Menu

Sabtu, 13 Juli 2019, 16:22 WIB

Sekolah Sehat, Dinkes Kabupaten Sukabumi Siapkan 58 Petugas Ausrem

Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi melaksanakan Bimtek kepada 58 orang petugas Anak Usia Sekolah dan Remaja. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Selain memberikan bimbingan teknis (Bimtek) tentang permasalah gizi kepada 58 petugas gizi Puskesmas, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi juga saat ini gencar sosialisasikan Sekolah Sehat.

BACA JUGA: Perangi Masalah Gizi, Dinkes Kabupaten Sukabumi Bimtek 58 Petugas Puskesmas

Kepala Seksi Kesga Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Mesda Ariyanti selain gencar memerangi masalah kekurangan gizi di masyarakat, Dinkes juga saat ini serius memperhatikan masalah kebersihan di sekolah dan remaja.

"Ada 58 orang petugas Anak Usia Sekolah dan Remaja (Ausrem) di setiap Puskesmas yang sudah dibentuk dan diberikan bimbingan teknis saat ini," ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (13/7/2019).

Mesda Ariyanti berharap, petugas yang sudah mendapatkan Bimtek beberapa waktu lalu, dapat mengetahui tentang Sekolah Sehat dan dapat melaksanakan penjaringan sesuai dengan Juknis 2019 ini.

"Salah satu wahana yang tepat, yakni menyasar Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang merupakan wahana atau kendaraan yang dapat ditumpangi oleh berbagai program, seperti Kesehatan Reproduksi, Gizi, Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA, Pengendalian Penyakit, Penyehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Pengobatan sederhana dan lainya," terangnya.

BACA JUGA: Dinkes Kabupaten Sukabumi Minta Apotek Tak Pajang dan Jual Albothyl

"Wahana ini menjadi penting dan strategis, karena pelaksanaan program melalui UKS tentu akan lebih efektif dan efisien serta berdaya ungkit lebih besar," tegasnya.

Masih kata Meida, untuk mendorong dan memacu pelaksanaan UKS, petugas akan terus memantau di tingkat sekolah dan madrasah, dengan membentuk Tim Pelaksana Usaha Kesehatan Sekolah (Timlak UKS).

"Saat ini sasaran kegiatan ke 58 orang petugas anak usia sekolah dan remaja (UKS dan PKPR), dari 58 Puskesmas yang ada di Kabupaten Sukabumi," pungkasnya.

Reporter : NANDI/ADV
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) tak sepakat dengan hukuman mati bagi pelaku korupsi. Mereka menilai masih banyak hukuman lain yang bisa membuat jera pelaku korupsi. "Masih banyak cara untuk...

SUKABUMIUPDATE.com - Dengan bergabungnya Johann Zarco ke tim Avintia Racing, praktis kursi pembalap MotoGP 2020 sudah menjadi paten. Hal ini dikarenakan kontrak pembalap yang rata-rata masih berlanjut hingga akhir 2020...

SUKABUMIUPDATE.com - Petinju Anthony Joshua merebut kembali gelar juara dunia kelas berat IBF, WBA, WBO usai mengalahkan Andy Ruiz Jr. Tiga juri memutuskan Joshua menang angka mutlak. Di balik duel...

SUKABUMIUPDATE.com - Rapor penegakan hak asasi manusia serta penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM berat pada masa lalu di Indonesia tahun 2019 masih merah alias buruk. Komisi untuk Orang Hilang dan Korban...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya