Light Dark

Reaksi Dispar Kabupaten Sukabumi Soal Situs Bunker Waluran Dijadikan Tempat Mabuk dan Ngomix

Sukabumi | 19 Jun 2019, 09:22 WIB
Situs Bunker Pos Pengintai Pinangjajar, di jalan Galumpit tepatnya Kampung Pinangjajar, Desa Sukamukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi yang tak terurus. | Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi Usman Jaelani mengaku prihatin dengan kondisi Situs Bunker Pos Pengintai Pinangjajar, di jalan Galumpit tepatnya Kampung Pinangjajar, Desa Sukamukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi yang tak terurus.

Situs Bunker Pos Pengintai Pinangjajar ini selain tak terurus juga disalahgunakan menjadi tempat Ngomix dan mabuk-mabukan. Hal tersebut dengan ditemukanya botol-botol bekas miras dan bungkus obat batuk. 

BACA JUGA: Situs Bunker Waluran Banyak Botol Bekas Kolesom dan Obat Batuk

Diungkapkan Usman, Dinas Pariwisata akan melakukan koordinasi dengan semua unsur terkait dalam upaya pembenahan dan membersihkan situs tersebut. 

Botol bekas minuman keras dan bungkus obat batuk yang ditemukan disekitar Situs Bunker Pos Pengintai Pinangjajar, di jalan Galumpit tepatnya Kampung Pinangjajar, Desa Sukamukti, Kecamatan Waluran. 

"Kita siap akan coba dibenahi Situs Bunker Pos Pengintai Pinangjajar agar tidak kotor lagi," ujar Usman kepada sukabumiupdate.com, Rabu (19/6/2019). 

BACA JUGA: Situs Bungker Waluran Dijadikan Tempat Mabuk, DPRD Soroti Konsep Pengelolaan

Usman berharap peran serta masyarakat sekitar dan unsur terkait untuk ikut menjaga kebersihan, keamanan maupun kondisi sekitar situs agar membuat nyaman wisatawan.

"Peran serta masyarakat dan element lainnya juga sangat dibutuhkan agar kejadian banyaknya sampah bekas minuman beralkohol dan bungkus obat batuk tidak terjadi lagi di kemudian hari," pungkasnya.

Image

Andri Somantri

Redaktur

Image

Andri Somantri

Redaktur

Image

NANDI

Reporter