Light Dark

Tanggapi Mogok Kerja Buruh Sukabumi, Disnaker Jabar: Tuntutannya Sama

Pemerintahan | 06 Oct 2020, 12:47 WIB
Disnakertrans Provinsi Jawa Barat saat berada di PT Paiho Indonesia Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Selasa (6/10/2020). | Sukabumiupdate.com/CRP 8

SUKABUMIUPDATE.com - Aksi unjuk rasa tolak Omnibus Law juga dilakukan para buruh di PT Paiho Indonesia, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kampung Cimenteng RT 01/05 Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Selasa (6/10/2020).

Bidang Pengawas Ketenagakerjaan Disnakertrans Provinsi Jawa Barat, Lia Nurlaela saat itu tengah berada di lokasi menanggapi aksi unjuk rasa para buruh. Ia mengakui kini buruh di Kabupaten Sukabumi menuntut hal yang sama, menolak Omnibus Law.


Advertisement

"Jadi pada intinya buruh ini mengikuti aksi demonstrasi mogok kerja sebagai bentuk solidaritas. Pekerja-pekerja di perusahaan lain seperti di GSI I, GSI II dan PT Pratama Adi Industri (Nike) tuntutannya sama, yaitu menolak UU Omnibus Law," ucap Lia kepada awak media.

BACA JUGA: Selamatkan Buruh dari Jeratan Omnibus Law, SPSI Sukabumi Siapkan Hal Ini

Di PT Paiho Indonesia, Lia melihat kurang lebih ada 300 karyawan atau buruh jadwal shift satu yang ikut serta dalam aksi demonstrasi.

"Alhamdulillah tadi sekira pukul 14.30 WIB sesuai kesepatan tadi siang, mereka membubarkan diri dengan aman dan kondusif. Kita hanya sebatas memantau aja dulu, karena Undang-undang ini memang kemarin sudah di sidang paripurna, tapi belum ditetapkan oleh pemerintah, khusunya presiden, jadi kita menunggu aja dulu," pungkasnya.


Advertisement

Ingat Pesan Ibu: Wajib 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Image

Herlan Heryadie

Image

Herlan Heryadie

Redaktur

Image

CRP 8

Reporter