Menu

09 Agu 2018, 15:00 WIB

Dinkes Catat di Kabupaten Sukabumi Ada 1.847 ODGJ

ODGJ Aura Welas Asih saat foto bersama Tim RS. DR. H. Marzoeki Mahdi Bogor dan Dinkes Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Anugrah

SUKABUMIUPDATE.com - Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) dan kesehatan Jiwa (Keswa) Dinkes Kabupaten Sukabumi Ardi Ramdani menyebutkan bahwa berdasarkan data diagnosa dokter atau medis pada awal tahun 2018 hingga saat ini pihaknya mencatat di Kabupaten Sukabumi ada sebanyak 1.847 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

BACA JUGA: Dinkes Kabupaten Sukabumi Himbau Warga Tak Takut Imunisasi Campak dan Rubella

"Itu dari data 58 Puskesmas yang melaporkan," ungkap Ardi kepada sukabumiupdate.com saat menghadiri acara kunjungan penyuluhan dan evakuasi 35 ODGJ dari panti sosial Aura Welas Asih, Kamis (9/7/2018).

Sejauh ini kata Ardi, untuk laporan data penurunan ODGJ di Kabupaten Sukabumi belum maksimal lantaran masih dalam pemantauan tim medis.

"Angka penurunan masih kita pantau terutama untuk kesehatan jiwanya," katanya.

Dengan adanya permasalahan yang ada pada individu masing-masing yang menjadi penyebab gangguan jiwa, lanjut Ardi, ada beberapa langkah yang mesti dilakukan masyarakat supaya terhindar daripada gangguan jiwa itu tersendiri.

"Kita punya jargon nya kalau di Kesehatan Jiwa (kesja) ada CERIA artinya Cerdas intelektual, Empati, Rajin beribadah, Interaksi yang bermanfaat dan Asah Asih Asuh tumbuh kembang. Dengan dilakukannya jargon tersebut di kehidupan sehari hari, Insya Allah masyarakat akan terhindar dari kesehatan gangguan jiwa," pungkasnya.

Reporter : ANUGRAH/ADV
Redaktur : KHAERU SOBRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Kampung Belentuk RT 01/02, Desa Langensari, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, digegerkan penemuan mayat bayi laki-laki pada Kamis (22/1/2020). Mayat bayi terbungkus kantong kresek itu ditemukan tepat di...

SUKABUMIUPDATE.com - Tak hanya kulit, rambut juga mempunyai sel-sel mati yang menyebabkan kerontokan setiap hari. Tahukah Anda bahwa ternyata ada beberapa penyebab rambut rontok yang bisa saja selama ini...

SUKABUMIUPDATE.com – Pemerintah daerah di Sukabumi diminta cepat merespon kasus-kasus gesekan warga dan pelaku rentenir (bank emok). Dinas terkait diminta menertibkan praktik rentenir berkedok koperasi, karena menurut Lina Ruslinawati...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sukabumi Maman Abdurrahman mengatakan, lahan untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kecamatan Cikidang akan bertambah menjadi 888 hektare dari lahan...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya