Cerita Pilu Keluarga Huni Rumah Reyot di Purabaya Sukabumi, Tak Kunjung Dapat Bantuan

Senin 25 November 2024, 09:27 WIB
Kondisi rumah Diwan Budiansyah yang reyod dan miring di Purabaya Sukabumi | Foto : Ragil Gilang

Kondisi rumah Diwan Budiansyah yang reyod dan miring di Purabaya Sukabumi | Foto : Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Cerita Diwan Budiansyah (35 tahun), menempati rumah panggung ukuran 5 X 6 meter, dengan kondisi rusak parah, di Kampung Muara RT 006/08 Desa Purabaya, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi.

Rumah tidak layak huni milik Diwan Budiansyah atau dipanggil Diwang mengalami kerusakan pada bagian atap dan dinding rumah yang terbuat dari kayu, serta bambu yang sudah lapuk.

Diwang menempati rumah tersebut bersama istri dan empat anaknya, yakni Alinka putri sulung saat ini duduk bangku kelas 1 SD, Awan  (5 tahun),  Almaira (3 tahun), Aliana (1 tahun).

Diwang sendiri untuk menenuhi kebutuhan keluarganya, hanya mengandalkan sebagai tukang parkir disebuah minimarket di Purabaya, dengan penghasilan tidak mentu.

"Kondisinya rumah mengalami rusak sudah hampir 2 tahun, diperparah dengan kondisi saat ini musim hujan. Atap genteng pada bocor, tiang kayu sudah rapuh dan miring, dinding dari bambu mengalami bolong bolong, sudah lapuk termakan usia," kata Diwang saat sukabumiupdate.com di rumahnya, Minggu (24/11/2024).

Baca Juga: Perbaikan Sekolah dan Rutilahu Jadi Prioritas Reses A Yamin di Sukabumi

Baca Juga: Sisihkan Gaji Pertama, Anggota DPRD Sukabumi F-PKB Akan Bangun Rumah Reyot Mak Enar

Diwang mengaku rumah tersebut dulu dibangunnya dengan keringat sendiri dengan kayu-kayu bekas. Saat ini kondisinya sudah rapuh, nyaris roboh karena tiang sudah miring.

"Bukan tidak ingin memperbaiki, akan tetapi keadaan ekonomi yang pas pasan. Penghasilan saya dari parkir hanya mampu untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, terkadang itu juga tidak mencukupi," ujarnya

"Kalau malam hari ditambah hujan, saya was was campur sedih, melihat mereka kedinginan, karena dinding dari anyaman bambu sudah lapuk dan bolong, apalagi kalau hujan besar diruangan tempat tidur dan lain nya basah karena bocor. Terkadang mengungsi kehalaman rumah tetangga," lirihnya.

Penghasilan dari jasa parkir yang didapatkan rata rata hanya Rp.30.000 sampai Rp. 40.000 sehari. "Tidak ada pekerjaan lain atau sampingan, hanya mengandalkan jadi tukang parkir dengan penghasilan tidak mentu, kalau tidak dapat duit, terpaksa utang dulu kewarung," jelasnya.

Diwang menyebut dari pemerintah desa setempat sempat datang untuk survei dan mengukur rumahnya. "Katanya mau diajukan program rutilahu atau bantuan lainnya, tetapi sampai saat ini belum ada kabarnya lagi," kata Diwang.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Purabaya, Suhendi Wijaya, mengatakan bahwa rumah milik Diwang sudah jauh jauh hari diusulkan ke Dinas Perkim.

"Tahun 2022 sudah diusulkan, bahkan sebelumnya juga menurut Sekdes sudah pernah diusulkan. Namun belum juga ada realisasai, karena kuota per tahun paling dapat 2 unit dari Perkim, padahal yang diusulkan mencapai puluhan unit, sekitar 50 unit, kemungkinan yang dapat adalah yang sangat urgen atau prioritas," jelasnya kepada sukabumiupdate.com, Senin (25/11/2024).

