Ada Bibit Siklon 98S, Jabar Berpotensi Hujan Disertai Petir Sepekan ke Depan

Senin 15 Januari 2024, 13:45 WIB
Ilustrasi - Bibit Siklon 98S di sekitar samudera Hindia menyebabkan wilayah Jawa Barat berpotensi dilanda hujan yang disertai dengan petir | Foto: Pixabay/janeb13

Ilustrasi - Bibit Siklon 98S di sekitar samudera Hindia menyebabkan wilayah Jawa Barat berpotensi dilanda hujan yang disertai dengan petir | Foto: Pixabay/janeb13

SUKABUMIUPDATE.com - Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat (Jabar) memprakirakan hujan lebat tidak merata terjadi pada awal hingga akhir pekan.

Beberapa daerah di Jawa Barat masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang disertai dengan sambaran petir dan angin kencang sepekan ke depan yakni dari 15-21 Januari 2024.

Dikutip dari Tempo.co, pada Senin, 15 Januari 2024, wilayah hujan deras mencakup Bogor, Cianjur, Bandung Raya, Subang, Purwakarta, Indramayu dan Cirebon.

Baca Juga: Musim Pancaroba Waspada Bencana Hidrometeorologi, Kenali 8 Contohnya!

Sementara Selasa, 16 Januari meliputi Depok, Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bandung Raya,Subang, Purwakarta, Bekasi, Karawang, Indramayu, Cirebon, Kuningan, Majalengka, Sumedang, Garut, dan Tasikmalaya.

Adapun Rabu, 17 Januari, potensi hujan deras hampir di seluruh wilayah Jawa Barat, kecuali Indramayu.

Kamis 18 Januari, pun hampir di seluruh Jawa Barat kecuali Pangandaran.

Sedangkan Jumat 19 Januari, yaitu Bogor, Depok, Sukabumi, Cianjur, Bandung Raya, Subang, Purwakarta, Bekasi, Karawang, Cirebon, Kuningan, Majalengka, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, dan Banjar.

Baca Juga: Mulai Musim Hujan, Curug di Majalengka Ini Syahdunya Gak Ada Lawan

Sementara potensi hujan sedang hingga sangat lebat pada Sabtu 20 Januari 2024 di Cirebon, Kuningan, Majalengka, Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya.

Dan pada Minggu 21 Januari hanya di Cirebon, Kuningan, Majalengka, dan Ciamis.

Menurut Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat Rakhmat Prasetia, diprakirakan terdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan awan serta hujan di sebagian wilayah Jawa Barat.

Suhu muka laut di sekitar perairan Indonesia yang relatif hangat mengindikasikan masih adanya potensi penambahan uap air ke wilayah Indonesia termasuk Jawa Barat.

Baca Juga: Sedang Hits di Majalengka, Tempat Camping di Atas Bukit Punya View Cantik

Kelembapan udara berkisar antara 60-98 persen. “Bibit Siklon Tropis 98S terpantau berada di Samudera Hindia barat daya Sumatera mengakibatkan terbentuknya area belokan juga pertemuan angin di sekitar wilayah Jawa Barat,” ujarnya lewat keterangan tertulis Minggu 14 Januari 2024. Kemudian labilitas atmosfer secara umum berada pada kategori labil sedang hingga kuat.

BMKG mengimbau agar warga waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologis dampak cuaca esktrem, misalnya hujan lebat hingga sangat lebat dalam skala lokal, angin puting beliung, dan hujan es yang dapat mengakibatkan dampak seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta dampak kerusakan lainnya.

Waktu cuaca ekstrem sore hari terutama pada daerah yang mengalami pemanasan kuat antara pukul 10.00 hingga 14.00 WIB. Umumnya ditandai dengan jenis awan Cumulonimbus yang berwarna gelap dan menjulang tinggi seperti kembang kol.

