PLN UP3 Sukabumi Bersama YBM PLN Berikan Bantuan Gerobak Cahaya di Desa Cipetir

Minggu 31 Maret 2024, 11:49 WIB
PLN Sukabumi dan YBM PLN menyerahkan bantuan "Gerobak Cahaya" dan modal usaha individu kepada para pejuang ekonomi di Desa Cipetir, Sukabumi | Foto : dok.PLN

PLN Sukabumi dan YBM PLN menyerahkan bantuan "Gerobak Cahaya" dan modal usaha individu kepada para pejuang ekonomi di Desa Cipetir, Sukabumi | Foto : dok.PLN

SUKABUMIUPDATE.com - Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Sukabumi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan menyerahkan bantuan "Gerobak Cahaya" dan modal usaha individu kepada para pejuang ekonomi di Desa Cipetir, Sukabumi. Sebanyak 5 gerobak diserahkan serta total bantuan modal usaha senilai Rp. 14.300.000 kepada para penerima manfaat.

Program Gerobak Cahaya merupakan salah satu perwujudan dari misi YBM PLN untuk memberikan informasi, pembelajaran, pemberdayaan, dan pembinaan kepada mustahik dan masyarakat luas. Program tersebut bertujuan untuk memberikan bantuan kepada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terkendala sarana prasarana untuk berjualan.

Gerobak Cahaya merupakan bagian dari program bantuan yang diberikan oleh YBM PLN untuk membantu masyarakat yang tidak mampu dalam memulai atau mengembangkan usaha dagang mereka. Selain gerobak, para penerima bantuan juga diberikan modal usaha guna mendukung pengembangan usaha mereka.

Salah satu penerima manfaat yaitu Bapak Wildan adalah seorang disabilitas yang walaupun dengan keterbatasannya tetapi tetap berusaha berdagang untuk bangkit. Berikut dengan Bapak Dadang dan Ibu Sariyah yang sudah menginjak usia lanjut usia tetapi daya juang berdagangnya masih tinggi.

Baca Juga: PLN Borong 12 Penghargaan dari Menteri BUMN di Ajang BCOMSS 2024

Baca Juga: Ayep Zaki Gelar Buka Puasa Bersama Lintas Partai Bangun Sukabumi Lebih Baik

“Bantuan 'Gerobak Cahaya' ini merupakan bentuk dukungan YBM PLN yang selalu mengambil peran dalam pemberdayaan ekonomi di masyarakat. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat," ucap Yuniar Budi Satrio, Manager PLN UP3 Sukabumi.

Menurutnya, program "Gerobak Cahaya" tersebut juga menjadi bukti nyata bahwa YBM PLN tidak hanya bergerak pada pemberian bantuan semata, tetapi juga memberikan dorongan untuk pengembangan usaha dan pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Sementara itu General Manager PLN UID Jabar, Susiana Mutia mengungkapkan dukungannya terhadap penyaluran bantuan YBM ini. Hal ini merupakan bentuk kepedulian PLN kepada masyarakat khususnya pelaku UMKM di Sukabumi.

Semoga dengan adanya bantuan modal usaha dan gerobak cahaya ini menjadi estafet kebaikan untuk kegiatan di Desa Cahaya Cipetir, Sukabumi. Sehingga PLN tidak hanya berperan sebagai perusahaan penyedia listrik, namun juga dapat bermanfaat untuk masyarakat, tutupnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sehat22 Februari 2025, 20:30 WIB

Panduan Aman Puasa Intermiten untuk Ibu Menyusui: 8 Tips dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Puasa intermiten dapat memberikan manfaat bagi ibu menyusui jika dilakukan dengan benar dan hati-hati. Namun, keamanan dan efektivitasnya bergantung pada kebutuhan tubuh masing-masing ibu dan respons bayi.
Ilustrasi panduan aman puasa intermiten untuk ibu menyusui (Sumber: Freepik/@freepik)
Life22 Februari 2025, 20:00 WIB

