Light Dark

MotoGP: Mandalika Racing Team Ingin Tembus 10 Besar Moto2 2021

Arena | 19 Dec 2020, 06:00 WIB

MotoGP: Mandalika Racing Team Ingin Tembus 10 Besar Moto2 2021

Arena | 19 Dec 2020, 06:00 WIB
Ketua Mandalika Racing Team Indonesia Muhammad Rapsel Ali (dua dari kiri), pebalap nasional Dimas Ekky Pratama (tengah) dan Direktur MRTI Kemalsyah Nasution (dua dari kanan) di acara peluncuran Mandalika Racing Team di Jakarta, Senin, 9 November 2020. | ANTARA

SUKABUMIUPDATE.com - Mandalika Racing Team Indonesia memasang target finis peringkat 10 besar ketika berkolaborasi dengan SAG Team di ajang Moto2 2021. Tim asal Indonesia itu bekerja sama dengan tim asal Spanyol yang cukup berpengalaman di kelas intermediate. Keduanya melebur menjadi Pertamina Mandalika SAG Team yang telah diresmikan awal bulan ini.

"Kami akan banyak belajar dengan tim yang kami ajak kolaborasi dan dengan orang-orang yang kompeten di dalamnya, kami sangat berharap 2022 pebalap Indonesia sudah bisa dapat poin. Sedangkan target kami tahun ini masuk 10 besar," kata Direktur MRTI Kemalsyah Nasution dalam diskusi virtual pada Jumat, 18 Desember 2020.

Tahun pertama MRTI di ajang kelas intermediate itu juga akan menjadi wadah pembelajaran bagi tim rintisan Indonesia. Sebab, menurut Kemal, salah satu tantangan mendirikan tim kelas dunia adalah keberadaan mekanik Indonesia yang memenuhi standar di ajang internasional.

"Kami paham bahwa belum banyak orang Indonesia yang belum mempunyai kompetensi di kelas MotoGP atau dunia, jadi kami harus persiapkan ke depan. Ada beberapa mekanik yang andal, tapi kendalanya mereka tidak menguasai bahasa internasional," kata dia.

Nantinya, akan ada dua slot dipersiapkan di Pertamina Mandalika SAG Team untuk mekanik junior Indonesia yang akan magang di tim tersebut. MRTI masih menunggu keputusan dari Dorna terkait pengajuan nama pebalap nasional Dimas Ekky Pratama sebagai salah satu pembalap mereka.

Dimas Ekky sebelumnya pernah membalap di kelas intermediate tersebut selama satu musim pada 2019 sebagai pebalap Honda Team Asia. Meski absen di beberapa balapan karena mengalami cedera dan bangku yang ia tinggalkan tahun lalu diisi kembali oleh pebalap Indonesia Andi Farid Izdihar.

Namun, pengajuan Dimas Ekky bukan tanpa masalah. SAG Team masih terikat kontrak dengan pembalap lamanya, Kasma Daniel, asal Malaysia. Kasma masih terikat kontrak saat MRTI mengajukan nama Dimas. Kemal mengungkapkan kemungkinan akan ada kabar dari Dorna pada akhir tahun ini terkait nasib Dimas di Moto2.

Sumber: Tempo.co

Image

Koko Muhamad

Redaktur