SUKABUMIUPDATE.com - Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya, pada Kamis (3/4/2025) sekira pukul 15.00 WIB, memicu terjadinya banjir dari luapan sungai kecil di sekitar ruas Jalan Nasional Cibangban-Bayah, tepatnya di Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok. Akibatnya, sejumlah kendaraan, terutama wisatawan dari arah Sawarna, Banten, terjebak kemacetan panjang di H+3 Lebaran.
Banjir berarus deras yang menerjang ruas jalan tersebut menyebabkan antrean kendaraan memanjang hingga ke Puncak Habibie, Desa Pasir Baru, Kecamatan Cisolok. Situasi ini membuat arus lalu lintas tersendat dan sulit dilalui.
Dian (28 tahun), salah seorang warga yang melintas, mengungkapkan bahwa air mulai meluap saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut. “Saya pulang dari Palabuhanratu, sempat terjebak, tapi masih bisa lewat karena airnya belum tinggi. Tidak lama kemudian hujan makin deras dan air makin meluap,” ujarnya.
Baca Juga: 2.442 Wisatawan Lokal hingga Turis Asing Kunjungi Geyser Cisolok Sukabumi di Libur Lebaran
Baca Juga: Sempat Lumpuh akibat Banjir, Arus Lalin Jalan Nasional di Cisolok Sukabumi Kembali Normal
Ia juga menambahkan bahwa kemacetan terjadi terutama di jalur kendaraan dari arah Banten.
“Itu antrean kendaraan dari arah Sawarna, sepertinya wisatawan yang hendak pulang. Mereka terjebak dan tidak bisa melintas,” ucapnya.
Sementara itu, Emul, warga Cisolok yang dihubungi terpisah, mengatakan bahwa kepadatan lalu lintas tak terhindarkan karena kendaraan dari dua arah bertemu di titik banjir.
“Macet dari kedua arah, baik dari Cisolok maupun dari Banten. Wisatawan yang hendak balik bersamaan dengan kendaraan dari arah Cisolok, jadi jalanan padat,” tuturnya.
Menurutnya, antrean kendaraan mencapai Puncak Habibie, meskipun air perlahan mulai surut. “Tadi saya lewat, airnya sudah agak surut, tapi tetap ramai oleh wisatawan,” pungkasnya.
Hingga berita ini tayang, hujan masih melanda kawasan Cisolok dan sekitarnya. Banjir masih menggenangi ruas jalan tersebut.