SUKABUMIUPDATE.com - Dua kasus kecelakaan laut terjadi di dua lokasi wisata pantai Kabupaten Sukabumi pada Kamis (3/4/2025) atau H+3 Lebaran. Lima nyawa wisatawan berhasil diselamatkan oleh petugas yang berjaga.
Informasi yang dihimpun, peristiwa pertama terjadi di kawasan Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok, sekitar pukul 11.30 WIB. Korban seorang pelajar asal Tangerang berinisial AP (14 tahun) nyaris tenggelam tergulung ombak saat dirinya duduk di tepi karang.
"Kejadian bermula sekitar pukul 11.30 WIB, ketika korban yang sedang duduk di tepi karang tiba-tiba dihantam ombak besar. Akibatnya, ia terjatuh ke laut dan terseret arus kencang," ujar Kasat Polairud Polres Sukabumi, AKP Nandang Herawan dalam rilis yang diterima sukabumiupdate.com.
Beruntung, tim Life Guard Balawista bersama Sat Polairud yang sigap merespons kejadian tersebut segera melakukan penyelamatan dan berhasil mengevakuasi korban dalam kondisi selamat.
Baca Juga: Cerita Petugas Pertemukan 2 Anak yang Terpisah dari Orangtuanya di Pantai Sukabumi
Sementara peristiwa kedua terjadi di Pantai Balai Desa Citepus (RTH), Kecamatan Palabuhanratu sekitar pukul 16.00 WIB. Empat orang wisatawan nyaris kehilangan nyawanya usai terseret arus laut saat mereka berenang di tepi pantai.
Nandang mengungkapkan, keempat korban tersebut yakni pria berinisial ES (45 tahun) warga Palabuhanratu, serta tiga orang remaja perempuan dari Lengkong Kota Bandung yang masing-masing berinisial TAS (20), AKH (16), dan CM (13).
Mereka berhasil diselamatkan oleh personel Ditpolairud Polda Jabar, Satpolairud Polres Sukabumi, serta tim Balawista Sukabumi dalam kondisi selamat.
Menurut Nandang, insiden ini terjadi karena para korban berenang di area dengan arus laut yang cukup kuat, meskipun sudah mendapat peringatan dari petugas di lokasi.
“Korban awalnya telah diingatkan oleh petugas untuk tidak berenang terlalu jauh, namun mereka tidak merespons. Tak lama kemudian, mereka panik karena terseret arus. Berkat kesigapan tim gabungan, seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” ujarnya.
Nandang kemudian mengimbau kepada seluruh wisatawan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di pantai dan selalu mematuhi arahan petugas untuk menghindari kejadian serupa.
"Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian bersama Balawista telah melakukan pengecekan lokasi dan berkoordinasi untuk meningkatkan pengawasan di area pantai. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan wisatawan serta mencegah insiden serupa di masa mendatang," tandasnya.