Prilly Latuconsina Sering Dibully Hingga Ingin Bunuh Diri, Ini Penjelasan Medisnya

Kamis 11 Agustus 2022, 00:00 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Bully atau bullying bisa dialami siapa saja tak terkecuali seorang publik figur seperti Prilly Latuconsina yang mengaku pernah mengalami bullying hingga depresi dan sempat ingin bunuh diri.

Melansir dari Suara.com - Prilly mengaku pikiran itu muncul saat dirinya dirundung publik saat awal popularitasnya sebagai artis. Menurutnya, hal itu terjadi lantaran dirinya gagal memenuhi ekspektasi penggemarnya.

"Pas udah jadi artis, kan apa yang aku lakukan sedetail apapun itu, aku sering masuk infotainment, ada tuh di fase itu, sinetronkan, sinetronnya di rating satu," tutur Prilly saat menjadi bintang tamu di salah satu acara, dikutip Rabu (10/08/2022).

Baca Juga :

"Karena aku orangnya cuek, terus aku orangnya tidak terlalu menjaga penampilan, jadi akumulatif kan, di-bully masalah fashion, di-bully dari pemberitaan-pemberitaan yang ada, terus karena sinetronnya meledak dan aku dipasangkan sama pasangan yang pada saat itu, tiba-tiba orang kayak menuntut aku pacaran sama dia padahal aku punya kehidupan yang lain," tambahnya.

Prilly merasa bersalah dengan keluarganya karena pemberitaan perundungan dirinya tersebut. Ia mengaku pernah merasa ingin mengakhiri hidup. Tapi disisi lain, ia sendiri takut untuk lakukan bunuh diri.

"Saat itu mau bunuh diri, tapi gini, 'duh, Ya Allah, aku mau bunuh diri tapi takut sakit'," ungkap Prilly.

Menjadi korban bullying memang bisa jadi salah satu faktor penyebab seseorang merasa ingin mengakhiri hidup. 

Dikutip dari Hello Sehat, bullying bisa menimbulkan efek mendalam kepada korban, terutama tentang caranya berpikir dan merasakan sesuatu.

Baca Juga :

Korban bullying rentan merasa sangat tertekan, tidak berharga, dan putus asa. Kondisi itu yang pada akhirnya bisa menyebabkan depresi, seperti yang dulu dialami Prilly.

photoPrilly Latuconsina - (Instagram/prillylatuconsina96)</span

Apabila depresi telah sampai pada tahap berat, berdasarkan diagnosa dokter, sering kali jadi penyebab utama seseorang ingin bunuh diri.

Apabila seseorang tidak mampu untuk mengatasi gejala depresi, memiliki risiko lebih besar untuk melakukan bunuh diri.

Untuk itu, penting untuk disadari bahwa rasa sakit termasuk bagian tak terhindarkan dari kehidupan. Setiap orang dapat mengatasi rasa sakit sampai batas tertentu.

Memahami apa yang menyebabkan pikiran untuk bunuh diri dapat membantu diri agar bisa keluar dari masalah tersebut dan mendapatkan kontrol kembali.

Jika merasa ingin bunuh diri, konsultasikan dengan dokter untuk membantu mencari cara dalam mengatasi rasa sakit dan mencegah bunuh diri.

SUMBER: SUARA.COM

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Editor :
Berita Terkini
Food & Travel31 Januari 2025, 07:00 WIB

Resep Buncis Bawang Putih, Menu Rebusan Diet Simpel Namun Tetap Gurih!

Buncis Bawang Putih cocok sebagai pendamping berbagai jenis protein, seperti ayam panggang atau ikan.
Resep Buncis Bawang Putih, Menu Rebusan Diet Simpel Namun Tetap Gurih. Foto: IG/@menu.makanan_
Science31 Januari 2025, 06:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 31 Januari 2025, Cek Langit di Akhir Bulan

Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca hujan di siang hari pada 31 Januari 2025.
Ilustrasi - Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca hujan di siang hari pada 31 Januari 2025. (Sumber : pexels.com/Gabriela Palai)
Sukabumi Memilih31 Januari 2025, 02:09 WIB

