Bakin Effendi, Guru Honorer Berusia 57 Tahun Berharap Lolos PPPK Sukabumi 2023

Jumat 01 Desember 2023, 22:49 WIB
Bakin Efendi, 20 tahun menjadi guru PAI honorer di SDN Durajaya Curugkembar Kabupaten Sukabumi | Foto : Sy

Bakin Efendi, 20 tahun menjadi guru PAI honorer di SDN Durajaya Curugkembar Kabupaten Sukabumi | Foto : Sy

SUKABUMIUPDATE.com -  Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Kabupaten Sukabumi telah diselenggarakan di Bandung, pada Minggu, 19 November 2023 lalu.

Dari informasi yang dihimpun sukabumiupdate.com, Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Kabupaten Sukabumi diikuti sebanyak 971 orang. Sedangkan formasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang diperebutkan sebanyak 90 orang.

Dari sejumlah peserta seleksi, ada kisah mengharukan dari perjuangan seorang honorer untuk menjadi ASN PPPK. Ia adalah Bakin Effendi, seorang guru honorer Pendidikan Agama Islam di SDN Durajaya, Tanjungsari, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: Rakor Pengawasan Logistik, Panwaslu Waluran Sukabumi Pastikan Kesiapan Pemilu 2024

Saat dikonfirmasi, Bakin Effendi yang merupakan warga Kampung Sindangkerta Desa Curugkembar Kecamatan Curugkembar Kabupaten Sukabumi mengaku sudah mengabdi menjadi guru honorer selama 20 tahun lebih, mulai mengajar sejak 1 Juli 2003 di SD Durajaya sebagai guru Pendidikan Agama Islam. 

Pria kelahiran tahun 1966 (57 tahun) itu mengungkapkan bahwa ia selalu mengikuti setiap kesempatan yang diperuntukan bagi guru honorer untuk meningkatkan status, baik melalui sertifikasi maupun seleksi lainnya termasuk PPPK ini.

Menurutnya, hingga kini, tercatat sudah 3 kali mengikuti tes seleksi, tapi selalu gagal. Dan ia berharap seleksi kali ini, yang merupakan keempat kalinya, tidak gagal lagi. Mengingat di usia yang sudah senja, masa pengabdian untuk mengajar pun tersisa hanya tinggal beberapa tahun lagi. 

Baca Juga: Serap Aspirasi Warga Dapil IV Sukabumi, Heri Antoni Gelar Reses di 6 Titik

Perjuang berat guru honorer PAI lolos PPPK

Dikonfirmasi terpisah, Ketua GPAIH Kabupaten Sukabumi, Iwa Kartiwa membenarkan banyak para guru honorer PAI yang hari ini berjuang mengikuti seleksi PPPK. Bahkan diantaranya banyak yang sudah berusia senja dan harus bersaing dengan guru-guru muda dengan menggunakan fasilitas komputer.

Menurut Iwa, guru honorer memang masih bisa mengikuti seleksi PPPK dengan syarat batas maksimum 2 tahun sebelum masa pensiun.

Namun, lebih jauh, Iwa menilai ada ketimpangan dalam seleksi PPPK guru PAI tahun ini adalah salah satunya mengenai peserta tes untuk formasi guru PAI yang notabene bukan guru PAI, dan dalam kesehariannya tidak pernah mengajar Mata Pelajaran PAI, tapi bisa ikut tes PPPK lowongan untuk mengisi lowongan guru PAI, dengan menggunakan ijazah S.Pd.I.

Padahal jelas di dapodik yang bersangkutan bukan lah guru PAI. Sehingga dengan mekanisme ini justru akan menimbulkan permasalahan baru manakala di satu sekolah sudah ada guru honorer PAI dan ada honorer guru kelas atau guru Mapel lainnya yang ijazahnya PAI.

