Light Dark

Terus Alami Kekalahan, Lampard Pasrah Dipecat Dari Kursi Pelatih Chelsea

Bola | 20 Jan 2021, 19:31 WIB

Terus Alami Kekalahan, Lampard Pasrah Dipecat Dari Kursi Pelatih Chelsea

Bola | 20 Jan 2021, 19:31 WIB
Frank Lampard. | Getty Images

SUKABUMIUPDATE.com - Pelatih dan mantan pemain Chelsea, Frank Lampard pasrah tak bisa berkomentar banyak terkait masa depannya sebagai pelatih tim dengan julukan The Blues tersebut. 

Pria berumur 42 tahun tersebut siap jika harus dipecat oleh pihak klub entah dalam waktu cepat atau lembat. Lampard mengakui, tak bisa berbuat banyak jika fan Chelsea bahkan pihak klub sudah merasakan kekecewaan atas berbagai kekalahan yang terjadi menimpa Chelsea.

"Saya tak bisa mengendalikannya," ungkap Lampard dilansir dari laman Goal International, Rabu (10/1/2021).

Lampard menerangkan, perasaan dan ancaman itu sudah muncul beberapa minggu terakhir. Ia mengetahui bahwa Chelsea tengah mengalami masa-masa sulit di musim ini.

"Saya tahu tim ini sedang berada di masa-masa sulit, Chelsea tak siap bersaing," kata Lampard.

Sebelumnya, pihak klub sempat memiliki larangan transfer terhadap Lampard, namun ia masih tetap optimis dengan stok sejumlah pemain muda Chelsea serta beberapa pemain baru di tim utama yang terlihat sedang berjuang mendapatkan performa terbaiknya.

Posisi Lampard sebagai pelatih semakin terancam setelah tim asuhannya tersebut kalah telak 0-2 saat melawan Leicester City beberapa waktu yang lalu. Lampard mengakui timnya tak bermain bagus di laga tersebut.

"Leicester memiliki kualitas bermain lebih baik daripada kami. Mereka (Leicester) lebih tajam, lebih banyak berlari dan mereka dalam performa yang baik. Sedangkan kami sangat buruk," ungkapnya.

Kekalahan tersebut membuat posisi Chelsea di klasemen Liga Inggris semakin terpuruk. The Blues kini berada di posisi delapan klasemen dengan 29 poin atau terpaut sembilan poin dari Leicester yang kini memuncaki klasemen Liga Inggris musim 2020-2021.

Image

Muhammad Gumilang

Redaktur

Image

Muhammad Gumilang

Redaktur

Image

Reporter