Sumber: Tempo.co

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Kecantikan22 Februari 2025, 22:34 WIB

5 Cara Ampuh Memperbaiki Kulit Berminyak yang Dehidrasi, Bisa di Coba di Rumah

Kulit berminyak yang mengalami dehidrasi mungkin disebabkan oleh kurangnya asupan air atau penggunaan produk perawatan kulit yang tidak tepat.
Ilustrasi cara memperbaiki kulit berminyak yang dehidrasi (Sumber: Freepik/@stockking)
Sukabumi22 Februari 2025, 22:32 WIB

Setelah Autopsi, Samson Sang Preman Simpenan Sukabumi Dimakamkan di TPU Pasir Pogor

Kematian Samson masih menyisakan tanda tanya besar bagi keluarga.
Jenazah Suherlan alias Samson (33 tahun) saat akan dimakamkan di TPU Pasir Pogor, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (22/2/2025). | Foto: SU/Ilyas Supendi
Kecantikan22 Februari 2025, 22:25 WIB

Kulit Berminyak dan Dehidrasi: Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dengan perawatan yang tepat, kulit berminyak yang dehidrasi dapat dikembalikan keseimbangannya. Ingat, hidrasi adalah kunci untuk kulit yang sehat dan bercahaya.
Ilustrasi kulit berminyak dan dehidrasi (Sumber:  Freepik/@KamranAydinov)
Nasional22 Februari 2025, 21:54 WIB

Diduga Dipecat Jadi Guru Pasca Kritik Polisi, Mendikdasmen Diminta Segera Bela Citra Sukatani

Guru merupakan warga negara yang dijamin hak-haknya.
Personel band punk Sukatani. | Foto: X/barengwarga
Life22 Februari 2025, 21:30 WIB

10 Cara Efektif Menghilangkan Noda Pewarna Rambut yang Menempel di Kulit

Mewarnai rambut tidak diragukan lagi merupakan salah satu cara termudah untuk mengubah penampilan. Namun, terkadang, betapapun kerasnya upaya untuk mencegahnya, warna rambut ini dapat meninggalkan bekas pada kulit.
Ilustrasi seorang wanita menggunakan pewarna rambut (Sumber: Freepik/@user18526052)
Sukabumi22 Februari 2025, 21:13 WIB

Tulang Tengkorak Terpotong, 4 Luka pada Wajah Warga Sukabumi yang Tewas di Tangan Adiknya

Tim dokter tidak melakukan tindakan autopsi terhadap jenazah Hendra.
Ketua tim dokter forensik RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi dr Nurul Aida Fathya saat dimintai keterangan oleh wartawan soal kematian Hendra (55 tahun) pada Sabtu (22/2/2025). | Foto: SU/Asep Awaludin
Sehat22 Februari 2025, 21:00 WIB

Panduan Lengkap Mengatasi Sakit Punggung: Penyebab, Cara Mengobati, dan Pencegahannya

Dengan memahami penyebab, pengobatan, dan langkah pencegahan, Anda dapat mengelola sakit punggung secara efektif dan mencegahnya mengganggu aktivitas harian.
Ilustrasi seseorang mengalami sakit punggung (Sumber: Freepik/@stefamerpik)
Sehat22 Februari 2025, 20:30 WIB

Panduan Aman Puasa Intermiten untuk Ibu Menyusui: 8 Tips dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Puasa intermiten dapat memberikan manfaat bagi ibu menyusui jika dilakukan dengan benar dan hati-hati. Namun, keamanan dan efektivitasnya bergantung pada kebutuhan tubuh masing-masing ibu dan respons bayi.
Ilustrasi panduan aman puasa intermiten untuk ibu menyusui (Sumber: Freepik/@freepik)
Life22 Februari 2025, 20:00 WIB

Amankah Mencoba Puasa Intermiten Saat Menyusui? Simak Ulasan Berikut

Sebelum mencoba puasa intermiten ini, penting untuk berkonsultasi dengan dokter agar proses menyusui tetap optimal dan kesehatan bayi tetap terjaga.
Amankah mencoba puasa intermiten saat menyusui? (Sumber: Freepik/@freepic.diller)
Musik22 Februari 2025, 20:00 WIB

Sapa Penggemar Pertama Kali, Harga Tiket NCT Wish Asia Tour Log di Jakarta

boygroup NCT Wish akan menyapa penggemar Indonesia untuk pertama kali sejak debut melalui Asia Tour yang bakal digelar pada 31 Mei 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.
Sapa Penggemar Pertama Kali, Harga Tiket NCT Wish Asia Tour Log di Jakarta (Sumber : Instagram/@nctwish_official)