Tuai Pro Kontra, WhatsApp Sebut Pesan Pribadi Tetap Aman Setelah Pembaruan

Rabu 13 Januari 2021, 03:54 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Sebagian pengguna aplikasi WhatsApp menerima notifikasi soal pembaruan ketentuan dan kebijakan privasi yang menuai pro dan kontra. Menanggapi hal ini, aplikasi besutan Facebook tersebut menegaskan bahwa isi dari notifikasi itu tidak mempengaruhi pesan antar akun maupun grup pribadi penggunanya.

"Semua chat pengguna masih dilindungi enkripsi end-to-end, yang artinya siapapun, termasuk WhatsApp dan Facebook, tidak bisa membaca isi pesan pengguna," kata pihak WA dalam keterangan tertulis yang dilansir Tempo, Selasa, 12 Januari 2021 kemarin.

Tak hanya itu, WhatsApp juga mengaku tidak mencatat dan menyimpan pesan dan panggilan yang dilakukan pengguna. WA disebut tidak bisa melihat lokasi yang bagikan pengguna, begitu pula dengan Facebook.

Sedangkan untuk kontak, WhatsApp juga tidak membagikannya. Termasuk grup di WA juga tetap bersifat pribadi. "Anda bisa mengatur pesan yang dikirim untuk otomatis terhapus setelah beberapa saat dan juga bisa mengunduh data Anda," tulisnya.

Dalam notifikasi yang diterima pengguna, pembaruan tersebut akan mulai berlaku pada 8 Februari 2021 mendatang. Pengguna juga perlu menerima pembaruan itu bila ingin bisa terus menggunakan aplikasi WhatsApp.

WhatsApp menjelaskan bahwa pembaruan kebijakan privasi ini hanya berlaku bagi percakapan dengan akun bisnis yang menggunakan WA Business API dan memilih provider hosting di luar aplikasi perpesanan tersebut.

WhatsApp menginginkan agar penggunanya jelas bahwa bisnis saat ini bisa menggunakan infrastruktur hosting Facebook untuk pesan melalui WhatsApp. Artinya, percakapan dengan bisnis itu bisa disimpan di server Facebook.

Mereka mengatakan, bila pengguna berbicara dengan bisnis yang memilih metode penyimpanan di luar WhatsApp, mereka akan menampilkan notifikasi di pesan tersebut. Pengguna bebas memilih apakah akan berinteraksi dengan bisnis tersebut atau tidak.

Aplikasi besutan Mark Zuckerberg ini menuturkan, percakapan dengan akun bisnis yang memakai aplikasi gratis WhatsApp Business maupun WhatsApp Business API, tetap menggunakan layanan hosting WhatsApp dan masih terlindungi enkripsi end-to-end seperti biasa.

Sumber: Tempo

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Life20 April 2024, 10:00 WIB

7 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Membuat Hidup Tenang, Yuk Lakukan!

Ingin Hidup Tenang dan Bahagia? Yuk Lakukan Kebiasaan Sederhana Ini!
Ilustrasi. Kebiasaan Sederhana yang Membuat Hidup Tenang (Sumber : Pexels/Kaushal Moradiya)
Sehat20 April 2024, 09:00 WIB

5 Bahan Alami untuk Menurunkan Kadar Kolesterol dalam Tubuh, Tanpa Obat!

Manfaat bahan herbal seperti daun kemangi atau surawung ternyata sangat baik untuk kesehatan seperti untuk kolesterol.
Ilustrasi - Manfaat bahan herbal seperti daun kemangi atau surawung ternyata sangat baik untuk kesehatan seperti untuk kolesterol.| Foto: Pixabay/_Alicja_
Sehat20 April 2024, 08:00 WIB

Bisa Menurunkan Gula Darah, 5 Manfaat Kencana Ungu untuk Kesehatan

Selain sebagai tanaman hias, beberapa spesies kencana ungu juga memiliki nilai pengobatan tradisional dalam beberapa budaya.
Ilustrasi. Cek Diabetes. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kencana ungu dapat membantu menurunkan kadar gula darah, yang bermanfaat bagi penderita diabetes atau orang yang memiliki masalah kontrol gula (Sumber : Pexels/PhotoMixCompany)
Life20 April 2024, 07:00 WIB

10 Ciri Orang yang Mengalami Gangguan Kesehatan Mental, Apakah Kamu Salah Satunya?

Orang yang mengalami gangguan kesehatan mental dapat menunjukkan berbagai ciri-ciri, baik secara emosional, perilaku, maupun pikiran.
Ilustrasi - Orang yang mengalami gangguan kesehatan mental dapat menunjukkan berbagai ciri-ciri, baik secara emosional, perilaku, maupun pikiran. (Sumber : Freepik.com)
Food & Travel20 April 2024, 06:00 WIB

Cara Membuat Rebusan Asam Jawa untuk Menurunkan Gula Darah, Ini 8 Langkahnya!

Begini Cara Membuat Rebusan Asem Jawa untuk Menurunkan Gula Darah, Ikuti 8 Langkahnya Yuk!
Asam Jawa. Cara Membuat Rebusan Asem Jawa untuk Menurunkan Gula Darah, Ini 8 Langkahnya! (Sumber : Freepik/jcomp)
Science20 April 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 20 April 2024, Cek Dulu Sebelum Berakhir Pekan!

Prakiraan cuaca hari ini Sabtu 20 April 2024, Sukabumi dan sekitarnya.
Ilustrasi - Prakiraan cuaca hari ini Sabtu 20 April 2024, Sukabumi dan sekitarnya. (Sumber : Freepik)
Sukabumi20 April 2024, 00:14 WIB

Usai Lebaran, Pasien Membludak di RSUD Palabuhanratu Sukabumi

Humas RSUD Palabuhanratu Sukabumi sebut pasien yang datang rata-rata mengeluhkan penyakit demam, pencernaan, metabolik, serta penyakit dalam.
Kondisi di sekitar IGD RSUD Palabuhanratu Sukabumi, Jumat (19/4/2024). (Sumber : SU/Ilyas)
Sukabumi Memilih19 April 2024, 23:48 WIB

Yudi Suryadikrama Respon Perundingan Kebonpedes Soal Dukungan Maju Pilkada Sukabumi

Ketua DPC PDIP Kabupaten Sukabumi, Yudi Suryadikrama merespon pernyataan sejumlah kader partai yang memintanya untuk maju dalam kontestasi Pilkada Sukabumi 2024.
Yudi Suryadikrama Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
Keuangan19 April 2024, 23:24 WIB

Upaya Bapenda Sukabumi Mudahkan Layanan Perpajakan Bagi Wajib Pajak di Desa

Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri mengatakan inovasi tersebut menekankan pentingnya integrasi sistem administrasi pajak daerah dari tingkat desa hingga kabupaten.
Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri. | Foto: SU/Ilyas (Sumber : SU/Ilyas)
DPRD Kab. Sukabumi19 April 2024, 22:01 WIB

DPRD Minta Bakesbangpol Usut Penyebab Meninggalnya Peserta Seleksi Paskibraka Sukabumi

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Hera Iskandar turut berbelasungkawa atas meninggalnya Kayla Nur Syifa saat mengikuti seleksi Paskibraka.
Jenazah siswi SMAN Negeri 1 Cisaat saat akan diberangkatkan dari RSUD Palabuhanratu menuju rumah duka di Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/4/2024). | Foto: SU/Ilyas Supendi