Light Dark

AMAN Menang di Pilkada Sukabumi, Festival Kopi Rutin Digelar

Politik | 09 Oct 2020, 11:05 WIB
Calon Bupati Sukabumi nomor urut 1 Adjo Sardjono singgah ngopi dan berbincang dengan pengelola kedai Absolute Coffee. | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Tidak hanya festival duren, ke depan, Calon Bupati Sukabumi nomor urut 1 adjo sardjono siap menggelar program event akbar festival kopi di Kabupaten Sukabumi.

"Saya memang sengaja suka membuka dialog dengan warga kalau berkunjung ke suatu daerah. Ada masukan, ada kritikan apapun saya terima. Nah ini ada masukan dari pelaku bisnis kedai kopi agar Pemkab Sukabumi kedepannya mengadakan secara rutin festival kopi. Saya pikir ini ide bagus yang perlu direalisasikan," kata adjo sardjono di sela-sela dirinya ngobrol santai di kedai Kopi Absolute di daerah Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (8/10/2020).

Geliat bisnis kedai dan kafe kopi di Sukabumi kata Adjo memang terus mengalami perkembangan pesat. Tidak hanya di wilayah perkotaan, di pelosok desa yang cukup jauh dari hingar bingar aktivitas pun, kedai kopi mengalami pertumbuhan. Dengan kondisi ini, terang Adjo, membuktikan bisnis kopi memang prospektif untuk jadi lahan bisnis masyarakat.

"Contohnya di sini ya. Daerah Cipeuteuy Kabandungan kan cukup jauh dari perkotaan, tapi di sini ada kedai kopi yang tempatnya, penyajiannya, dan tentu rasa kopinya tidak kalah dengan kedai-kedai kopi yang ada di perkotaan," terangnya.

BACA JUGA: Konsolidasi di Nagrak Sukabumi, Adjo: Jewer Kalau Saya Salah

Tidak hanya siap mengelar festival kopi level kabupaten, Adjo bertekad festival kopi level nasional juga siap dihelat di Kabupaten Sukabumi. Selain itu, guna mengungkit serta mendorong produksi potensi lahan pertanian khusus kopi juga akan dilakukannya. Sebab dari keluhan pegiat kopi, antara produksi panen kopi dengan kebutuhan konsumsi kopi belum seimbang.

"Penikmat kopi di Sukabumi banyak. Pegiat kopinya juga. Kopi asal Sukabumi rasanya enak tak kalah dengan kopi dari daerah lain. Tapi persoalannya hasil panen kopinya hanya satu tahun sekali ditambah petani yang mau menanam kopi masih minim. Ke depan harus ada sentra-sentra daerah lahan penghasil kopi dengan produksi banyak kualitas bagus," katanya.

Heriyansah (31 tahun) pengelola Kedai Kopi Absolute Coffee Cipeuteuy berharap, usulan festival kopi di Kabupaten Sukabumi bisa direalisasikan.

"Setidaknya para pelaku bisnis kopi bisa terdorong untuk berlomba menyajikan kopi yang menarik sesuai potensi kopi di daerahnya masing-masing," ungkapnya.

Menurut Heriyansyah, bahan olahan kopi di Absolute Coffee merupakan kopi asli dari daerah Kapalanunggal. Kedai kopi yang dikelola dirinya dengan rekannya ini sudah berjalan dua tahun.

"Tapi untuk bisnis kopi mentahannya sih sudah empat tahunan, kalau kedai ini baru dua tahun. Alhamdulilah masih bertahan dan konsumennya stabil," tukasnya.

Ingat pesan ibu:

Wajib 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Image

Koko Muhamad

Redaktur

Image

Koko Muhamad

Redaktur

Image

Reporter