Layanan Operasi RSUD di Sukabumi Dikeluhkan Pasien, Diduga Salah Pasang Selang

Senin 04 November 2024, 16:26 WIB
Selang yang dipasang pada tubuh pasien bernama Isop (50 tahun) di RSUD Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa

Selang yang dipasang pada tubuh pasien bernama Isop (50 tahun) di RSUD Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah keluarga asal Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan pelayanan RSUD Jampangkulon yang diduga melakukan kesalahan dalam pemasangan selang saat proses operasi paru-paru. Pasien dalam kejadian ini adalah perempuan bernama Isop (50 tahun).

Adapun keluhan itu disampaikan suami Isop yakni Asep Jeka melalui unggahan di status Facebook pribadinya pada Senin (4/11/2024). Asep mengatakan istrinya adalah peserta BPJS Kesehatan kelas III yang berbayar. Asep sendiri telah melunasi tunggakan dan denda layanan jaminan sosial ini hampir sekitar Rp 4,5 juta.

"Istri saya mengalami sesak napas. Setelah berobat ke dokter, tidak ada perkembangan. Makanya dibawa ke RSUD Jampangkulon pada 30 Oktober 2024," kata dia kepada sukabumiupdate.com, Senin.

Baca Juga: Pasien DBD Di RSUD Jampang Kulon Sukabumi Alami Peningkatan Kasus

Setibanya di RSUD Jampangkulon, Isop langsung dilayani di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Sementara Asep mengurus administrasi. Singkatnya, Isop dan Asep menerima penjelasan dari petugas bahwa harus dilakukan operasi karena paru-paru tidak berfungsi dengan baik. Persetujuan keluarga pun diperlukan sebagai syarat.

"Saya tanda tangan untuk dilakukan operasi, dipasang selang. Di RSUD Jampangkulon dirawat selama empat hari, tapi kondisinya tidak ada perkembangan sehingga dirujuk ke rumah sakit lain. Saya tanda tangan (lagi) menggunakan meterai untuk persetujuan dirujuk. Pada 2 November 2024 sekira pukul 23.00 WIB, berangkat ke RS Gunawan Cisarua (Rumah Sakit Paru Dr M Goenawan Partowidigdo). Setelah sampai di rumah sakit rujukan, 3 November 2024, kemudian dicek, di-USG, dan dibuka kembali operasiannya. Diketahui oleh dokter, ada kesalahan pasang selang sehingga tidak berfungsi. Sekarang sudah diganti selangnya. Kondisinya normal, bisa tidur," ujar Asep.

Menanggapi keluhan ini, Humas RSUD Jampangkulon Lia Desti mengaku belum dapat memberikan keterangan secara rinci. "Mohon maaf untuk sementara kami belum bisa menanggapi apa-apa, karena permasalahannya sedang kami telusuri lebih lanjut. Kami harus konfirmasi ke dokter yang menanganinya terlebih dahulu. Beliau masih tindakan operasi," kata dia.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Bola18 Januari 2025, 16:00 WIB

Prediksi Madura United vs Barito Putera: Duel Dua Tim Papan Bawah!

Madura United akan menjamu Barito Putera dalam lanjutan Liga 1 2024/2025 pekan ke-19 malam ini.
Madura United akan menjamu Barito Putera dalam lanjutan Liga 1 2024/2025 pekan ke-19 malam ini. (Sumber : Instagram).
Sukabumi18 Januari 2025, 15:45 WIB

Buruh dan Pelajar Collab Edarkan Hexymer-Tramadol di Sukabumi, Ditangkap saat Transaksi

Barang bukti yang disita adalah empat paket hexymer dan lima setrip tramadol.
Kedua terduga pelaku kasus obat keras terbatas yang ditangkap di Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (18/1/2025). | Foto: Polsek Sagaranten
Sukabumi18 Januari 2025, 15:23 WIB

Lindas Material Longsor, Truk Terguling di Jalan Nasional di Simpenan Sukabumi

Longsor ini sempat menutup Jalan Nasional Bagbagan-Kiara Dua.
Truk terguling di Jalan Nasional Bagbagan-Kiara Dua, tepatnya di Kampung Cisarakan, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (18/1/2025). | Foto: Istimewa
Inspirasi18 Januari 2025, 15:00 WIB

Lowongan Kerja Sukabumi Sebagai Cook Sushi, Cek Kualifikasinya Disini!

Apabila kamu tertarik dengan lowongan kerja ini, segera daftarkan diri sekarang juga!
Ilustrasi - Lowongan Kerja Sukabumi Sebagai Cook Sushi, Cek Kualifikasinya Disini! (Sumber : Freepik.com/@ASphotofamily)
Sukabumi18 Januari 2025, 14:58 WIB

Pengendara Terjebak Berjam-jam, Jalan Nasional di Simpenan Sukabumi Buka Tutup Pasca Longsor

Saat ini jalan sudah dibuka, tetapi dengan sistem buka tutup.
Antrean kendaraan di Jalan Nasional Bagbagan-Kiara Dua, tepatnya di Kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (18/1/2025). | Foto: Dokumen Pengendara
Sukabumi18 Januari 2025, 14:13 WIB

Pulihkan Ekosistem Pasca Bencana, Penanaman Pohon di DAS Sungai Cikaso Sukabumi

Kegiatan ini untuk mencegah bencana serupa di masa depan.
Penanaman pohon di DAS Cikaso, Desa Cibadak dan Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Dokumentasi Panitia
Food & Travel18 Januari 2025, 14:00 WIB

Menikmati Deburan Ombak di Pantai Karang Tawulan, Wisata Eksotis Mirip Tanah Lot di Tasikmalaya

Tersembunyi di wilayah selatan kabupaten, pantai Karang Tawulan menawarkan keindahan alam yang masih asri dan jauh dari hiruk pikuk kota.
Pantai Karang Tawulan adalah sebuah destinasi wisata pantai yang menarik di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. (Sumber : Instagram/@riskardr/@dadanwardana99).
Bola18 Januari 2025, 12:00 WIB

Prediksi PSM Makassar vs PSBS Biak di Liga 1: H2H, Susunan Pemain dan Skor

PSM Makassar vs PSBS Biak akan tersaji sore ini dalam lanjutan Liga 1 2024/2025.
PSM Makassar vs PSBS Biak akan tersaji sore ini dalam lanjutan Liga 1 2024/2025. (Sumber : Instagram/@psbsofficial/X/@psm_makassar).
Sukabumi18 Januari 2025, 11:57 WIB

Satpam Asal Sukabumi Tewas di Rumah Mewah Bogor, Keluarga Temukan Banyak Luka Serius

Korban sempat menghubungi istrinya melalui pesan singkat.
Rumah duka Septian (37 tahun) di Kampung Cibarengkok RW 01, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. | Foto: SU/Ilyas Supendi
Sukabumi18 Januari 2025, 11:36 WIB

Daftar SKPD dengan Aduan Terbanyak pada 2024, Menurut Data Diskominfo Kota Sukabumi

Pemerintah Kota Sukabumi menerima 106 aduan masyarakat sepanjang 2024.
Apel di Lapang Setda Balai Kota Sukabumi pada Senin (15/7/2024). | Foto: Dokpim Kota Sukabumi