"Tahun ini juga dari Perkim dapat kuota 2 unit, dan 1 unit dari Baznas Kabupaten Sukabumi. Jadi pihak desa, hanya menerima nama-nama yang mendapatkan program Rutilahu dari dinas, dan melaksanakan sesuai nama penerima manfaat," imbuhnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Kecantikan22 Februari 2025, 22:34 WIB

5 Cara Ampuh Memperbaiki Kulit Berminyak yang Dehidrasi, Bisa di Coba di Rumah

Kulit berminyak yang mengalami dehidrasi mungkin disebabkan oleh kurangnya asupan air atau penggunaan produk perawatan kulit yang tidak tepat.
Ilustrasi cara memperbaiki kulit berminyak yang dehidrasi (Sumber: Freepik/@stockking)
Sukabumi22 Februari 2025, 22:32 WIB

Setelah Autopsi, Samson Sang Preman Simpenan Sukabumi Dimakamkan di TPU Pasir Pogor

Kematian Samson masih menyisakan tanda tanya besar bagi keluarga.
Jenazah Suherlan alias Samson (33 tahun) saat akan dimakamkan di TPU Pasir Pogor, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (22/2/2025). | Foto: SU/Ilyas Supendi
Kecantikan22 Februari 2025, 22:25 WIB

Kulit Berminyak dan Dehidrasi: Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dengan perawatan yang tepat, kulit berminyak yang dehidrasi dapat dikembalikan keseimbangannya. Ingat, hidrasi adalah kunci untuk kulit yang sehat dan bercahaya.
Ilustrasi kulit berminyak dan dehidrasi (Sumber:  Freepik/@KamranAydinov)
Nasional22 Februari 2025, 21:54 WIB

Diduga Dipecat Jadi Guru Pasca Kritik Polisi, Mendikdasmen Diminta Segera Bela Citra Sukatani

Guru merupakan warga negara yang dijamin hak-haknya.
Personel band punk Sukatani. | Foto: X/barengwarga
Life22 Februari 2025, 21:30 WIB

10 Cara Efektif Menghilangkan Noda Pewarna Rambut yang Menempel di Kulit

Mewarnai rambut tidak diragukan lagi merupakan salah satu cara termudah untuk mengubah penampilan. Namun, terkadang, betapapun kerasnya upaya untuk mencegahnya, warna rambut ini dapat meninggalkan bekas pada kulit.
Ilustrasi seorang wanita menggunakan pewarna rambut (Sumber: Freepik/@user18526052)
Sukabumi22 Februari 2025, 21:13 WIB

Tulang Tengkorak Terpotong, 4 Luka pada Wajah Warga Sukabumi yang Tewas di Tangan Adiknya

Tim dokter tidak melakukan tindakan autopsi terhadap jenazah Hendra.
Ketua tim dokter forensik RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi dr Nurul Aida Fathya saat dimintai keterangan oleh wartawan soal kematian Hendra (55 tahun) pada Sabtu (22/2/2025). | Foto: SU/Asep Awaludin
Sehat22 Februari 2025, 21:00 WIB

Panduan Lengkap Mengatasi Sakit Punggung: Penyebab, Cara Mengobati, dan Pencegahannya

Dengan memahami penyebab, pengobatan, dan langkah pencegahan, Anda dapat mengelola sakit punggung secara efektif dan mencegahnya mengganggu aktivitas harian.
Ilustrasi seseorang mengalami sakit punggung (Sumber: Freepik/@stefamerpik)
Sehat22 Februari 2025, 20:30 WIB

Panduan Aman Puasa Intermiten untuk Ibu Menyusui: 8 Tips dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Puasa intermiten dapat memberikan manfaat bagi ibu menyusui jika dilakukan dengan benar dan hati-hati. Namun, keamanan dan efektivitasnya bergantung pada kebutuhan tubuh masing-masing ibu dan respons bayi.
Ilustrasi panduan aman puasa intermiten untuk ibu menyusui (Sumber: Freepik/@freepik)
Life22 Februari 2025, 20:00 WIB

Amankah Mencoba Puasa Intermiten Saat Menyusui? Simak Ulasan Berikut

Sebelum mencoba puasa intermiten ini, penting untuk berkonsultasi dengan dokter agar proses menyusui tetap optimal dan kesehatan bayi tetap terjaga.
Amankah mencoba puasa intermiten saat menyusui? (Sumber: Freepik/@freepic.diller)
Musik22 Februari 2025, 20:00 WIB

Sapa Penggemar Pertama Kali, Harga Tiket NCT Wish Asia Tour Log di Jakarta

boygroup NCT Wish akan menyapa penggemar Indonesia untuk pertama kali sejak debut melalui Asia Tour yang bakal digelar pada 31 Mei 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.
Sapa Penggemar Pertama Kali, Harga Tiket NCT Wish Asia Tour Log di Jakarta (Sumber : Instagram/@nctwish_official)