Penambang Ciemas Sukabumi Curhat Masalah Izin Ke Eros Djarot

Senin 10 Juli 2023, 18:39 WIB
Anggota Reformasi Hukum, Eros Dajrot saat bertemu dengan penambang emas Sukabumi | Foto : Ragil Gilang

Anggota Reformasi Hukum, Eros Dajrot saat bertemu dengan penambang emas Sukabumi | Foto : Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Seniman sekaligus anggota Kelompok Kerja Reformasi Hukum Sektor Agraria dan Sumber Daya Alam pada Percepatan Reformasi Hukum, Eros Djarot temui para penambang atau Gurandil Pajampangan bertempat di Kampung Mekarasih, Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Senin (10/7/2023).

Kehadiran Eros Djarot di Ciemas merupakan respon atas munculnya pengajuan perizinan peruntukan lahan dari para warga penambang. Eros Djarot dijadwalkan akan melakukan peninanjuan lokasi pengajuan blok tambang rakyat, di Blok Cibuluh petak 103 B, akan tetapi dibatalkan.

Para penambang yang hadir dalam pertemuan tersebut, menyampaikan aspirasinya terkait proses perizinan sangat sulit.

"Untuk membuat izin pertambangan sangat sulit. Kami ingin pertambangan rakyat ini secepatnya dilegalkan, dan kami memohon dengan sangat karena ini berkaitan dengan kelangsungan hidup. Kasihan pak anak kami, jangan melanjutkan sekolah, untuk makan sehari-hari saja kami sulit. Kalau bisa mulai besok, kami sudah diberikan izin untuk memulai aktivitas pertambangan," jelas Ace menyampaikan aspirasinya kepada Eros Djarot yang sengaja hadir untuk menampung keinginan penambang.

Ketua Koperasi Ratu Jaya Perkasa, Maemunah menyampaikan bahwa pihaknya mengajukan perubahan peruntukan lahan di Blok Cibuluh sebanyak 10 Hektar.

"Pengusulan perubahan peruntukan kawasan hutan dan fungsi kawasan hutan seluas 10 Ha untuk menjadi kawasan kegiatan tambang rakyat yang berpedoman kepada UUD 1945 Pasal 33 Ayat 1 dan Pasal 27 Ayat 2," jelasnya. 

Menanggapi aspirasi yang disampaikan, Eros Djarot menyampaikan bahwa rakyat wajib makmur sesuai dengan amanah dari UU 1945 pasal 33 ayat 1 dan 2  bahwa kekayaan yang terpendam di alam ini sepenuhnya dikuasai oleh negara untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

"Disini terjadi satu kasus yakni 1500 penambang, darinya ada 1500 Kepala Keluarga (KK), yang mana merasa teraniaya. Padahal tujuannya tidak lebih hanya ingin makan, menyekolahkan anak, dan selebihnya bisa hidup dengan layak," ucap Eros Djarot.

Ia menegaskan setiap warga Indonesia wajiba sejahtera. "Jadi, sama di sini juga warga Indonesia jadi wajib sejahtera. Maka yang melanggar UUD 1945 pasal 33 1 dan 2 sudah merupakan pelanggaran serius," tegasnya.

Lebih jauh, Eros Djarot menyinggung keberadaan PT Wilton, yang tidak memperhatikan lingkungan, itu terlihat dari jalan kabupaten yang menuju Kecamatan Ciemas rusak, ditambah lagi PT Wilton katanya sudah tidak ada lagi kegiatan penambangan, tapi penjualan di pasar modal sudah terjadi yakni ke Singapura dan Malaysia.

"Padahal izinnya sendiri 9 mei 2022, sudah dicabut dan penambangan disini sudah sepenuhnya milik warga," imbuhnya.

Pertemuan tersebut juga nampak dihadiri unsur pemerintahan setempat. 

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Food & Travel22 November 2024, 09:00 WIB

Resep Scrambled Egg Toast, Roti Panggang Telur Creamy yang Simpel Dibuat

Scrambled Egg Toast sangat populer sebagai menu sarapan karena praktis, lezat, dan kaya protein.
Ilustrasi. Scramble Egg Toast. (Sumber : Freepik/Timolina)
Sukabumi22 November 2024, 08:36 WIB

Pohon Duku 12 Meter Tumbang Rusak Rumah Warga Nagrak Sukabumi

Dampak hujan deras, pohon duku setinggi 12 meter tumbang rusak rumah warga di Nagrak Sukabumi.
Kondisi rumah yang tertimpa pohon duku tumbang di Desa Pawenang, Nagrak Sukabumi, Kamis, 21 November 2024 | Foto : P2BK Nagrak
Sehat22 November 2024, 08:00 WIB

13 Manfaat Petai untuk Kesehatan: Kunci Jantung Sehat dan Tubuh Bugar

Meski sering dikeluhkan karena baunya yang menyengat, petai ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Apa saja manfaatnya? Yuk, simak penjelasannya!
Ilustrasi manfaat petai untuk kesehatan (Sumber : pexels.com/@STUDIO LIMA)
Sukabumi22 November 2024, 07:56 WIB

Sekda Ade Suryaman Hadiri Rapat Banggar DPRD Sukabumi

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menghadiri Rapat Kerja Gabungan Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Sukabumi
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman dan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali | Foto : Dokpim
Sukabumi Memilih22 November 2024, 06:55 WIB

Adu Kekayaan Pasangan Cabup Cawabup Sukabumi, Siapa Paling Kaya?

Pilkada 2024 di Kabupaten Sukabumi akan diikuti oleh dua pasangan calon, mereka adalah Iyos Somantri - Zainul yang diusulkan oleh koalisi 11 partai politik dan Asep Japar - Andreas yang diusulkan oleh koalisi 5 partai politik.
Pasangan calon Pilkada Kabupaten Sukabumi: Iyos Somantri-Zainul dan Asep Japar-Andreas | Foto : sukabumiupdate
Science22 November 2024, 06:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 22 November 2024, Siang Hari Turun Hujan

Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca hujan ringan dan berawan pada 22 November 2024.
Ilustrasi Hujan. Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca hujan ringan dan berawan pada 22 November 2024. (Sumber : Pixabay)
Sukabumi Memilih21 November 2024, 22:29 WIB

Dukungan Istri, Dibalik Optimisme Asep Japar Menjemput Kemenangan Pilkada Sukabumi

Asep Japar, calon bupati Sukabumi nomor urut 2, melangkah dengan penuh semangat dalam menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Sukabumi
Asep Japar dan istri | Foto : Sukabumiupdate
Sehat21 November 2024, 21:00 WIB

7 Penyebab Gagal Jantung Sisi Kiri : Simak Diagnosis dan Cara Penanganannya

Gagal jantung sisi kiri terjadi ketika ventrikel kiri jantung tidak bisa memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh.
Ilustrasi gagal jantung sebelah kiri (Sumber : Freepik/@wayhomestudio)
Jawa Barat21 November 2024, 20:40 WIB

Gempa Beruntun Guncang Cianjur, Sejumlah Gedung Sekolah Dilaporkan Rusak

Gempa tektonik terjadi secara beruntun, Kamis 21 November 2024. Warga yang merasakan getaran gempa itu pun terbatas wilayahnya yaitu Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Gempabumi Cianjur, Kamis (21/11/2024) | Foto : Pixabay
Sukabumi21 November 2024, 20:18 WIB

Sempat Tertutup Longsor, Akses Ke Pondok Halimun dan Goalpara Sukabumi Kembali Normal

Dua bencana longsor terjadi dampak hujan deras di Kabupaten Sukabumi. Longsor dan pohon bambu tumbang di jalan menuju wisata Pondok Halimun di Kecamatan Sukabumi, dan longsor di jalan Cisarua - Goalpara, Kecamatan Sukaraja.
Longsor di Jalan Pondok Halimun, Kecamatan Sukabumi | Foto : Istimewa