Penjelasan Polisi Soal Lansia Tak Bernyawa di Pasar Harun Kabir Kota Sukabumi

Jumat 31 Mei 2024, 13:27 WIB
Proses evakuasi Mr X yang ditemukan meninggal di Pasar Jalan Harun Kabir Kota Sukabumi. Jumat (31/5/2024) | Foto : Ist

Proses evakuasi Mr X yang ditemukan meninggal di Pasar Jalan Harun Kabir Kota Sukabumi. Jumat (31/5/2024) | Foto : Ist

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang Kakek (sekitar 70 tahun) tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di area pasar Jalan Harun Kabir, Kota Sukabumi, Jumat (31/5/2024) sekira pukul 08:30 WIB. Peristiwa itu sempat membuat kaget para pengunjung pasar.

Kapolsek Cikole Mapolres Sukabumi Kota, Kompol Cepi Hermawan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya mengaku mendapat laporan warga, sesaat kemudian pihaknya langsung menuju tkp.

“Mendapatkan informasi dari masyarakat sekitar pukul 09.45 WIB, anggota langsung meluncur ke TKP,” ujar Cepi kepada sukabumiupdate.com.

Menurut Cepi, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, Mr x tiba-tiba terjatuh saat berjalan kaki di trotoar Jalan Harun Kabir Kota Sukabumi.

“Kejadian bapak-bapak jatuh pada saat jalan kaki dan langsung meninggal, kita sudah upayakan di bawa ke RS Bunut tapi sudah meninggal dan sementara belum kita dapatkan informasinya (penyebab kematian),” kata dia.

Baca Juga: Sayangi Tubuh! Inilah 7 Alasan Mengapa Tidak Boleh Makan Mie Instan Setiap Hari

Sementara itu, Rafi Muhamad Agung (25 tahun) selaku saksi kejadian mengatakan jika sebelumnya ia melihat Mr X berjalan dari arah pintu rel kereta api menuju arah Citymall.

“Pertama saya lihat itu dia (Mr x) jalan dari bawah ke atas, cuman pas di sini dia sempet nyender dulu di tiang ini (PJU) tiba-tiba jatuh gitu kearah belakang (dalam posisi berdiri),” ujar Rafi.

Saat itu, saksi mengaku sempat menolong Mr x dan memberinya kayu putih namun tidak ada respon sama sekali hingga akhirnya saksi meminta tolong kepada petugas Satpol PP yang sedang berjaga di sekitar lokasi.

“Sempet ditolong, cuman nggak respon, langsung minta tolong ke Satpol PP kebetulan lagi ada Satpol PP di situ, nggak lama Polisi datang dan dibawa ke rumah sakit,” pungkasnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Gadget18 Januari 2025, 20:00 WIB

Spesifikasi HP Oppo Reno 13 yang Dibekali CPU Mediatek Dimensity 8350 dengan RAM 12 GB

Oppo Reno 13 hadir sebagai salah satu seri Reno terbaru yang menawarkan desain elegan, performa tinggi, dan fitur-fitur menarik lainnya.
Oppo Reno 13 hadir sebagai salah satu seri Reno terbaru yang menawarkan desain elegan, performa tinggi, dan fitur-fitur menarik lainnya. (Sumber : oppo.com).
Keuangan18 Januari 2025, 19:54 WIB

Jelantah Bisa Jadi Rupiah, Begini Cara Jual Minyak Goreng Bekas Ke Pertamina Rp 6000 / Liter

Minyak jelantah yang biasanya dibuang, kini bisa menjadi rupiah, dengan cara dijual ke Pertamina. Untuk apa Pertamina mengumpulkan minyak jelantah dan bagaimana cara menjualnya ke Petamina?
Cara jual jelantah ke Pertamina | Foto : Dok. Pertamina
Sukabumi18 Januari 2025, 18:29 WIB

Dinkes Apresiasi Operasi Katarak Gratis Polres Sukabumi, Sasar 200 Pasien

Ratusan pasien mengidap katarak melaksanakan oprasi di Mako polres Sukabumi yang berada di raya Jajaway, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (18/1/2025).
Puluhan pasien sedang antri untuk melaksanakan oprasi katarak di Mako Polres Sukabumi, Minggu (18/1/2024)  |  Foto : Ilyas Supendi
Life18 Januari 2025, 18:00 WIB

Amalkan Doa Ini Insya Allah Rezeki datang dari Segala Penjuru!

Membaca doa rezeki adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon rezeki yang halal dan berkah.
Ilustrasi berdoa - Membaca doa rezeki adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon rezeki yang halal dan berkah.(Sumber : Foto: Pixabay.com)
Sukabumi18 Januari 2025, 17:55 WIB

Sidak Peternakan Sapi Tak Berizin Di Cicurug, Ini Arahan DPMPTSP Sukabumi

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi melakukan inspeksi ke eks gedung garmen yang kini digunakan sebagai ternak sapi di Kampung Nangklak, RT 06/06, Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug
DPMPTSP Kabupaten Sukabumi inspeksi ke eks gedung garmen yang kini digunakan sebagai kandang sapi di Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Sabtu (18/1/2025) | Foto : Istimewa
Sukabumi18 Januari 2025, 17:34 WIB

Terdampak Gempa Magnitudo 4,3, Tembok Rumah Warga Ambruk Di Loji Sukabumi

Satu unit rumah warga di Kampung Babakan, RT 014/RW 010, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang terjadi pada Sabtu (18/1/2025).
Tembok rumah warga ambruk di Loji Sukabumi, akibat diguncang gempa magnitudo 4,3  | Foto : Ilyas
Sukabumi18 Januari 2025, 17:07 WIB

Longsor Gerus Rumpun Bambu, Satu Rumah Warga Di Benda Sukabumi Terdampak

Longsor terjadi di Kampung Bangkongreang RT 1/4, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (18/1/2025) sekitar pukul 05.00 WIB
Longsor timpa teras rumah warga di Benda Cicurug Sukabumi | Foto : P2BK Cicurug
Musik18 Januari 2025, 17:00 WIB

Lirik Lagu ‘Mengapa Harus Shin Tae Yong’ - Icha Yolanda dan Om Nirwana

Lagu ‘Mengapa Harus Shin Tae Yong’ yang dipopulerkan Icha Yolanda dan Om Nirwana kini sedang viral.
Lagu ‘Mengapa Harus Shin Tae Yong’ yang dipopulerkan Icha Yolanda dan Om Nirwana kini sedang viral. (Sumber : Screenshot YouTube/ iYon Nirwana).
Bola18 Januari 2025, 16:00 WIB

Prediksi Madura United vs Barito Putera: Duel Dua Tim Papan Bawah!

Madura United akan menjamu Barito Putera dalam lanjutan Liga 1 2024/2025 pekan ke-19 malam ini.
Madura United akan menjamu Barito Putera dalam lanjutan Liga 1 2024/2025 pekan ke-19 malam ini. (Sumber : Instagram).
Sukabumi18 Januari 2025, 15:45 WIB

Buruh dan Pelajar Collab Edarkan Hexymer-Tramadol di Sukabumi, Ditangkap saat Transaksi

Barang bukti yang disita adalah empat paket hexymer dan lima setrip tramadol.
Kedua terduga pelaku kasus obat keras terbatas yang ditangkap di Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (18/1/2025). | Foto: Polsek Sagaranten