga otomastis lebih ditingkatkan.

"Dengan adanya akreditasi, bisa lebih mudah mengakses sarana dan fasilitas kesehatan yang kurang, untuk mendukung dalam peningkatan pelayanan," ungkapnya.

BACA JUGA: Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Bantu Korban Penembakan di Cibadak

Puskesmas Waluran ini, tambah Suhenda baru akan melakukan penilaian akreditasi tahun 2019, adapun tingkatkan jelasnya, ada non akreditasi, tidak terakreditasi, tingkatkan madya dan tingkat paripurna.

"Atas dukungan semuanya, kami berharap PKM Waluran bisa mencapai tingkat Paripurna. Dari perencanaan sampai pelaksanaan jelang akreditasi, kami terus lakukan kerjasama dengan lintas sektoral, begitupun sesudah penilaian akan dievaluasi secara bersamaan," pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG/ADV
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya dalam memutus penyebaran pandemi Covid-19 atau virus Corona. Salah satunya, yakni larangan memarkirkan kendaraan baik roda dua maupun roda empat di area...

SUKABUMIUPDATE.com - Epidemiolog Pandu Riono meragukan protokol Covid-19 di kantor yang dibuat Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bakal dipatuhi. Dilansir dari tempo.co, ia berpatokan pada rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang tenaga kesehatan (nakes) Kota Sukabumi berinisial A, harus menelan pil pahit saat dirinya dinyatakan sebagai pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani isolasi di RSUD R Syamsudin...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemberlakuan absensi shareloc live diberlakukan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur di hari pertama masuk kerja, Selasa (26/5/2020). Shareloc live dikirim sejak pagi dan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya