Menu

21 Nov 2019, 20:00 WIB

Dugaan Pemilih dari Luar Desa Cidadap, FKMC Laporkan Pilkades ke DPMD Sukabumi

Suasana audensi FKMC dengan Panitia Pilkades Cidadap di aula rapat Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/11/2019). | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Mediasi yang dilakukan Forum Komunikasi Masyarakat Cidadap (FKMC), Kamis (21/11/2019) soal dugaan kecurangan yang dilakukan panitia pilkades Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi belum menemui titik temu. Alhasil, mediasi akan dilakukan di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA: Panitia Didemo, Massa Minta Hasil Pilkades Cidadap Sukabumi Dibatalkan

Koordinator aksi, Ucid Badrudin menegaskan, aksi tersebut menyoal indikasi kecurangan yang dilakukan panitia Pilkades Cidadap disertai beberapa bukti, hasil temuannya di lapangan.

"Intinya ada indikasi kecurangan yang dilakukan panitia pilkades Cidadap ini. Ada beberapa bukti yang kami temukan di lapangan. Ada warga luar Cidadap bisa memilih, surat undangan dipakai orang lain. Sehingga kami dan dari calon yang lain ingin membuktikan itu, fakta di lapangan ada," ujar Ucid kepada sukabumiupdate.com.

BACA JUGA: Panitia Pemilihan Purwasedar Diprotes, Ini Hasil Pilkades di Ciracap Sukabumi

Ucid menjelaskan, massa meminta tahapan Pilkades Cidadap dihentikan sebelum permasalahan tersebut selesai. Selain itu, massa juga mendesak Pilkades Cidadap diulang.

"Nanti kami akan audensi ke DPMD, karena tadi semua setuju dengan yang kita ajukan tahapan Pilkades Cidadap ditunda dulu. Dan kami ingin Pilkades Cidadap ini diulang," tandasnya.

BACA JUGA: Korban Perusakan Rumah di Pasirpanjang Sukabumi Bertambah, Teror Buntut Pilkades?

Sementara itu, panitia Pilkades Cidadap, Tateng Supriadi mengatakan panitia sudah melaksanakan proses pilkades sesuai dengan aturan yang berlaku. Namun jika panitia dianggap telah melakukan kecurangan, pihaknya meminta masyarakat yang merasa dirugikan untuk menyelesaikan sesuai jalur hukum.

"Kami pihak panitia sudah melaksanakan proses, tahapan demi tahapan Pilkades sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Kalaupun ada kecurangan silahkan buktikan, karena ada jalur hukumnya," singkat Tateng.

BACA JUGA: Massa Kembali Datangi Kantor Desa Purwasedar Sukabumi, Panitia Pilkades Minta Maaf

Camat Simpenan, Dadamg Ramdani menambahkan, aksi protes yang dilakukan massa terhadap panitia Pilkades menurutnya hal yang wajar dalam proses demokrasi. Namun begitu pihaknya melihat panitia Pilkades Cidadap sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Hal tersebut terlihat mulai dari tahapan awal hingga proses pencoblosan tidak ada gangguan keamanan yang terjadi.

BACA JUGA: Video: Aksi Protes Para Calon Kades di Desa Purwasedar Sukabumi

"Mungkin salah satunya ketidakpuasan, mosi tidak percaya kepada panitia. Tetapi tahapan awal sudah terlampaui sampai pada pemilihan. Tinggal mungkin penandatanganan berita acara perhitungan suara yang hingga saat ini masih tertunda karena saksi salah satu calon tidak mau menandatangani. Mengenai kejanggalan seperti yang disampaikan perwakilan massa tadi, sejauh ini baru dugaan, belum ada bukti dan kita juga belum ada laporan kecurangan, atau kejanggalan dari panitia. Baru penyampaian saja dari massa," pungkasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Endang L. Achadi memprediksi kehidupan normal baru di tengah wabah Covid-19 akan berlangsung lama. Menurut dia, itu karena butuh waktu yang...

SUKABUMIUDPATE.com - Liga Inggris secara resmi memberlakukan format lima pergantian pemain untuk sisa pertandingan musim 2019/20 yang akan digelar kembali pada 17 Juni mendatang. Sebagaimana diketahui, Liga Inggris sempat...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 17 bangunan di Sabang, Aceh, rusak ringan hingga berat akibat gempa yang mengguncang daerah itu pada Kamis pagi pukul 05.31 WIB. Gempa diukur Badan Meteorologi Klimatologi...

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menjadi narasumber Webinar Nasional yang diselenggarakan Universitas Islam Negeri (UIN) Malang pada Kamis (4/6/2020). Namun, ketika webinar sedang berjalan wajah Ma'ruf tampak dicorat-coret...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya