Sudah Pernah DED, Warga 2 Kecamatan di Sukabumi Menanti Kepastian Pembangunan Jembatan Cibodas

Jumat 28 Februari 2025, 06:30 WIB
Jembatan Cibodas penghubung Kecamatan Curugkembar dan Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang

Jembatan Cibodas penghubung Kecamatan Curugkembar dan Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Kecamatan Curugkembar dan Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, masih menanti kepastian pembangunan jembatan Cibodas yang menghubungkan dua wilayah tersebut. Kondisi jembatan gantung tersebut yang semakin rapuh menjadi ancaman serius bagi keselamatan warga yang melintas setiap hari.

Jembatan gantung sepanjang 20 meter dengan lebar 1,5 meter ini membentang di atas Sungai Cibodas, menghubungkan Kampung Cimahi Desa Banjarsari Kecamatan Cidadap dan Kampung Sindangkerta Desa Curugkembar Kecamatan Curugkembar.

Dari informasi yang dihimpun, jembatan ini dibangun lebih dari 30 tahun lalu, dan telah mengalami kerusakan parah sejak 16 tahun terakhir. Deck atau lantai jembatan  yang lapuk serta tali gantung yang nyaris putus membuat warga harus bertaruh nyawa setiap kali melintasinya.

"Ini kayunya damparannya sudah beberapa kali diperbaiki oleh warga dengan gotong royong, tapi sudah rusak lagi, dan hari ini diperbaiki lagi, karena jelang bulan puasa pertama, banyak aktivitas warga lewat jembatan,"  ungkap Yandi Cahyadi, tokoh pemuda Kecamatan Cidadap, kepada sukabumiupdate.com, Kamis (27/2/2025).

Baca Juga: Jembatan Cinta Rampung, Warga Cimanggu Sukabumi Bersukacita dengan Ngubek Lauk

Baca Juga: Jembatan Cinta Rampung, Warga Cimanggu Sukabumi Bersukacita dengan Ngubek Lauk

Menurut Yandi harapan warga sempat muncul empat tahun lalu, tepatnya pada 16 April 2020, ketika pemerintah mengumumkan tender Detail Engineering Design (DED) jembatan Cibodas melalui LPSE. Saat itu, PT Arjasari Primaraya ditetapkan sebagai pemenang. Namun hingga kini, pembangunan jembatan permanen yang diharapkan warga tak kunjung terealisasi.

Warga semakin khawatir, karena jembatan ini merupakan akses utama menuju sekolah dan fasilitas kesehatan. Jika jembatan ini ambruk, mereka harus menempuh perjalanan puluhan kilometer melalui Kecamatan Sagaranten untuk mencapai tujuan yang biasanya dapat dijangkau dengan waktu singkat.

"Warga sudah lelah menunggu janji-janji yang tak kunjung ditepati. Kami hanya ingin jembatan yang aman dan layak, agar anak-anak kami bisa bersekolah dengan tenang," ujarnya.

Keluhan warga telah berulang kali disampaikan melalui media sosial dan media massa, lanjut Yandi, Pemdes Banjarsari dan Pemdes Curugkembar sudah beberapa kali mengajukan permohonan kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Namun hingga kini, belum ada kepastian kapan pembangunan akan dilaksanakan.

"Berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera merespons tuntutan warga dan merealisasikan pembangunan jembatan permanen.  Di tengah ketidakpastian ini, warga hanya bisa berharap agar pemerintah segera bertindak sebelum jembatan Cibodas benar-benar ambruk dan menelan korban jiwa," pungkas Yandi.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Entertainment28 Februari 2025, 12:30 WIB

Terbaru Rans Nusantara Hebat, Berikut Daftar Bisnis Raffi Ahmad yang Tutup

Raffi Ahmad merupakan salah satu artis Indonesia yang memiliki banyak sekali bisnis, mulai dari kuliner, fashion, olahraga, hingga entertainment. Bahkan, beberapa diantaranya dilakukan bersama sang istri, Nagita Slavina.
Terbaru Rans Nusantara Hebat, Berikut Daftar Bisnis Raffi Ahmad yang Tutup (Sumber : Instagram/@raffinagita1717)
Sukabumi28 Februari 2025, 12:09 WIB

Korban Melawan! Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di PN Sukabumi Berlanjut ke Jalur Hukum

Kuasa hukum korban akan membuat laporan resmi ke Polres Sukabumi Kota.
Situasi Gedung PN Sukabumi Kelas IB di Jalan Bhayangkara Kota Sukabumi pada Rabu (26/2/2025). | Foto: SU/Asep Awaludin
Bola28 Februari 2025, 12:00 WIB

Jadwal Persib Bandung Bulan Maret Liga 1 2024/2025, Target 3 Poin Lawan Persebaya?

Persib Bandung akan menjalani 3 laga di bulan Ramadan, mampukah Pangeran Biru sapu bersih Jadwal di bulan Maret ini?
Persib Bandung akan menjalani 3 laga di bulan Ramadan, mampukah Pangeran Biru sapu bersih Jadwal di bulan Maret ini? (Sumber : Instagram/@davidasilva14).
Nasional28 Februari 2025, 11:20 WIB

28 Februari Sidang Isbat Awal Ramadan, Pemantauan Hilal Ada di 125 Titik Termasuk Sukabumi

Sidang isbat akan digelar pukul 18.30 WIB setelah seminar pemantauan hilal.
Rukyatul Hilal awal Ramadan 1445 H/ 2024 M di Pusat Observasi Bulan atau POB Cibeas, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. | Foto: SU/Ilyas Supendi
Life28 Februari 2025, 11:00 WIB

5 Keutamaan Tadarus di Bulan Ramadan, Baca Al-Quran Sesuai Sunnah Rasulullah

Tadarus Al-Qur'an memiliki banyak keutamaan khususnya di bulan Ramadan,
Ilustrasi. Memahami Keutamaan Tadarus di Bulan Ramadan, Baca Al-Quran Sesuai Sunnah Rasulullah (Sumber : Freepik/@freepik)
Nasional28 Februari 2025, 10:20 WIB

Yamaha Musik Dikabarkan PHK 1.100 Karyawan, Kemnaker Ingatkan Kewajiban Perusahaan

Perusahaan wajib memenuhi hak pekerja yang di-PHK.
(Ilustrasi) PT Yamaha Musik Indonesia dikabarkan melakukan PHK. | Foto: Pixabay
Life28 Februari 2025, 10:09 WIB

Inilah 4 Waktu Mustajab untuk Berdoa di Bulan Ramadan

Bulan Ramadan merupakan bulan penuh berkah, di mana setiap amal ibadah yang dilakukan akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan di bulan ini adalah berdoa.
Ilustrasi Berdoa, Inilah 4 Waktu Mustajab untuk Berdoa di Bulan Ramadan (Sumber : Freepik/@jcomp)
Inspirasi28 Februari 2025, 10:00 WIB

Info Lowongan Kerja D3 Keperawatan, Penempatan Area Jabodetabek

Lowongan Kerja D3 Jurusan Keperawatan ini dibuka hingga 28 April 2025 mendatang.
Info Lowongan Kerja D3 Kesehatan, Penempatan Area Jabodetabek (Sumber : Freepik/@benzoix)
Food & Travel28 Februari 2025, 09:48 WIB

Fina Farm, Wisata Alam di Sukabumi yang Tawarkan Lanskap Bak Selandia Baru

Pengunjung dapat mencoba berbagai wahana seperti menunggang kuda.
Suasana Fina Farm di Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Dokumentasi Fina Farm
Sukabumi28 Februari 2025, 09:24 WIB

NPU Tuan Rumah Pelepasan KKN PTMGRMD 2025: Kolaborasi 9 Perguruan Tinggi dalam Pembangunan Desa

Program ini diharapkan dapat membantu mahasiswa mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari.
Pelepasan KKN PTMGRMD 2025 di NPU. | Foto: Istimewa