5 Kebiasaan Baik Ini Dapat Meningkatkan Kesehatan Usus Anda Secara Signifikan

Senin 05 Agustus 2024, 09:00 WIB
Ilustrasi - Usus yang sehat sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan. (Sumber : Pixabay.com/@Abdullah195).

Ilustrasi - Usus yang sehat sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan. (Sumber : Pixabay.com/@Abdullah195).

SUKABUMIUPDATE.com - Kesehatan usus memegang peranan penting dalam kesejahteraan Anda secara keseluruhan. Usus yang seimbang dan sehat dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, melancarkan pencernaan, dan bahkan memengaruhi suasana hati Anda. 

Untungnya, ada beberapa kebiasaan yang baik untuk usus yang dapat Anda masukkan ke dalam rutinitas harian untuk mendukung kesehatan usus. Berikut ada beberapa kebiasaan baik yang bisa secara signifikan meningkatkan kesehatan usus Anda, dikutip dari eatingwell.

1. Menambahkan Lebih Banyak Probiotik ke dalam Pola Makan

Probiotik adalah bakteri baik yang membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus, meningkatkan pencernaan, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Makanan seperti yogurt, kefir, kimchi, dan sauerkraut adalah sumber probiotik yang baik.

2. Mengurangi Konsumsi Gula 

Gula berlebihan dapat merusak keseimbangan mikroba usus dengan mendorong pertumbuhan bakteri jahat dan ragi yang berlebihan, yang dapat menyebabkan peradangan dan masalah pencernaan.

3. Memprioritaskan Sumber Protein Berkualitas 

Protein dari sumber seperti ikan, daging tanpa lemak, telur, dan kacang-kacangan tidak hanya menyediakan nutrisi penting tetapi juga mendukung perbaikan dan pemeliharaan jaringan usus. 

4. Mengonsumsi Makanan Kaya Serat

Serat membantu meningkatkan pergerakan usus dan memberikan makanan bagi bakteri baik di usus. Makanan seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan kaya akan serat yang dapat mendukung kesehatan pencernaan.

5. Tetap Terhidrasi dan Mengelola Stres 

Minum cukup air setiap hari membantu menjaga fungsi pencernaan yang sehat dan mencegah sembelit. Selain itu, stres kronis dapat berdampak negatif pada kesehatan usus, karena stres dapat memengaruhi pergerakan usus dan komposisi mikrobiota. 

Oleh karena itu, mengelola stres melalui teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau hobi yang menyenangkan dapat membantu menjaga kesehatan usus. Dengan mengadopsi kebiasaan-kebiasaan ini, Anda bisa meningkatkan kesehatan usus secara signifikan dan mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

 

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi19 September 2024, 23:23 WIB

Desa Wisata Hanjeli Sukabumi Sabet Penghargaan Wonderful Indonesia Impact Kemenparekraf

Enam desa wisata terbaik mendapat penghargaan Wonderful Indonesia Impact dari Menparekraf bekerja sama dengan MarkPlus. Salah satunya adalah Desa Wisata Hanjeli, Kabupaten Sukabumi
Asep Hidayat saat menerima Penghargaan Wonderful Indonesia Impact dari Menparekraf Sandiaga Uno di Jakarta, Kamis (19/9/20204) | Foto : Istimewa
Sukabumi19 September 2024, 21:47 WIB

Sepakat Damai Cabut Laporan Usai Bentrok, PP dan Garis Sukabumi Saling Memaafkan

Pasca insiden yang melibatkan dua kelompok ormas PP Kota Sukabumi dan ormas Garis Sukabumi Raya pada Jumat 13 September 2024 lalu, kedua belah pihak bersepakat untuk islah atau berdamai.
Para Pimpinan kedua ormas usai tandatangani nota perdamaian di MWC Pemuda Pancasila (PP) Kota Sukabumi. Kamis (19/9/2024) | Foto : Asep Awaludin
Sukabumi19 September 2024, 21:18 WIB

