SUKABUMIUPDATE.com - Nusa Putra University (NPU) menjadi tuan rumah pelepasan Kuliah Kerja Nyata Perguruan Tinggi Mandiri Gotong Royong Membangun Desa (KKN PTMGRMD) 2025. Lebih dari 70 peserta KKN dari sembilan perguruan tinggi di wilayah Cianjur dan Sukabumi dilepas langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum. pada Rabu, 26 Februari 2025, di Auditorium Nusa Putra University, Cisaat, Sukabumi.
Tema yang diusung dalam kegiatan KKN PTMGRMD adalah "Perguruan Tinggi Wilayah Cianjur & Sukabumi Serentak Bergerak, Bersinergi, dan Berkolaborasi, Membangun Desa untuk Bangkit, Maju, Mandiri & Berkelanjutan." Acara ini turut dihadiri oleh beberapa pimpinan daerah, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa di Cianjur dan Sukabumi, guna memberikan dukungan terhadap keberhasilan program ini.
Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., berharap KKN PTMGRMD menjadi jembatan bagi mahasiswa dalam menerapkan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Program ini diharapkan dapat membantu mahasiswa mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari, sehingga kehadiran mereka memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Cianjur dan Sukabumi.
Baca Juga: Antusias Tinggi! NPU Gelar Seleksi Beasiswa Bupati Sukabumi 2025, Diikuti 500 Peserta
“Kami berharap mahasiswa dan dosen dapat mengaplikasikan ilmunya, sehingga masyarakat merasakan dampaknya,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Kamis (27/2/2025).
Lebih lanjut, Dr. Kurniawan, S.T., M.Si., MM., selaku Ketua Umum KKN PTMGRMD 2025 sekaligus Rektor Nusa Putra University, mengungkapkan kebanggaannya terhadap mahasiswa yang berkontribusi di desa-desa tempat mereka mengabdi. Ia menekankan bahwa program ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
“Kami bangga, kegiatan ini luar biasa. Saya berharap para mahasiswa dapat berkontribusi positif di desa tempat pengabdian mereka,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari Universitas Surya Kancana, Aji Mulyana, berharap program KKN PTMGRMD 2025 dapat menjadi jembatan bagi masyarakat dalam memperoleh motivasi dan mendorong inovasi di berbagai bidang. Meski berasal dari kampus berbeda, para peserta tetap memiliki satu misi, yakni memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami ingin KKN ini memotivasi dan mendorong inovasi di masyarakat. Meskipun dari berbagai kampus, tujuan kami tetap sama,” ungkapnya.
Sidiq Permana, perwakilan peserta dari Nusa Putra University, mengungkapkan keinginannya untuk memahami kehidupan bermasyarakat serta dinamika yang ada di dalamnya. Ia juga menuturkan bahwa timnya telah melakukan survei dan analisis untuk mengidentifikasi berbagai kendala di desa lokasi KKN.
“Kami ingin belajar langsung dari masyarakat serta mencari solusi atas permasalahan yang ada di desa,” ujarnya.
Peserta lain, Giri Rangga dan Muhamad Faqih Rizki dari Universitas Muhammadiyah Sukabumi, menyatakan keinginan mereka untuk mengimplementasikan peran dan fungsi sebagai mahasiswa melalui pengabdian kepada masyarakat. “Sebagai mahasiswa, kami memiliki peran dan fungsi yang harus dijalankan. Kami ingin mengabdikan diri kepada masyarakat melalui program ini,” ujar mereka.
Pelepasan peserta KKN PTMGRMD 2025 di Nusa Putra University menjadi bukti nyata sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam upaya pembangunan desa. Dengan dukungan dari LLDIKTI Wilayah IV serta berbagai pihak, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan ilmu yang telah dipelajari demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui program ini, mereka tidak hanya berkontribusi dalam pengabdian, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga dalam memahami dan berinteraksi dengan lingkungan sosial. KKN PTMGRMD menjadi langkah konkret dalam mewujudkan gotong royong akademik untuk membangun desa yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan. (ADV)