Amankah Mencoba Puasa Intermiten Saat Menyusui? Simak Ulasan Berikut

Sebelum mencoba puasa intermiten ini, penting untuk berkonsultasi dengan dokter agar proses menyusui tetap optimal dan kesehatan bayi tetap terjaga.
Amankah mencoba puasa intermiten saat menyusui? (Sumber: Freepik/@freepic.diller)
Musik22 Februari 2025, 20:00 WIB

Sapa Penggemar Pertama Kali, Harga Tiket NCT Wish Asia Tour Log di Jakarta

boygroup NCT Wish akan menyapa penggemar Indonesia untuk pertama kali sejak debut melalui Asia Tour yang bakal digelar pada 31 Mei 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.
Sapa Penggemar Pertama Kali, Harga Tiket NCT Wish Asia Tour Log di Jakarta (Sumber : Instagram/@nctwish_official)
Sehat22 Februari 2025, 19:30 WIB

Mengenal Maskne: Ketahui Penyebab dan 7 Masalah Kulit Akibat Penggunaan Masker

Maskne adalah masalah kulit yang umum terjadi akibat penggunaan masker secara terus-menerus.
Ilustrasi berbagai permasalahan kulit akibat penggunaan masker wajah (Sumber: Freepik/@freepik)
Sehat22 Februari 2025, 19:10 WIB

Mengenal Maskne: Siapa yang Lebih Berisiko dan 5 Cara Efektif Mengatasinya

Maskne adalah tantangan kulit yang bisa dialami siapa saja, tetapi dengan perawatan yang tepat, masalah ini dapat dikelola.
Ilustrasi cara efektif mengatasi maskne (Sumber: Freepik/@rawpixel.com)
Film22 Februari 2025, 19:00 WIB

Dipenuhi Genre Aksi, 8 Drama Korea Baru yang Tayang di Disney+ pada 2025

Platform Disney+ Hotstar telah resmi mengumumkan daftar drama korea terbaru yang bakal tayang selama tahun 2025. Bahkan, beberapa di antaranya akan segera tayang.
Dipenuhi Genre Aksi, 8 Drama Korea Baru yang Tayang di Disney+ pada 2025 (Sumber : Instagram/@disneypluskr)
Sukabumi22 Februari 2025, 18:52 WIB

Momen Langka Keakraban Dua Kepala Daerah Sukabumi Disorot Aktivis, Beri Catatan Soal Kolaborasi

Ayep Zaki mengaku ia bersama Asep Japar hanya melangsungkan obrolan ringan.
Bupati Sukabumi Asep Japar dan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki. | Foto: Istimewa
Sehat22 Februari 2025, 18:50 WIB

6 Tips Mudah Perawatan Kulit untuk Menghindari Maskne

Maskne mungkin menjadi tantangan baru dalam perawatan kulit, tetapi dengan kebiasaan yang benar, Anda bisa mencegahnya. Pilih masker yang nyaman, jaga kebersihan masker, dan berikan waktu bagi kulit untuk beristirahat.
Ilustrasi tips mudah merawat kulit untuk menghindari maskne (Sumber: Freepik/@diana.grytsky)
Sukabumi22 Februari 2025, 18:44 WIB

Motif Warisan Muncul di Balik Pembunuhan Tragis Kakak oleh Adik di Sukabumi

F menghabisi nyawa kakaknya menggunakan pedang jenis samurai katana.
Keranda jenazah Hendra (55 tahun) di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi. | Foto: SU/Asep Awaludin
Nasional22 Februari 2025, 18:29 WIB

Diperiksa Propam, 4 Polisi Diduga Menekan Band Sukatani untuk Tarik Lagu Kritik

Polda Jawa Tengah memeriksa empat polisi yang diduga menekan Band Sukatani hingga menarik lagu kritik mereka, Bayar, Bayar, Bayar. Polri membantah intervensi, sementara publik menyoroti kebebasan berekspresi.
Band Sukatani saat tampil di atas panggung, dikenal dengan gaya bermusik punk dan kritik sosial dalam lirik lagunya. (Sumber : Instagram/@sukatani.band)