Light Dark

Camat Sebut PDP asal Bantargadung Sukabumi Datang Dari Zona Merah Covid-19

Sukabumi | 26 Apr 2020, 00:30 WIB
Satgas Covid-19 berseragam APD saat melakukan pengecekan ke keluarga kediaman PDP Covid-19 asal Bantargadung, Kabupaten Sukabumi. | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Camat Bantargadung, Munawar angkat bicara soal penjemputan Satgas Covid-19 lengkap dengan Alat Pelindung Diri (APD) terhadap warganya yang bersatatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) pada Jumat (24/4/2020) lalu sekitar pukul 22.00 WIB.

BACA JUGA: PDP asal Bantagadung Sukabumi Dijemput Satgas Covid-19, Keluarga Langsung Dicek

Munawar menyebut, penjemputan itu sudah sesuai prosedur penanganan khusus Covid-19. Apalagi, ia mengatakan, PDP berjenis kelamin laki-laki tersebut datang dari zona merah Covid-19.

"Yang bersangkutan sempat ada gejala, sehingga dijemput tim medis Puskesmas Bantargadung ke RSUD Palabuhanratu. Rapid test juga telah dilakukan, tapi saya belum menerima hasilnya," ujar Munawar kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (25/4/2020).

BACA JUGA: Update 25/4/2020: Satu Tambahan Positif Covid-19 Kabupaten Sukabumi dari Cidahu

Lanjut Munawar, sehari setelah penjemputan pihak keluarga PDP yang berprofesi sebagai seorang pedagang tersebut, juga langsung dicek kembali oleh tim medis Puskesmas Bantargadung. "Yang bersangkutan sudah dalam penanganan tim medis. Keluarganya juga dipantau situasi dan kondisinya," jelasnya.

Munawar meminta warga tidak panik ketika ada petugas medis datang menggunakan APD lengkap. Menurutnya hal itu merupakan prosedur ketika ada warga yang baru bepergian dari luar daerah.

BACA JUGA: Tambah Kadudampit, Titik Merah di Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Sukabumi Jadi 6 Kecamatan

"Pemeriksaan epidemologi dilakukan termasuk kepada keluarga orang yang bersangkutan. Setiap ada yang datang dari luar daerah kita senantiasa pantau melalui RT dan RW. Itu pun ada laporan dari kader kita yang melakukan investigasi. Yang pakai APD itu pihak puskesmas, pasti prosedurnya begitu," lanjut Munawar.

Lebih lanjut, Munawar menjelaskan, PDP tersebut juga belum bisa dipastikan terpapar positif Covid-19 sebelum ada hasil pemeriksaan medis lebih lanjut. "Mudah-mudahan tidak positif. Kalau positif kan ada langkah cepatnya, ada penanganan minimal ke keluarganya. Pasien tersebut saat ini ada di RS Palabuhanratu," pungkasnya.

Image

Herlan Heryadie

Redaktur

Image

Herlan Heryadie

Redaktur

Image

NANDI

Reporter