Light Dark

Jokowi: 15 Hotel Bintang Dua dan Tiga di Jakarta Siap Jadi Tempat Isolasi Pasien

Nasional | 14 Sep 2020, 10:00 WIB
Presiden Indonesia Joko Widodo memeriksa uji coba fase ketiga vaksin COVID-19 Sinovac di Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Bandung, 11 Agustus 2020. | Courtesy of Indonesian Presidential Palace/H

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi berjanji pemerintah akan terus menambah tempat Isolasi bagi Pasien Covid-19 tanpa gejala ataupun yang bergejala ringan, guna menghindari Isolasi mandiri di rumah. Sejauh ini, kata Jokowi, ada 15 Hotel bintang dua dan tiga yang siap menampung pasien.

"Untuk fasilitas karantina, ada 15 Hotel bintang dua dan tiga di Jakarta dengan kapasitas 3.000. Kami telah bekerja sama dengan grup-grup Hotel yang ada," ujar Jokowi dalam rapat terbatas dengan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) via video conference, Senin, 14 Septembr 2020, dikutip dari Tempo.co.

Selain itu, ujar Jokowi, ruang Isolasi di Rumah Sakit Darurat di Wisma Atlet Kemayoran juga masih kosong dan bisa menampung 2.581 pasien. "Ini untuk yang gejala ringan. Sebanyak 858 ruang di tower enam dan dan 1.723 di tower tujuh," ujar Jokowi.

Kemudian untuk flat Isolasi mandiri bagi pasien tanpa gejala di Wisma Atlet Kemayoran juga masih tersedia untuk kapasitas 4.863 orang di tower empat dan lima.

"Ada juga di balai pelatihan kesehatan di Ciloto bisa untuk 653 orang. Dan beberapa Bapelkes di Batam, Semarang, Makassar juga terus disiapkan," ujar Jokowi.

Sumber: Tempo.co

Image

Herlan Heryadie

Image

Herlan Heryadie

Redaktur

Image

Reporter