Light Dark

September Transisi Kemarau ke Musim Hujan, Ini Peringatan dari BMKG

Science | 01 Sep 2020, 04:00 WIB
Pegawai BMKG menunjukkan bagan prediksi cuaca di Kantor BMKG Jakarta, Selasa 7 Januari 2020. | ANTARA/Katriana

SUKABUMIUPDATE.com - Memasuki September per hari ini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG memperingatkan akan periode peralihan musim dari Kemarau ke musim hujan di beberapa wilayah. BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana yang dapat ditimbulkan pada periode tersebut, yaitu kemungkinan terjadinya Cuaca Ekstrem dan curah hujan lebat disertai kilatan petir.

Beberapa wilayah di Indonesia yang diminta waspada potensi hujan itu adalah  Sumatera bagian utara, pesisir barat Sumatera terutama dari pesisir utara hingga barat Sumatera, kemudian Kalimantan Tengah bagian utara, serta sebagian Kalimantan Barat. Berikutnya, potensi hujan cukup tinggi juga perlu diwaspadai di wilayah Sulawesi bagian utara, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua bagian tengah.

"Ini yang harus diwaspadai selama September," kata Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Miming Saepudin, dalam konferensi pers bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara virtual dari Jakarta, Senin 31 Agustus 2020.

Namun, Miming juga menyampaikan kalau potensi Kekeringan meteorologis masih harus diwaspadai di beberapa wilayah yang lain di Indonesia pada September ini. Sekalipun puncak Kemarau telah berlalu pada Agustus, dampak hari tanpa hujan yang cukup panjang diperkirakan masih terjadi di wilayah Jawa Timur, Madura dan sebagian Bali.

Kemudian, wilayah lain yang masih perlu diwaspadai terkait potensi Kemarau tersebut adalah sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). "Jadi ini kalau kita melihat dari data sebelumnya terkait hari tanpa hujan yang masih cukup panjang," katanya.

sumber: tempo.co

Image

Andri Somantri

Redaktur

Image

Andri Somantri

Redaktur

Image

Reporter