Klarifikasi Kades dan Sopir soal Ambulans yang Disetop Polisi di GT Parungkuda Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Rabu 02 Apr 2025, 10:28 WIB
Ambulans disetop polisi di GT Parungkuda Sukabumi karena diduga membawa wisatawan. (Sumber Foto: Satlantas Polres Sukabumi)

Ambulans disetop polisi di GT Parungkuda Sukabumi karena diduga membawa wisatawan. (Sumber Foto: Satlantas Polres Sukabumi)

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, angkat bicara terkait ambulans yang diberhentikan polisi di depan Gerbang Tol Bocimi Parungkuda karena diduga disalahgunakan untuk mengangkut warga berwisata pada Selasa 1 April 2025.

Kepala Desa (Kades) Kompa, Yulianti mengungkapkan bahwa ambulans itu bukan mengangkut wisatawan, melainkan membawa beberapa orang warga Desa Kompa yang hendak menjenguk anggota keluarga mereka di Lapas Warungkiara.

Meski begitu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak atas pelanggaran yang dilakukan oleh sopir ambulansnya tersebut.

“Saya Kepala Desa Kompa memohon maaf atas segala kesalahan dan pelanggaran yang dilakukan oleh staf kami yaitu sopir ambulans. Setelah saya klarifikasi ternyata beliau bukan mengantar untuk berwisata, tetapi untuk mengantar warga kami yang tidak mampu ke lapas karena memang keluarganya ada di lapas," ujar Yulianti dalam cuplikan video yang diterima sukabumiupdate.com, Rabu (2/4/2025).

Baca Juga: Polisi Setop Ambulans Diduga Bawa Wisatawan di GT Parungkuda Sukabumi

Yulianti juga menegaskan bahwa pihaknya telah memberikan teguran keras dan meminta sopir ambulans tersebut agar tidak lagi mengulangi hal serupa.

Sementara itu, Yuyu (47 tahun) sang sopir ambulans Desa Kompa mengakui bahwa dirinya memakai ambulans itu tanpa meminta izin kepada kades. Ia pun meminta maaf atas kejadian tersebut dan membuat video klarifikasi seperti Kepala Desa.

“Sebenarnya bukan untuk berwisata ke (pantai) Palabuhanratu, ini (untuk) mengantarkan ibu-ibu menjenguk anaknya ada di Lapas. Saya memohon maaf ke semua pihak," kata Yuyu dalam video klarifikasi yang dibuatnya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah ambulans dihentikan Polisi di depan Gerbang Tol Parungkuda, Kabupaten Sukabumi Selasa (1/4/2025) pagi atau hari kedua Lebaran. Saat itu, situasi arus lalu lintas tengah padat-padatnya dari arah Bogor menuju Sukabumi.

Dalam video yang beredar ambulans tersebut diketahui merupakan ambulans Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda M. Yanuar Fajar mengatakan, ambulans itu dihentikan karena melaju menyalakan sirine darurat dan mengambil jalur kanan untuk melambung melewati kendaraan lain.

“Informasinya, mereka mengaku hendak menjenguk orang sakit di RS Sekarwangi. Namun, dari penampilan para penumpang, terlihat seperti hendak berwisata,” ujar Fajar kepada awak media.

Petugas kemudian mengintruksikan ambulans tersebut untuk putar balik ke daerah asalnya, karena kendaraan darurat seperti ambulans hanya boleh digunakan dalam kondisi mendesak.

“Ambulans itu melaju di jalur kanan dengan sirine dan rotator menyala. Setelah dicek, ternyata tidak membawa pasien. Oleh karena itu, kami lakukan tindakan pemutaran arah,” jelasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini