Light Dark

Trauma Air Sungai Sempat Naik Lagi, Warga Terdampak Banjir Bandang Sukabumi Bersihkan DAS

Sukabumi | 05 Oct 2020, 04:00 WIB
Warga masih membersihkan saluran sungai Sub DAS Cicatih, Citarik-Cipeuncit, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Senin (5/9/2020). | Syahrul Himawan

SUKABUMIUPDATE.com - Volume air di saluran sungai Sub DAS Cicatih, Citarik - Cipeuncit kembali meningkat, Minggu (4/10/2020) malam. 

Peningkatan volume air tersebut membuat warga Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi yang rumahnya berada di bantaran sungai panik. Seperti diketahui, pada 21 September 2020 lalu kampung tersebut sempat digulung banjir bandang.

"Kemarin sempat ada warga yang berhamburan keluar rumah untuk mengungsi, takutnya terjadi banjir lagi kayak sebelumnya. Warga itu mulai keluar rumah ketika mendengar gemuruh air," ujar warga sekitar, Susanto kepada sukabumiupdate.com, Senin (5/9/2020).


Advertisement

BACA JUGA: Air Sungai Kembali Naik, Warga di Lokasi Banjir Bandang Sukabumi Panik

Lanjut Susanto, warga yang meninggalkan rumahnya itu berupaya menyelamatkan diri dengan berlari ke arah dataran tinggi. "Ketika air itu meningkat, jalan perlintasan Cimelati - Pasir Pacar tepatnya di sekitar sungai itu langsung ditutup," katanya.

Susanto menuturkan, kepanikan warga itu timbul lantaran hingga saat ini warga masih merasa trauma pasca peristiwa banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu.


Advertisement

"Warga masih trauma. Setelah dilihat sungainya volume air itu masih batas normal dan tidak membawa material pohon," terangnya.

Ingat Pesan Ibu: 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Image

Herlan Heryadie

Image

Herlan Heryadie

Redaktur

Image

SYAHRUL HIMAWAN

Reporter