Termasuk Sukabumi, Nasib 11 Sengketa Pilkada Di Jabar Diputuskan 4-5 Februari

Mahkamah Konstitusi (MK) dijadwalkan akan membacakan putusan dismissal terhadap setiap sengketa Pilkada 2024. Dari seluruh sengketa yang ada, sebelas diantaranya terjadi di Jawa Barat, pada 4-5 Februari 2025.
Hakim MK dalam sidang perdana sengketa hasil Pilbup Sukabumi 2024. (Sumber : YouTube/Mahkamah Konstitusi)
Keuangan30 Januari 2025, 22:49 WIB

Fokus 3 Program Prioritas, Pemprov Jabar Kaji Efisiensi APBD 2025 hingga Rp4 Triliun

3 Program yang menjadi prioritas Pemprov Jabar di APBD 2025 adalah pembangunan jalan, elektrifikasi dan pembangunan ruang kelas baru.
Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin saat memimpin rapat pembahasan tindak lanjut Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi APBD 2025, Kamis (30/1/2025). | Foto: Humas Jabar
Sukabumi30 Januari 2025, 22:41 WIB

Izin Tak Kunjung Diurus, DPMPTSP Sukabumi Tegas Minta Proyek Tambak Udang Di Minajaya Ditunda

Kepala DPMPTSP Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan surat teguran tertulis sudah dilayangkan sebanyak dua kali kepada pihak perusahaan PT. Berkah Semesta Alam selaku pengembang proyek Pembesaran Crustasea Air Payau.
Lokasi proyek tambak udak di Minajaya, Desa Buniwangi, Surade, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Aplikasi30 Januari 2025, 22:33 WIB

Dinkes Kabupaten Sukabumi Sosialisasi Penggunaan e-Katalog Versi 6.0, Ini Tujuannya

Sosialisasi ini agar proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dinas Kesehatan dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Kegiatan sosialisasi Dinkes Kabupaten Sukabumi terkait implementasi e-Katalog versi 6.0 (Sumber Foto: Turangga Anom)
Sukabumi30 Januari 2025, 21:30 WIB

Kades Di Lengkong Sukabumi Kembali Didemo Soal ADD, DPMD Minta Warga Tunggu Hasil Inspektorat

Aksi demontrasi warga ini merupakan kedua kalinya menuntut transparansi penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD), serta PBB.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten Sukabumi, Hodan Firmansyah saat memberikan penjelasan kepada para demonstran | Foto : Ragil Gilang
Kecantikan30 Januari 2025, 21:00 WIB

6 Manfaat Eksfoliasi Sebelum Tidur Malam, Bantu Kulit Tampak Lebih Cerah!

Meski bagus untuk dilakukan, jangan Eksfoliasi terlalu sering, namun cukup 2-3 kali seminggu agar kulit tidak iritasi.
Ilustrasi. Eksfoliasi membantu mengangkat sel-sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit. (Sumber : Freepik/@freepik)
DPRD Kab. Sukabumi30 Januari 2025, 20:58 WIB

Dalam Bentuk 4 Komitmen, DPRD Kawal Aspirasi Guru Honorer R3 Kabupaten Sukabumi

DPRD Kabupaten Sukabumi memahami apa aspirasi para guru honorer R3 dan siap memperjuangkan kepastian hukum bagi mereka.
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali saat menunjukan hasil kesepakatan audiensi dengan perwakilan forum guru honorer R3. (Sumber : SU/Ilyas)
Sukabumi30 Januari 2025, 20:27 WIB

Penyerahan Ijazah Gratis Tuai Kekhawatiran dari Kepsek Sekolah Swasta di Sukabumi

Kebijakan Gubernur Jabar terpilih Dedi Mulyadi soal penyerahan ijazah gratis disebut bisa matikan sekolah swasta jika tidak dibarengi dengan solusi yang bijak.
Kepala SMK Jamiyyatul Aulad Palabuhanratu Sukabumi, Andriana (kiri), saat menyerahkan ijazah gratis kepada siswanya, Kamis (30/1/2025). Hal itu sesuai permintaan Dedi Mulyadi. (Sumber Foto: Istimewa)