Dan kalau lulus yang bukan guru PAI, karena sistem perangkingan maka bisa dibayangkan yang terjadi adalah guru PAI yang real setiap hari mengajar PAI tergeser posisinya oleh guru kelas yang lulus dan berijazah PAI.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Kecantikan22 Februari 2025, 22:34 WIB

5 Cara Ampuh Memperbaiki Kulit Berminyak yang Dehidrasi, Bisa di Coba di Rumah

Kulit berminyak yang mengalami dehidrasi mungkin disebabkan oleh kurangnya asupan air atau penggunaan produk perawatan kulit yang tidak tepat.
Ilustrasi cara memperbaiki kulit berminyak yang dehidrasi (Sumber: Freepik/@stockking)
Sukabumi22 Februari 2025, 22:32 WIB

Setelah Autopsi, Samson Sang Preman Simpenan Sukabumi Dimakamkan di TPU Pasir Pogor

Kematian Samson masih menyisakan tanda tanya besar bagi keluarga.
Jenazah Suherlan alias Samson (33 tahun) saat akan dimakamkan di TPU Pasir Pogor, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (22/2/2025). | Foto: SU/Ilyas Supendi
Kecantikan22 Februari 2025, 22:25 WIB

Kulit Berminyak dan Dehidrasi: Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dengan perawatan yang tepat, kulit berminyak yang dehidrasi dapat dikembalikan keseimbangannya. Ingat, hidrasi adalah kunci untuk kulit yang sehat dan bercahaya.
Ilustrasi kulit berminyak dan dehidrasi (Sumber:  Freepik/@KamranAydinov)
Nasional22 Februari 2025, 21:54 WIB

Diduga Dipecat Jadi Guru Pasca Kritik Polisi, Mendikdasmen Diminta Segera Bela Citra Sukatani

Guru merupakan warga negara yang dijamin hak-haknya.
Personel band punk Sukatani. | Foto: X/barengwarga
Life22 Februari 2025, 21:30 WIB

10 Cara Efektif Menghilangkan Noda Pewarna Rambut yang Menempel di Kulit

Mewarnai rambut tidak diragukan lagi merupakan salah satu cara termudah untuk mengubah penampilan. Namun, terkadang, betapapun kerasnya upaya untuk mencegahnya, warna rambut ini dapat meninggalkan bekas pada kulit.
Ilustrasi seorang wanita menggunakan pewarna rambut (Sumber: Freepik/@user18526052)
Sukabumi22 Februari 2025, 21:13 WIB

Tulang Tengkorak Terpotong, 4 Luka pada Wajah Warga Sukabumi yang Tewas di Tangan Adiknya

Tim dokter tidak melakukan tindakan autopsi terhadap jenazah Hendra.
Ketua tim dokter forensik RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi dr Nurul Aida Fathya saat dimintai keterangan oleh wartawan soal kematian Hendra (55 tahun) pada Sabtu (22/2/2025). | Foto: SU/Asep Awaludin
Sehat22 Februari 2025, 21:00 WIB

Panduan Lengkap Mengatasi Sakit Punggung: Penyebab, Cara Mengobati, dan Pencegahannya

Dengan memahami penyebab, pengobatan, dan langkah pencegahan, Anda dapat mengelola sakit punggung secara efektif dan mencegahnya mengganggu aktivitas harian.
Ilustrasi seseorang mengalami sakit punggung (Sumber: Freepik/@stefamerpik)
Sehat22 Februari 2025, 20:30 WIB

Panduan Aman Puasa Intermiten untuk Ibu Menyusui: 8 Tips dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Puasa intermiten dapat memberikan manfaat bagi ibu menyusui jika dilakukan dengan benar dan hati-hati. Namun, keamanan dan efektivitasnya bergantung pada kebutuhan tubuh masing-masing ibu dan respons bayi.
Ilustrasi panduan aman puasa intermiten untuk ibu menyusui (Sumber: Freepik/@freepik)
Life22 Februari 2025, 20:00 WIB

Amankah Mencoba Puasa Intermiten Saat Menyusui? Simak Ulasan Berikut

Sebelum mencoba puasa intermiten ini, penting untuk berkonsultasi dengan dokter agar proses menyusui tetap optimal dan kesehatan bayi tetap terjaga.
Amankah mencoba puasa intermiten saat menyusui? (Sumber: Freepik/@freepic.diller)
Musik22 Februari 2025, 20:00 WIB

Sapa Penggemar Pertama Kali, Harga Tiket NCT Wish Asia Tour Log di Jakarta

boygroup NCT Wish akan menyapa penggemar Indonesia untuk pertama kali sejak debut melalui Asia Tour yang bakal digelar pada 31 Mei 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.
Sapa Penggemar Pertama Kali, Harga Tiket NCT Wish Asia Tour Log di Jakarta (Sumber : Instagram/@nctwish_official)