Puluhan Perahu Wisata Terparkir Sepi Imbas Keringnya Curug Cikaso Sukabumi

Puluhan perahu angkutan wisata yang biasa mengantar jemput wisatawan ke Curug Cikaso kini terparkir sepi di dermaga apung Sungai Cikaso, Kampung Ciniti, Desa Cibitung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi.
Puluhan perahu wisata terparkir di sungai cikaso imbas keringany curug Cikaso di Sukabum | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi Memilih19 September 2024, 20:58 WIB

KPU Kabupaten Sukabumi Tetapkan DPT Pilkada 2024, Terjadi Penurunan Jumlah Pemilih

Jumlah DPT Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024 terdiri dari 1.001.764 pemilih laki-laki dan 981.642 perempuan.
Rapat pleno terbuka rekapitulasi DPSHP dan penetapan DPT yang diselenggarakan KPU Kabupaten Sukabumi. (Sumber : SU/Ibnu)
Sukabumi19 September 2024, 20:42 WIB

Tepergok Curi Helm, Pria Cianjur Babak Belur Diamuk Massa di Dago Sukabumi

Berikut kronologi pria Cianjur nyaris tewas diamuk massa di Dago Sukabumi karena tepergok curi helm.
Tangkapan layar video viral pria babak belur diamuk massa karena tepergok curi helm di Dago Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi Memilih19 September 2024, 20:40 WIB

Panwaslu Sukaraja Sosialisasi Netralitas ASN, TNI/Polri dan Perangkat Desa di Pilkada Sukabumi

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Sukaraja mengadakan kegiatan sosialisasi pengawasan netralitas ASN, TNI, Polri, Kepala Desa, dan perangkat desa dalam Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024.
Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Sukaraja saat melakukan sosialisasi netralitas ASN, TNI/Polri dan Aparat Desa, Kamis (19/9/2024) | Foto : SU
Sukabumi Memilih19 September 2024, 20:19 WIB

Tak Ada Tanggapan Masuk, KPU Menuju Tahap Penetapan Paslon Pilbup Sukabumi 2024

Nihin tanggapan dan masukan dari masyarakat terkait 2 bapaslon Pilbup Sukabumi 2024. KPU bersiap menuju tahapan berikutnya.
Ketua Divisi Teknis dan Penyelenggara KPU Kabupaten Sukabumi, Abdullah Ahmad Mulya. (Sumber : SU/Ibnu)
Life19 September 2024, 20:00 WIB

Usir Muda Mudi yang Meresahkan, Kota di Finlandia Ini Putar Musik Klasik untuk Atasinya!

Kota di Finlandia ini punya cara unik mengusir pemuda yang selalu meresahkan di daerahnya.
Ilustrasi - Kota di Finlandia ini punya cara unik mengusir pemuda yang selalu meresahkan di daerahnya. (Sumber : Freepik.com).
Sukabumi19 September 2024, 19:26 WIB

Hindari Jalan Bergelombang, Kronologi Truk Tabrak Pemotor Hingga Tewas di Tanjakan Baeud

Berikut keterangan polisi terkait kronologi kecelakaan maut di Tanjakan Baeud Warungkiara Sukabumi, Truk ekspedisi tabrak pemotor hingga tewas.
Kecelakaan maut Truk boks ekspedisi tabrak pemotor di Tanjakan Baeud Warungkiara Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Life19 September 2024, 19:00 WIB

5 Kisah Urban Legend yang Menyeramkan di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia

Kelima kisah ini adalah bagian dari urban legend yang terus berkembang dan menakutkan banyak orang, terlepas dari zaman atau tempat.
Ilustrasi - Kelima kisah ini adalah bagian dari urban legend yang terus berkembang dan menakutkan banyak orang, terlepas dari zaman atau tempat. (Sumber : Instagram/@noraalexandra/@Freepik.com).