KPU Jabar dan Bawaslu Soal Pemungutan Suara Ulang di Kecamatan Sukabumi

Kamis 28 November 2024, 20:08 WIB
Ilustrasi pencoblosan Pilkada 2024. (Sumber Foto: SU/Ilyas)

Ilustrasi pencoblosan Pilkada 2024. (Sumber Foto: SU/Ilyas)

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua KPU Jawa Barat, Ummi Wahyuni membenarkan bahwa ada potensi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024 di salah satu TPS di Kabupaten Sukabumi. Namun, pihaknya berharap agar potensi PSU tersebut dapat dihindari dan cukup diselesaikan melalui Pemungutan Suara Lanjutan (PSL), seperti yang terjadi di Karawang.

"Rekomendasi ada beberapa kabupaten/kota, tetapi kan belum kita terima ya. Rekomendasi yang Kabupaten Sukabumi sudah keluar kemudian ditindaklanjuti oleh rekan-rekan di KPU Kabupaten Sukabumi dan masih diplenokan. Kami berharap tidak PSU tetapi menjadi PSL ya, sama seperti di Kabupaten Karawang,” kata Ummi dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube KPU Jabar, Kamis (28/11/2024).

Menurut Ummi, penyebab potensi PSU di Kabupaten Sukabumi sama seperti di Karawang, yakni adanya DPT yang mencoblos 2 kali. Temuan pelanggaran berdasarkan penghitungan suara di TPS tersebut kemudian dilaporkan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) ke Panwascam.

“Di Karawang sempat ada insiden memilih dua kali. Namun, sudah ditindaklanjuti oleh KPU Kabupaten Karawang dengan melaksanakan PSL di TPS tersebut, dan hari ini prosesnya telah selesai. (Kabupaten Sukabumi) sama, (penyebabnya) mencoblos dua kali,” ungkap Ummi.

Baca Juga: Pj Gubernur Jabar Sebut Ada Potensi Pemungutan Suara Ulang di Sukabumi

Sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Faisal Rifai mengungkapkan bahwa salah satu TPS yang berpotensi melaksanakan PSU ini berada di Kecamatan Sukabumi.

Faisal mengungkapkan bahwa rekomendasi PSU ini telah disampaikan oleh Panwascam kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan kini keputusan tersebut berada di tangan KPU Kabupaten Sukabumi.

"Rekomendasi untuk PSU sudah disampaikan melalui Panwaslucam ke PPK Sukabumi. Saat ini, tinggal menunggu keputusan tindak lanjut PSU oleh KPU," ujar Faisal melalui pesan singkat kepada sukabumiupdate.com, Kamis (28/11/2024).

Hingga berita ini tayang, KPU Kabupaten Sukabumi belum memberikan tanggapan terkait rekomendasi PSU tersebut. Sukabumiupdate.com telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak KPU, namun belum memberikan jawaban.

Baca Juga: Kapan Pengumuman Hasil Resmi Pilkada 2024? Berikut Jadwal dan Tahapannya

Diberitakan sebelumnya, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengungkapkan bahwa ada potensi untuk dilakukannya PSU di Karawang dan Sukabumi. 

Hal ini disampaikan Bey usai mengikuti teleconference Pilkada Jabar 2024 bersama para bupati, wali kota dan desk pilkada 27 kabupaten/kota di Command Center Gedung Sate, Bandung, Rabu (27/11/2024).

Bey mengatakan pihaknya mempersilahkan jika ingin dilakukan pemungutan suara ulang di TPS yang proses pemungutan suaranya diduga bermasalah di daerah tersebut.

"Iya, tapi itu kan semua harus menunggu prosedur ya. Telah dilaporkan, menunggu dari Bawaslu, ya tentunya kita hormati saja. Jadi sesuai prosedur saja," kata Bey.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Food & Travel18 Januari 2025, 14:00 WIB

Menikmati Deburan Ombak di Pantai Karang Tawulan, Wisata Eksotis Mirip Tanah Lot di Tasikmalaya

Tersembunyi di wilayah selatan kabupaten, pantai Karang Tawulan menawarkan keindahan alam yang masih asri dan jauh dari hiruk pikuk kota.
Pantai Karang Tawulan adalah sebuah destinasi wisata pantai yang menarik di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. (Sumber : Instagram/@riskardr/@dadanwardana99).
Bola18 Januari 2025, 12:00 WIB

Prediksi PSM Makassar vs PSBS Biak di Liga 1: H2H, Susunan Pemain dan Skor

PSM Makassar vs PSBS Biak akan tersaji sore ini dalam lanjutan Liga 1 2024/2025.
PSM Makassar vs PSBS Biak akan tersaji sore ini dalam lanjutan Liga 1 2024/2025. (Sumber : Instagram/@psbsofficial/X/@psm_makassar).
Sukabumi18 Januari 2025, 11:57 WIB

Satpam Asal Sukabumi Tewas di Rumah Mewah Bogor, Keluarga Temukan Banyak Luka Serius

Korban sempat menghubungi istrinya melalui pesan singkat.
Rumah duka Septian (37 tahun) di Kampung Cibarengkok RW 01, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. | Foto: SU/Ilyas Supendi
Sukabumi18 Januari 2025, 11:36 WIB

Daftar SKPD dengan Aduan Terbanyak pada 2024, Menurut Data Diskominfo Kota Sukabumi

Pemerintah Kota Sukabumi menerima 106 aduan masyarakat sepanjang 2024.
Apel di Lapang Setda Balai Kota Sukabumi pada Senin (15/7/2024). | Foto: Dokpim Kota Sukabumi
Sukabumi18 Januari 2025, 11:20 WIB

Tahun 2025, Dishub Kota Sukabumi Bakal Perketat Pengawasan Kendaraan Pariwisata

UPTD PKB Dishub akan melakukan upaya untuk mendukung pemerintah pusat.
Kepala UPTD PKB Dishub Kota Sukabumi, Endro. | Foto: Website Kota Sukabumi
Aplikasi18 Januari 2025, 11:15 WIB

Raksasa Mesin Pencari Google Mulai Ditinggalkan, Ternyata Teknologi Ini Penggantinya!

Google perlahan-lahan mulai ditinggalkan oleh pengguna, terutama para generasi muda.
Google perlahan-lahan mulai ditinggalkan oleh pengguna, terutama para generasi muda. (Sumber : Pixabay.com/@Simon).
Sukabumi18 Januari 2025, 11:06 WIB

Diskominfo Rilis Laporan 2024: SP4N-Lapor Kota Sukabumi Terima 106 Aduan Masyarakat

Mei menjadi bulan tertinggi dengan 15 aduan.
(Foto Ilustrasi) Diskominfo Kota Sukabumi merilis data yang masuk ke SP4N Lapor sepanjang 2024. | Foto: Istimewa
Food & Travel18 Januari 2025, 10:47 WIB

Kembalikan Ikon Wisata Lokal, Pemdes dan Warga Bersihkan Curug Caweni di Cidolog Sukabumi

Sejak pandemi Covid-19, jumlah wisatawan Curug Caweni mengalami penurunan.
Kondisi Curug Caweni di Kampung Cilutung, Desa/Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Sukabumi18 Januari 2025, 10:12 WIB

Akses Kendaraan Lumpuh! Longsor Kembali Tutup Jalan Nasional di Simpenan Sukabumi

Akses kendaraan untuk roda empat atau mobil lumpuh total.
Material longsor menutup Jalan Nasional Bagbagan-Kiara Dua, tepatnya di Kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (18/1/2025). | Foto: Istimewa
Food & Travel18 Januari 2025, 10:00 WIB

Menyatu dengan Alam di Curug Sawer, Hanya 30 Menit dari Kota Sukabumi

Tersembunyi di tengah hutan yang rimbun, Curug Sawer ini menawarkan keindahan alam yang masih asri dan suasana yang tenang.
Curug Sawer adalah salah satu destinasi wisata alam yang menarik di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. (Sumber : Screenshot YouTube/@Kemanapedia).