Menu

11 Peb 2019, 17:24 WIB

IP dan AIP, Mengenal Lima Program Internasional Universitas Nusa Putra Sukabumi (2)

Salah satu mahasiswa asing di UNsP mempelajari banyak tentang Indonesua khususnya Sunda. | Sumber Foto:Istimewa.

SUKABUMIUPDATE.comUniversitas Nusa Putra (UNsP) Sukabumi memiliki lima program internasional yang bertujuan membangun mindsed open mind bagi mahasiswa dan seluruh civitas akademika. Generasi Nusa Putra Brilian (Genusian) dipacu untuk memiliki rasa percaya diri tinggi baik sebagai bangsa, maupun keilmuan yang dikuasainya dalam berinteraksi secara global.

“Ini merupakan proses revolusi mental mahasiswa dan dosen agar tidak berpikir belahan dunia barat selalu lebih unggul. Kita setara, bahkan dapat melampuinya,” ungkap Rektor UNsP, Dr Kurniawan ST.,M.Si.,MM saat berkunjung ke dapur redaksi sukabumiupdate.com, beberapa waktu lalu.

Sedangkan bagi mahasiswa asing, program internasional ini bertujuan mengenalkan Indonesia, agar memperoleh pengalaman dan wawasan, tentang Indonesia sebagai bangsa besar, dan kaya akan budaya. Pada tulisan sebelumnya telah dibahas secara singkat tentang UNsP-Go atau KKN Internasional merupakan satu dari lima program internasional.

Kali ini, mengupas sedikit tentang point kedua dari lima program tersebut. Dikenal dengan nama Indonesian Program dan Abroad Internship Program atau IP dan AIP.

BACA JUGA: UNsP-Go, Mengenal Lima Program Internasional Universitas Nusa Putra Sukabumi

Sejak 2014, Universitas Nusa Putra telah mendatangkan mahasiswa asing dari 17 negara, seperti Inggris, Finlandia, Spanyol, Jerman, Belanda, Itali, Prancis, Romania, Slovakia, Lithuania, Australia, Rusia, Kanada, Hungaria, Skotlandia, Portugal, Turki, bahkan hingga Maroko.

Semua mahasiswa asing tersebut bernaung di bawah Study Indonesian Program (SIP) dan Abroad Internship Program (AIP), yang dirancang selama enam bulan. SIP bertujuan memberi wawasan mengenai Indonesia dari berbagai aspek. Sedangkan AIP, memberikan mahasiswa asing pengalaman magang internasional di negara berkembang, sehingga mereka memperoleh input mengenai realita dunia kerja sesungguhnya.

Output positif diperoleh Nusa Putra adalah tercipta lingkungan kampus multikultur yang merupakan bagian dari misi perguruan tinggi. Kampus multikultur sendiri bertujuan agar terjadi kesetaraan antara mahasiswa asing dengan Universitas Nusa Putra. Kesetaraan dimaksud dapat dilihat dari adanya interaksi antara Genusian dengan mahasiwa asing melalui komunikasi dalam Bahasa Inggris, baik di kelas, maupun dalam kegiatan sosial seperti saat menjadi sukarelawan bencana alam.

Reporter : HUMAS NUSA PUTRA/ADV
Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar proses pengujian spesimen bisa lebih dipercepat dengan target hingga 20 ribu per hari. Dengan begitu, pemerintah berencana untuk merekrut relawan besar-besaran...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md memastikan tak akan ada penundaan Pilkada 2020. Pilkada yang telah digeser jadwalnya menjadi 9 Desember 2020, akan tetap...

SUKABUMIUPDATE.com - Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Endang L. Achadi memprediksi kehidupan normal baru di tengah wabah Covid-19 akan berlangsung lama. Menurut dia, itu karena butuh waktu yang...

SUKABUMIUDPATE.com - Liga Inggris secara resmi memberlakukan format lima pergantian pemain untuk sisa pertandingan musim 2019/20 yang akan digelar kembali pada 17 Juni mendatang. Sebagaimana diketahui, Liga Inggris sempat...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya