Menu

Selasa, 25 Desember 2018, 12:20 WIB

Para Orang Tua dan Guru di Sukabumi, Yuk Kenali Pentingnya Mendongeng untuk Anak-anak

Acara Indonesia Mendongeng yang digelar di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi, Selasa (25/12/2018). | Sumber Foto:Muhammad Gumilang.

SUKABUMIUPDATE.com - Relawan Rumah Zakat Sukabumi mengajak anak-anak kecil untuk kembali mendengarkan dongeng agar mendapatkan metode pembelajaran yang tidak membosankan.

Koordinator Relawan Rumah Zakat Sukabumi sekaligus Ketua Pelaksana dari kegiatan Indonesia mendongeng ke enam, Cici Nur Hikmah, menjelaskan, banyak anak-anak zaman sekarang yang mulai merasa jenuh dengan metode pembelajaran monoton dari sekolah-sekolah. Bahkan kegiatan mendongeng pun kini sudah jarang dilakukan guru-guru di sekolah ataupun orangtua kepada anak-anaknya.

BACA JUGA: Biasakan Anak Makan Sehat sejak Dini dengan Kiat Berikut

Melalui mendongeng, Cici ingin memberikan sebuah kebahagiaan terlebih dulu kepada anak-anak agar bisa lebih mudah menyerap ilmu dari setiap pelajaran.

"Kalau kita ingin merubah dan membentuk anak-anak, kita berikan kebahagiaan dulu, sehingga anak akan merasa nyaman, senang dan nantinya bisa menurut," ujar Cici dalam acara Indonesia Mendongeng yang digelar di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi, Selasa (25/12/2018).

Agar anak lebih kreatif, Cici menyarankan para guru dan orang tua memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk berani berkarya. Seperti dalam acara Indonesia Mendongeng ini, anak-anak berani tampil membacakan puisi. Masih dalam kegiatan ini, juga diputar video tentang peduli bencana yang terjadi di Indonesia tujuanya menjadikan anak-anak menjadi lebih cerdas, kreatif dan tentunya peduli pada sesama dan lingkungan sekitar.

BACA JUGA: Bunda, Perhatikan 3 Hal saat Menyediakan Makanan untuk Anak

Acara Indonesia Mendongeng ke enam ini serentak digelar di 57 titik di Indonesia, tepatnya di 30 kota besar dan 27 Kecamatan di Solo Raya. Untuk pengisi acaranya sendiri ada Mega dan Ummi Uyuy dari Saung Dongeng Sukabumi, lalu ada Didin, Pendekar Dongeng Indonesia dari Bogor.

"Acara sendiri tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis. Alhamdulillah, peserta yang terdaftar hadir berjumlah 420 orang," pungkasnya.

Reporter : MUHAMMAD GUMILANG
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERKAIT

SUKABUMIUPDATE.com - Penyu hijau di kawasan konservasi penyu taman pesisir Pangumbahan, Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi tak terpengaruh tsunami Banten. Kondisi ini berbeda dengan yang terjadi di Banten, sejumlah...

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Kampung Ciparay RT 12/ 03, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi dikejutkan dengan penemuan sebuah motor Honda Beat bernopol F 3959 UAR tanpa jelas siapa pemiliknya...

SUKABUMIUPDATE.com - Harga sejumlah kebutuhan pokok merangkak naik jelang akhir tahun 2018. Kenaikan harga disebabkan faktor cuaca yang berpengaruh terhadap berkurangan pasokan bahan pokok. Di Pasar Pelita Kota Sukabumi, harga...

SUKABUMIUPDATE.com - lifeguard Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) akan melanjutkan aksi mogok menjaga pantai di kawasan selatan Kabupaten Sukabumi saat libur Natal 2018 dan tahun baru 2019. Alasan di balik...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya