SUKABUMIUPDATE.com – Singkong, atau yang juga dikenal sebagai ubi kayu, merupakan tanaman umbi-umbian tropis yang berasal dari Amerika Selatan.
Umbi ini berbentuk panjang dan membesar, menjadi salah satu sumber karbohidrat utama di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Sebagai tanaman yang mudah dibudidayakan dan tahan terhadap berbagai kondisi, singkong memiliki peran vital dalam ketahanan pangan global.
Tak hanya sebagai makanan pokok, singkong juga menyimpan segudang manfaat kesehatan bagi tubuh manusia. Berikut ini sejumlah manfaat singkong yang dirangkum dari laman Tuasaude:
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Kandungan serat dalam singkong mampu mengurangi penyerapan lemak, serta menurunkan kadar kolesterol LDL (jahat). Hal ini dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular seperti stroke, aterosklerosis, dan serangan jantung.
2. Meningkatkan Energi dan Mood
Dengan kandungan karbohidrat yang melimpah, singkong mampu menyuplai energi secara stabil dan membantu menjaga suasana hati tetap baik. Ini menjadikannya pilihan tepat untuk mereka yang aktif berolahraga atau bekerja fisik.
3. Mendukung Pengelolaan Diabetes
Kandungan serat dan pati resistan dalam singkong memperlambat penyerapan glukosa ke aliran darah, membantu mengontrol kadar gula dan mendukung pengelolaan diabetes.
4. Menyehatkan Kulit, Rambut, dan Kuku
Vitamin C dalam singkong berperan dalam pembentukan dan penyerapan kolagen, yang penting untuk elastisitas kulit, kekuatan rambut, serta memperkuat kuku.
5. Memperbaiki Kesehatan Pencernaan
Singkong mengandung pati resistan yang membantu menyeimbangkan mikrobiota usus, memperlancar proses pencernaan, dan mencegah gangguan lambung seperti tukak dan gastritis.
6. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Kandungan antioksidan seperti vitamin A, vitamin C, dan karotenoid membantu memperkuat respons imun tubuh, sekaligus melindungi dari infeksi seperti flu dan alergi.
7. Membantu Program Penurunan Berat Badan
Serat dan pati resistan pada singkong memperlambat proses pencernaan, sehingga memberikan efek kenyang lebih lama dan membantu mengurangi asupan makanan berlebih.
8. Mencegah Risiko Kanker Tertentu
Zat antioksidan dalam singkong seperti vitamin C, flavonoid, dan karotenoid berperan dalam melawan kerusakan akibat radikal bebas. Ini berkontribusi dalam mencegah kanker, termasuk kanker payudara, lambung, dan usus.
9. Menstabilkan Suasana Hati
Pati resistan di dalam singkong mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus yang berperan dalam produksi serotonin—zat kimia otak yang mengatur suasana hati dan rasa bahagia.
10. Mengatasi Sembelit
Kandungan pektin dan beta-glukan dalam singkong membantu melembapkan tinja dan mempermudah gerakan usus, sehingga efektif dalam mencegah sembelit. Selain itu, pati resistan turut menjaga keseimbangan mikroba usus agar sistem pencernaan tetap optimal.