2 Hari Pencarian, Anak Hanyut di Sungai Cicatih Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia

Selasa 28 Mei 2024, 10:51 WIB
Tim SAR evakuasi jenazah anak yang hanyut dan meninggal di Sungai Cicatih Sukabumi | Foto : Ist

Tim SAR evakuasi jenazah anak yang hanyut dan meninggal di Sungai Cicatih Sukabumi | Foto : Ist

SUKABUMIUPDATE.com - Pencarian satu anak yang hanyut dan hilang di sungai Cicatih Sukabumi akhirnya membuahkan hasil. Korban di temukan mengambang dan dalam keadaan meninggal dunia, Selasa (28/5/2024), pagi ini.

Jasad korban ditemukan oleh tim SAR gabungan berdasarkan informasi dari masyarakat yang melihatnya di bantaran sungai Cicatih tepatnya di Leuwi Layung Sari, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

“Korban akhirnya kami temukan sekitar pukul 07.30 WIB pagi ini pada radius sekitar 5 KM dari lokasi kejadian, kemudian jasad korban kita evakuasi menuju RSUD Sekar Wangi untuk proses selanjutnya dan kita serahkan kepada pihak keluarga.” kata Suryo Adianto, Koordinator Pos SAR Sukabumi.

Sebelumnya Upaya pencarian dilanjutkan oleh tim SAR gabungan dengan membagi empat area pencarian, dimana tim pertama melakukan upaya penyisiran menggunakan perahu rafting di sepanjang aliran sungai Cicatih hingga radius kurang lebih 5 KM dari lokasi kejadian.

Tim kedua melakukan upaya pencarian dengan menyisir jalur darat hingga radius 7 KM, kemudian tim ketiga melakukan upaya pencarian dengan menggunakan alat pendeteksi objek di bawah permukaan air, Aqua Eye, hingga radius 500 meter dari lokasi kejadian.

Baca Juga: Pencarian Anak Hanyut di Sungai Cicatih Sukabumi Masih Nihil, Arus Deras Jadi Kendala

Dan tim keempat melakukan upaya pencarian menggunakan drone thermal hingga radius 200 meter dari lokasi kejadian.

Puluhan personil SAR gabungan dikerahkan dalam upaya pencarian terhadap petugas diantaranya terdiri dari Pos SAR Sukabumi, BPBD Kab.Sukabumi, Koramil Cibadak, Polsek Cibadak, Kecamatan Cibadak, Satpol PP Cibadak, Desa Tenjo Jaya, Pramuka Peduli Kab.Sukabumi, Damkar Cibadak, SARDA Kab.Sukabumi, Kroscek Radio, Karang Taruna Cibadak, Banser, IEA Sukabumi, CIC, SAR Khatulistiwa, P2BK Cibadak, Relawan PKS, Otter, Catatan Cakrawala, SEHATI, Relawan DOA, Exalos, dan masyarakat.

Diketahui korban yang bernama Satria Jibran Destiawan Saputra (14) tenggelam ketika sedang berenang bersama rekan-rekannya kemudian hanyut dan terseret arus sungai Cicatih pada minggu (26/5) sekitar pukul 12.30 WIB di Desa Tenjo Jaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Sumber : Humas Basarnas Jakarta

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Food & Travel22 November 2024, 09:00 WIB

Resep Scrambled Egg Toast, Roti Panggang Telur Creamy yang Simpel Dibuat

Scrambled Egg Toast sangat populer sebagai menu sarapan karena praktis, lezat, dan kaya protein.
Ilustrasi. Scramble Egg Toast. (Sumber : Freepik/Timolina)
Sukabumi22 November 2024, 08:36 WIB

Pohon Duku 12 Meter Tumbang Rusak Rumah Warga Nagrak Sukabumi

Dampak hujan deras, pohon duku setinggi 12 meter tumbang rusak rumah warga di Nagrak Sukabumi.
Kondisi rumah yang tertimpa pohon duku tumbang di Desa Pawenang, Nagrak Sukabumi, Kamis, 21 November 2024 | Foto : P2BK Nagrak
Sehat22 November 2024, 08:00 WIB

13 Manfaat Petai untuk Kesehatan: Kunci Jantung Sehat dan Tubuh Bugar

Meski sering dikeluhkan karena baunya yang menyengat, petai ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Apa saja manfaatnya? Yuk, simak penjelasannya!
Ilustrasi manfaat petai untuk kesehatan (Sumber : pexels.com/@STUDIO LIMA)
Sukabumi22 November 2024, 07:56 WIB

Sekda Ade Suryaman Hadiri Rapat Banggar DPRD Sukabumi

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menghadiri Rapat Kerja Gabungan Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Sukabumi
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman dan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali | Foto : Dokpim
Sukabumi Memilih22 November 2024, 06:55 WIB

Adu Kekayaan Pasangan Cabup Cawabup Sukabumi, Siapa Paling Kaya?

Pilkada 2024 di Kabupaten Sukabumi akan diikuti oleh dua pasangan calon, mereka adalah Iyos Somantri - Zainul yang diusulkan oleh koalisi 11 partai politik dan Asep Japar - Andreas yang diusulkan oleh koalisi 5 partai politik.
Pasangan calon Pilkada Kabupaten Sukabumi: Iyos Somantri-Zainul dan Asep Japar-Andreas | Foto : sukabumiupdate
Science22 November 2024, 06:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 22 November 2024, Siang Hari Turun Hujan

Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca hujan ringan dan berawan pada 22 November 2024.
Ilustrasi Hujan. Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca hujan ringan dan berawan pada 22 November 2024. (Sumber : Pixabay)
Sukabumi Memilih21 November 2024, 22:29 WIB

Dukungan Istri, Dibalik Optimisme Asep Japar Menjemput Kemenangan Pilkada Sukabumi

Asep Japar, calon bupati Sukabumi nomor urut 2, melangkah dengan penuh semangat dalam menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Sukabumi
Asep Japar dan istri | Foto : Sukabumiupdate
Sehat21 November 2024, 21:00 WIB

7 Penyebab Gagal Jantung Sisi Kiri : Simak Diagnosis dan Cara Penanganannya

Gagal jantung sisi kiri terjadi ketika ventrikel kiri jantung tidak bisa memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh.
Ilustrasi gagal jantung sebelah kiri (Sumber : Freepik/@wayhomestudio)
Jawa Barat21 November 2024, 20:40 WIB

Gempa Beruntun Guncang Cianjur, Sejumlah Gedung Sekolah Dilaporkan Rusak

Gempa tektonik terjadi secara beruntun, Kamis 21 November 2024. Warga yang merasakan getaran gempa itu pun terbatas wilayahnya yaitu Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Gempabumi Cianjur, Kamis (21/11/2024) | Foto : Pixabay
Sukabumi21 November 2024, 20:18 WIB

Sempat Tertutup Longsor, Akses Ke Pondok Halimun dan Goalpara Sukabumi Kembali Normal

Dua bencana longsor terjadi dampak hujan deras di Kabupaten Sukabumi. Longsor dan pohon bambu tumbang di jalan menuju wisata Pondok Halimun di Kecamatan Sukabumi, dan longsor di jalan Cisarua - Goalpara, Kecamatan Sukaraja.
Longsor di Jalan Pondok Halimun, Kecamatan Sukabumi | Foto : Istimewa