Seleksi Petugas PETA Cikidang Diprotes, BPS Kabupaten Sukabumi Beri Penjelasan

Selasa 26 Maret 2019, 11:58 WIB

SUKABUMIUPDATE.comSeleksi petugas Pemetaan dan Pemutahiran Muatan Wilatah Kerja Statistik SP 2020 di wilayah Kecamatan Cikidang dipertanyakan. Proses seleksi ini dinilai kurang transparan karena dinilai ada peserta yang daftar namun tidak ikut proses seleksi, malah direktrut oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA: Lantik Ketua Koni, Bupati Sukabumi: Semua Kecamatan Harus Miliki Sarana Olahraga

Informasi ini dikirimkan salah satu peserta seleksi melalui email redaksi sukabumiupdate.com. Peserta yang enggan disebut namanya itu menjelaskan, dari sederet nama yang direkrut ada nama peserta itu tidak hadir dan mengikuti proses seleksi.

Kordinator Statistik Kecamatan (KSK) wilayah BPS Kabupaten Sukabumi, Eka Hendrabinekas menuturkan untuk pendaftaran calon pemetaan tingkat desa se Kabupaten Sukabumi itu via online. 

"Sebelumnya kami minta maaf, bahwa sebetulnya ini bukan ranah saya untuk menjawab, tetapi kami hanya ingin meluruskan bahwa calon anggota pemetaan yang skupnya tingkat desa se Kabupaten Sukabumi itu pendaftarannya via online," kata Eka kepada sukabumiupdate.com, Selasa (26/3/2019).

Setelah itu, kata Eka ada batasan jumlah kuota yang diperlukan di setiap kecamatan. Kalaupun ada kelebihan kuota yang diharapakan, maka akan diadakan kembali seleksi. 

"Jika kelebihan kuota kita adakan seleksi dan yang dibutuhkan itu lebih kepada keahlian IT (Informasi dan Teknologi), yang memiki pengalaman dan faham tentang komputer. Nah kreteria yang di cari seperti itu," bebernya.

BACA JUGA: Rapat Evaluasi KLA, Wabup Sukabumi Tegaskan Komitmen Pemerintah

Eka kembali menegaskan, kabar kecurangan rekrutmen itu tidak benar. Pasalnya, skema yang terapkan itu semua via online, mulai dari pendaftaran hingga informasi. 

"Semua kami lakukan via online, seperti pendaftara dan informasi apapun selalu kami kabarkan melalui email peserta," imbuhnya.

Sambung Eka, seleksi yang saat ini dilakukan untuk sensus penduduk di tahun 2020. Eka juga mengaku tidak mengetahui kalau untuk jumlah peserta yang diseleksi. "Seleksi dilakukan Februari 2019 dan hanya diselenggarakan satu hari," pungkasnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkini
Motor25 April 2024, 11:00 WIB

8 Dampak yang Terjadi Apabila Motor Jarang Dipanaskan, Yuk Kenali!

Jarang memanaskan motor dapat menimbulkan beberapa dampak negatif.
Jarang memanaskan motor  dapat menimbulkan beberapa dampak negatif. | (Sumber : Freepik.com/@ pressfoto)
Keuangan25 April 2024, 08:21 WIB

Daftar Lengkap 537 Pinjol Ilegal Terbaru yang Diblokir Satgas Pasti

Satgas Pasti mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati.
(Foto Ilustrasi) Satgas Pasti memblokir 537 entitas pinjol ilegal di sejumlah situs dan aplikasi. | Foto: Istimewa
Sehat25 April 2024, 08:00 WIB

10 Rekomendasi Asupan Sehat untuk Mengatasi Serangan Asam Urat

Berikut Rekomendasi Asupan Sehat untuk Mengatasi Serangan Asam Urat. Yuk Coba Konsumsi!
Ilustrasi. Minyak Zaitun. Rekomendasi Asupan Sehat untuk Mengatasi Serangan Asam Urat (Sumber : pixabay.com/@SteveBuissinne)
Life25 April 2024, 07:00 WIB

Komunikasi Terbuka, 10 Cara Mendidik Anak Laki-laki yang Susah Diatur

Penting untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan dan kepribadian anak laki-laki yang sulit diatur sambil tetap memegang nilai-nilai dan prinsip yang diyakini.
Ilustrasi pola asuh orang tua. | Komunikasi Terbuka: Cara Mendidik Anak Laki-laki yang Susah DiaturFoto: Freepik/@foto tekan
Food & Travel25 April 2024, 06:00 WIB

Cara Membuat Rebusan Daun Mahkota Dewa untuk Mengatur Gula Darah, Ini 7 Langkahnya!

Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum mengonsumsi rebusan atau ramuan herbal apa pun, termasuk rebusan daun mahkota dewa.
Cara Membuat Rebusan Daun Mahkota Dewa. Foto: Instagram/@kebuhbuahkita
Science25 April 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 25 April 2024, Pagi Cerah Berawan dan Siang Potensi Hujan

Cuaca Sukabumi dan sekitarnya pada 25 April 2024, berpotensi pagi cerah dan hujan siang hari di semua wilayah Jawa Barat.
Ilustrasi - Cuaca Sukabumi dan sekitarnya pada 25 April 2024, berpotensi pagi cerah dan hujan siang hari di semua wilayah Jawa Barat. (Sumber : Freepik)
Sukabumi Memilih25 April 2024, 00:04 WIB

Ditutup 25 April, DPC Demokrat Jaring 7 Bacalon Bupati/Wakil Bupati Sukabumi

Tercatat sebanayk tujuh orang yang menyatakan akan maju menjadi calon bupati / wakil bupati Sukabumi yang akan maju melalui partai demokrat
Bambang Topan Firmasyah bakal calon wakil Bupati di Pilkada 2024 saat mendaftar di Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi24 April 2024, 23:27 WIB

Dinas PU Perbaiki Titik Kerusakan di Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu Sukabumi

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi melakukan perbaikan jalan rusak yang sempat menjadi keluhan warga di ruas Jalan Jendral Ahmad Yani, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu.
Petugas Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi perbaiki jalan Jendral Ahmad Yani di Palabuhanratu | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi24 April 2024, 22:55 WIB

Pelaksanaan PSAJ Tingkat SMP di Kabupaten Sukabumi Diikuti 25.576 Siswa

Pelaksanaan ujian sekolah kini berganti nama menjadi Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ).
Siswa SMPN 1 Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi saat mengikuti Penilauan Sumatif Akhir Jenjang atau PSAJ | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi24 April 2024, 22:03 WIB

Pengelola Parkir Pasar Surade Sukabumi Anggap Keluhan Pengunjung Bahan Evaluasi

Pengelola parkir di Pasar Surade Kabupaten Sukabumi memberikan tanggapan terkait keluhan pengunjung soal tata cara memungut uang parkir yang dilakukan oleh petugas.
Kondisi pasar Surade Sukabumi pada, Rabu (24/4/2025) | Foto : Ragil Gilang