Menu

Jumat, 10 Agustus 2018, 17:37 WIB

Cegah Keracunan Makanan, Dinkes Kabupaten Sukabumi Ingatkan Hal Ini

Kabid P2P Dinkes Kabupaten Sukabumi Hendra Priatna. | Sumber Foto:Anugrah

SUKABUMIUPDATE.com - Sejumlah kasus keracunan makan di Kabupaten Sukabumi harus disikapi dengan perilaku hidup sehat. Terbaru, seorang warga Kadudampit meninggal dan puluhan lainnya sempat ditangani tim medis setelah mengkonsumsi makanan jenis sayur tutut atau keong sawah kecil.

BACA JUGA: Dinkes Catat di Kabupaten Sukabumi Ada 1.847 ODGJ

Kepala Bidang Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Hendra Priatna mengatakan, warga harus tahu cara memasak yang baik dan sehat.  "Tentunya gunakan perilaku hidup bersih dan sehat cara memasak tutut yang baik dan benar," singkatnya saat di temui sukabumiupdate.com. Jumat (10/8/2018).

Hal yang menyebabkan terjadinya keracunan tutut ungkap Hendra, adalah adanya zat beracun yang tidak netral karena proses memasak datau mengolah makanan yang asal jadi atau asal-asalan. Intinya memasak dan mengolah makanan memastikan tidak ada jamur atau kuman yang tersisah dan bisa membahayakan saat dikonsumsi.

Tutut merupakan makanan yang banyak digemari masyarakat Jawa Barat khususnya Sukabumi, sehingga setelah adanya peristiwa keracunan tersebut Dinas Kesehatan khawatir konsumsinya jadi berkurang. “Tutut ini memiliki protein tinggi bagus untuk nilai gizi, jangan takut. Kita harus lebih teliti dan cermat dalam mengolahnya, harus memastikan kebersihan dari bahan bahan masakannya,” pungkas Hendra.

Reporter : ANUGRAH/ADV
Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kata-kata yang diucapkan orang tua dapat memiliki dampak yang bertahan lama, terutama karena anak-anak berada pada usia yang mudah dipengaruhi. Itulah sebabnya sering dikatakan bahwa seseorang harus...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Agama Fachrul Razi menyambangi Pondok Pesantren Al Munawir Krapyak, Kabupaten Bantul, Yogyakarta Kamis, 12 Desember 2019. Kedatangan Fachrul untuk bersilaturahmi dengan sejumlah kiai dan santri di pondok...

SUKABUMIUPDATE.com - Pengguna aplikasi pesan WhatsApp mulai melihat sesuatu yang berbeda tentang aplikasi itu, sekarang ada nama Facebook terpampang di atasnya. Beberapa pekan lalu, Facebook mengumumkan branding baru, dan...

SUKABUMIUPDATE.com - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla tetap tak setuju atas rencana penghapusan ujian nasional oleh pemerintah. Menurut dia peniadaan ujian nasional bukan langkah tepat. "Jangan menciptakan generasi muda yang...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya