Light Dark

Pernah jadi Andalan, Sungai Cibojong Jampang Tengah Sukabumi Sekarang Banyak Sampah

Sukabumi | 10 Nov 2019, 08:02 WIB
Warga sedang membakar sampah di Sungai Cibojong perbatasan Kampung Jelebud dan Kampung Bojong Lopang Desa Jampang Tengah, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi. | Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Sungai Cibojong, Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi selama ini dalam kondisi memprihatinkan. Sungai yang membelah Kampung Jelebud dan Kampung Bojong Lopang itu sering digunakan sebagai tempat pembuangan Sampah akhir alias TPA.

BACA JUGA: Jembatan Rawayan Jelebud Jampang Tengah Sukabumi, Lapuk Tapi Berguna

"Warga yang berada di Kampung Bojong Lopang dan Kampung Jelebud selama ini membuang Sampah ke bantaran sungai," ujar Saepul Rohmat (25 tahun) warga Kampung Jelebud RT 05/02 Jampang Tengah kepada sukabumiupdate.com, Minggu (10/11/2019).

Warga dua kampung tersebut, sambung Saepul, sudah menjadi rutinitas membuang Sampah rumah tangga ke bantaran sungai. Ada yang langsung dibakar, ada juga yang tidak peduli sama sekali. "Yang kami tahu ada dua ke-RT-an di Kampung Jelebud dan hampir tiga ke-RT-an di Kampung Bojong Lopang yang menjadikan sungai tempat pembuangan Sampah akhir," jelasnya.

BACA JUGA: Kesal Banyak Sampah, Emak-emak Kampung Babakanlebu Sukabumi Turun ke Selokan

Masih kata Saepul, seringkali warga beralasan membuang Sampah ke bantaran sungai lantaran tak ada fasilitas tempat pembuangan Sampah akhir. Meski tak sedikit juga yang mengakui perilaku kurang sadar terhadap kebersihan lingkungan.

"Kami bersama warga lainnya yang peduli lingkungan, merasa dilema juga. Sering memberikan imbauan, namun sarana tempat Sampah tidak ada. Untuk sementara ini yang bisa dilakukan hanya membakar Sampah saja, itupun yang bisa dibakar, masih berada di bantaran sungai. Namun yang sudah di sungai susah juga, dan tambah banyak," ungkapnya.

BACA JUGA: Pinggir Jalan Ruas Cibarehong - Cibungur Sukabumi jadi Pembuangan Sampah Liar

"Perlu diketahui air Sungai Cibojong dulunya sering digunakan warga untuk kebutuhan mencuci, mandi bahkan diambil untuk kebutuhan air minum, namun saat ini sudah tidak bisa dipakai karena kondisinya sudah kotor. Mohon kepada pihak terkait untuk segera menangani," pungkasnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Dedah Herlina mengakui untuk wilayah Jampang Tengah memang belum terfasilitasi secara maksimal untuk penataan sampah. "Kecamatan Jampang Tengah belum terlayani untuk sampahnya. Ini jadi evaluasi. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih maksimal terlayani," singkat Dedah.

Image

Herlan Heryadie

Image

Herlan Heryadie

Redaktur

Image

RAGIL GILANG

Reporter